Pinjaman Online

Mengupas Tuntas tentang Pinjaman Online Cepat Cair

thumb kupas pinjol - pinjaman online cepat cair

Tahukah kamu bahwa aplikasi pinjaman online cepat cair adalah alternatif lain yang dimanfaatkan oleh masyarakat ketika diperhadapkan pada situasi dimana ada kebutuhan mendadak. Aplikasi ini sudah banyak dilirik oleh banyak orang karena kemudahan yang didapat.

Baca Juga : Memahami Pinjaman Online yang Aman Supaya tidak Menyesal Kemudian Hari

Kemudahan yang ditawarkan oleh platform pinjam uang secara online disertai dengan proses yang cepat, ternyata tidak terlepas dari yang namanya pro kontra. Sekalipun platform tersebut sudah resmi di OJK namun tetap saja banyak masyarakat yang ingin supaya OJK menghapusnya.

Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Online Cepat Cair

Hadirnya fintech kini mulai menggoyang dunia kredit di Indonesia. Biasanya proses peminjaman membutuhkan waktu lama sekitar 1 mingguan untuk bisa cair, namun berbeda dengan sekarang dimana bisa disetujui hanya dalam hitungan jam saja.

Kelebihan Pinjaman Online

Ada banyak orang yang mulai melirik alternatif lain ini ketika sedang membutuhkan dana cepat. Orang-orang memanfaatkan pinjaman online tentunya karena merasa tidak dipersulit. Lalu seperti apa kelebihan yang didapat ketika menggunakan pinjaman online ini?

1. Proses Peminjaman dan Pencairannya yang Mudah

Ada beberapa aplikasi pinjaman online yang sering menawarkan proses peminjaman yang mudah. Disini kamu hanya tinggal mengisi data seperti nama, tanggal lahir, alamat, dan sejumlah data lainnya dengan lengkap dan benar untuk nantinya akan diverifikasi.

Tahukah kamu bahwa keuntungannya bukan hanya mudah saja, namun aplikasi pinjaman online juga sering memberikan proses pencairan dana yang sangat cepat. Untuk proses pencairan tidak sampai berminggu bahkan ada aplikasi yang bisa melakukannya dalam hitungan jam kerja saja.

Dengan begitu, kamu yang sedang membutuhkan dana cepat juga mendesak bisa memilih aplikasi pinjaman cepat cair secara online sebagai alternatif daripada harus meminjam kesana kemari, apalagi harus meminjam ke bank.

2. Persyaratan Tidak Rumit

Seperti yang disebutkan di awal, hampir kebanyakan aplikasi pinjaman online menawarkan kemudahan bagi calon nasabahnya. Pihak penyedia pinjaman tidak akan meminta syarat yang rumit. Kamu cukup mempunyai data KTP, NPWP, dan rekening tabungan saja.

Inilah yang membuat banyak masyarakat mulai meninggalkan langkah untuk meminjam di bank dan justru beralih ke pinjaman online yang sudah terbukti dan diakui oleh banyak orang karena pinjaman online mampu menjadi solusi ketika sedang membutuhkan dana.

Jika diperhatikan memang sangat menguntungkan bukan? hanya modal hp, KTP dan pendukung lainnya, kamu sudah bisa mendapatkan limit yang bisa dikatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak.

Namun meskipun cukup menguntungkan, namun tahukah kamu bahwa ada kerugian yang bisa didapatkan apabila dana sudah disetujui oleh aplikasi pinjaman online cepat cair. Dan ini wajib kamu waspadai dahulu. Berikut sedikit penjelasannya sebagai pertimbangan sebelum meminjam.

3. Bisa digunakan untuk Modal Usaha

Pinjaman online yang satu ini tentu bisa kamu manfaatkan untuk sesuatu yang sifatnya lebih produktif, seperti modal usaha. Mengumpulkan modal untuk membuka usaha adalah salah satu persoalan yang tidak mudah karena membutuhkan dana yang cukup besar.

Sementara jika ingin mengajukan pinjaman ke bank, tentulah ada sejumlah persyaratan dan ketentuan yang terkadang sulit untuk dipenuhi, khususnya bagi yang baru merintis usaha. Tetapi sekarang sudah ada alternatif lain yang dapat dilakukan untuk bisa memperoleh modal usaha yaitu pinjaman online.

Kekurangan Pinjaman Online

1. Sistem Bunga Harian

Kerugian pertama yang pasti terjadi di aplikasi pinjaman online yaitu diberikannya suku bunga yang dihitung secara harian. Jika seperti ini maka jumlah pinjaman yang kamu pinjam tentunya akan menjadi lebih besar setiap harinya.

Namun sebenarnya ukuran besar atau kecilnya bisa disesuaikan dengan jumlah tenor yang kamu pilih nantinya. Semakin cepat kamu mengembalikannya, maka semakin kecil pula juga bunga yang diberikan. Bisa dikatakan ini adalah trik terbaik yang harus dilakukan untuk menghindari resiko besar.

2. Jumlah Suku Bunga Tinggi

Jika sebelumnya dijelaskan tentang sistem suku bunga, pada bagian ini kamu akan diingatkan akan jumlah bunga yang diberikan oleh aplikasi pinjaman online kepada para penggunanya. Umumnya jumlah suku bunga melalui aplikasi dipasang dengan persentase yang cukup tinggi.

Tingginya persentase ini disebabkan oleh tawaran awal dari perusahaan yang memberikan kemudahan dalam proses pengajuan serta pencairan dana pinjaman. Perusahaan dinilai tidak ingin mengambil risiko tinggi yang nantinya akan merugikannya.

3. Penyalahgunaan Data

Perlu kamu ketahui dalam mengajukan limit pinjaman online, maka kamu sebagai calon peminjam wajib mengunduh aplikasi pinjaman online. Dari aplikasi inilah baru kamu bisa mengajukan pinjaman. Hal seperti ini jauh lebih praktis bukan? Kapan saja butuh tinggal buka aplikasi pinjaman di ponsel.

Namun, sadarkah kamu bahwa resiko yang tidak terlihat yaitu aplikasi ini akan mengekspos data data pribadi di ponsel yang diminta aksesnya oleh perusahaan pinjaman online ketika nasabah mengajukan pinjaman. Ketika kamu memberi izin untuk mengakses data ponselmu, disitulah masalah muncul.

Penyebaran data akan mulai terjadi ketika kamu telat bayar. Itulah mengapa pemilihan aplikasi yang sudah terdaftar di OJK sangat disarankan untuk kamu pilih sebelum melakukan pengