Properti

Macam-Macam Bisnis Properti Yang Bisa Kamu Coba

Macam-Macam Bisnis Properti

Macam-Macam Bisnis Properti – Bisnis properti termasuk salah satu yang paling menggiurkan untuk dicoba karena jumlah keuntungan yang sangat besar. Tapi hal ini juga setara dengan modalnya yang tidak sedikit. Tapi jangan khawatir, macam-macam bisnis properti ada banyak kok, yang bisa kamu sesuaikan sendiri dengan anggaran.

Macam-Macam Bisnis Properti

Inilah macam-macam bisnis properti paling populer yang bisa kamu jadikan referensi:

Residensial

Macam-Macam Bisnis Properti - Residensial

Residensial adalah setiap bangunan atau unit yang berfungsi sebagai tempat tinggal, seperti kondominium, apartemen, perumahan, asrama, vila, dan rumah susun. Properti residensial bisa ditempati atau tidak ditempati oleh pemiliknya, dengan jumlah kurang dari 5 unit dan tidak digunakan untuk kegiatan komersial. 

Jika jumlahnya lebih dari 5 dan digunakan untuk kegiatan komersial, maka properti tersebut masuk ke kategori bangunan komersil. Properti berupa bangunan yang sangat besar dan campuran dari hunian serta penggunaan komersial juga termasuk dalam properti komersial.

Bisnis properti residensial termasuk sangat laku di Indonesia karena masih ada banyak lahan kosong dan jumlah penduduk semakin bertambah dari tahun ke tahun. Jika kamu tinggal di kota besar seperti Jakarta dan Tangerang, memilih apartemen sebagai bisnis properti residensial adalah yang paling menjanjikan.

Bangunan komersial 

Macam-Macam Bisnis Properti - Bangunan Komersial

Macam-macam bisnis properti selanjutnya adalah bangunan komersial. Setiap bangunan yang dibangun dengan tujuan untuk tempat usaha atau kegiatan bisnis disebut dengan properti komersial.

Contohnya adalah mall / pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, hotel, rumah sakit, butik, motel, apotik, gedung pelayanan masyarakat, ruko, supermarket, pasar modern atau tradisional, dan lainnya. 

Tapi selain bangunan, properti komersial juga bisa mengacu pada tanah yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan bisnis. Contohnya adalah tanah pertanian dan peternakan, atau lahan kosong yang baru akan dikembangkan.

(Baca Juga: Bisa Kamu Coba, 7 Bisnis yang Sedang Ramai di Masa New Normal)

Secara tradisional, properti komersial dipandang sebagai jenis investasi yang bagus untuk jangka panjang. Modal awal yang perlu kamu siapkan untuk membangun properti komersial pastinya akan jauh lebih banyak daripada properti residensial, tapi keseluruhan keuntungan yang bisa kamu dapat juga akan lebih tinggi. 

Selain itu, pemasukan dari penyewaan atau penjualan properti komersial akan lebih jelas dan mudah dibanding menyewakan / menjual bangunan residensial.

Sebagai investor properti komersial kamu juga dapat memanfaatkan “Triple net lease”, yaitu biaya seperti pajak real estat, asuransi bangunan dan pemeliharaan ditanggung oleh perusahaan yang menyewa tempat tersebut. Keuntungan ini tidak bisa kamu temukan jika menjadi investor properti residensial lho.

Properti Industri

Macam-Macam Bisnis Properti - Properti Industri

Properti industri merupakan salah satu dari macam-macam bisnis properti yang jumlah keuntungannya paling besar, setelah properti residensial dan komersial. 

Pengertian dari properti industri sendiri adalah properti yang dibangun dan digunakan untuk tujuan bisnis berskala besar. Berdasarkan ukuran bangunannya, jenis properti ini dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

Properti industri kecil: bangunan satu atau dua lantai yang digunakan untuk keperluan industri dan sering memiliki ruang interior yang fleksibel (biasanya campuran antara gudang dan ruang kantor). Bangunan ini biasanya digunakan oleh usaha kecil seperti bengkel dan bisnis baru.

Properti industri besar: mencakup gudang ukuran sedang hingga besar dan pabrik yang dirancang untuk memproduksi atau menyimpan barang. Contohnya adalah perusahaan distribusi dan bangunan untuk keperluan perkebunan, pertanian, atau peternakan.

Properti industri sangat besar: bangunan ini digunakan untuk menyimpan berbagai produk jadi untuk selanjutnya didistribusikan langsung ke pelanggan atau ke toko-toko dan mall. Bisa dibilang bahwa bangunan ini adalah pusat distribusi. Contohnya adalah gudang e-commerce.

Beberapa keuntungan yang bisa kamu dapat dari bisnis properti industrial adalah:

Kamu bisa memperoleh uang sewa dan uang penjualan yang lebih banyak dibanding dengan properti residensial dan komersial. Properti industri biasanya dinilai dalam meter persegi, yang harganya bisa sekitar 8% lebih besar dibanding properti rumah.

(Baca Juga: 9 Cara Mendapatkan Modal Usaha dengan Cepat dan Mudah)

Keuntungan lain adalah sebagian besar bangunan industri mengalami kenaikan harga jual dan sewa yang naik secara stabil dan pasti setiap tahunnya. 

Selain itu, penyewa industri biasanya bersedia menandatangani perjanjian sewa jangka panjang (sekitar 10 tahun atau bahkan lebih), yang berarti memberi kamu pemasukan pasti dalam jangka waktu lama tanpa perlu melakukan apapun.

Properti untuk Tujuan Khusus

Macam-Macam Bisnis Properti - Properti Untuk Tujuan Khusus

Macam-macam bisnis properti lainnya adalah bangunan yang dibuat untuk tujuan khusus. Beberapa contoh bangunan yang termasuk dalam kategori ini adalah gedung sekolah, tempat ibadah, bandar udara, bioskop, stasiun kereta api, tempat hiburan, terminal bus, kebun binatang, lapangan golf, dll. 

Properti jenis ini memiliki desain dan ukuran yang bervariatif tergantung tujuannya digunakan untuk apa. Modal awal yang dibutuhkan memang lumayan besar, tapi biaya perawatannya termasuk lebih sedikit. Karena biaya pemeliharaan, asuransi, utilitas, dan perbaikan biasanya dibebankan kepada penyewa.

Macam-Macam Agen Bisnis Properti

Selain macam-macam bisnis properti dalam hal produk, agen bisnis properti rupanya juga beragam lho. Tapi tiga yang paling umum adalah:

Menjadi Agen Real Estate

Sejak adanya pasar properti modern, agen adalah salah satu cara paling umum untuk berpartisipasi dalam bisnis properti. Tugas agen adalah membantu pemilik rumah, pemilik bisnis, dan investor untuk membeli dan menjual keempat produk properti di atas. 

Agen real estate biasanya dibagi menjadi spesialis yang berfokus pada salah satu jenisnya. Meski terlihat mudah, menjadi agen real estate ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan lho, karena kamu membutuhkan pendidikan formal dan biasanya sertifikasi negara.

Selain itu, agen real estate pemula juga mengharuskan kamu memiliki modal yang cukup secara finansial, karena sebagai agen kamu tidak akan dibayar sebelum sebuah proyek selesai dikerjakan. 

Artinya, semua upaya dan biaya pemasaran termasuk uang bensin, uang makan, dan bahkan mungkin jasa fotografer profesional harus kamu bayar sendiri dengan uang pribadi. 

Kamu baru akan menerima komisi saat property yang dimaksud sudah terjual atau ketika klien kamu sudah mendapat properti yang dicari. Memiliki banyak relasi dan pandai bernegosiasi adalah salah satu kunci untuk bisa menjadi agen yang sukses.

Agen Penjual 

Tugas agen penjual adalah membantu pemilik properti untuk menemukan calon pembeli, bernegosiasi dengan pembeli, dan mendapatkan harga setinggi mungkin, baik secara offline maupun online. 

Sebagai agen penjual, kamu bisa memberikan harga terlebih dulu kepada pemilik properti, baru kemudian tawarkan dengan harga lebih tinggi kepada calon pembeli untuk mendapatkan keuntungan. Bisa juga dengan mencari dulu calon pembeli dan negosiasi harga, baru kamu berikan harga kepada pemilik properti.

Agen Pembeli 

Macam-macam bisnis properti yang terakhir adalah anda bisa menjadi agen pembeli. Agen ini memiliki tugas yang berlawanan dengan agen penjual, yaitu membantu klien untuk menemukan properti yang memenuhi kriteria klien. 

Agen pembeli harus bisa menemukan properti termurah tapi juga yang terbaik, dan harus bisa menjelaskan kepada klien mengapa ia harus membelinya. Tugas lainnya adalah membantu proses legalitas mulai dari mengumpulkan berkas, balik nama, dan sebagainya.

Jika berminat dengan macam-macam bisnis properti di atas dan berniat menjadikannya sumber pendapatan utama, kamu memiliki banyak pilihan produk karena ada macam-macam bisnis properti, mulai dari rumah hunian hingga bangunan industri.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *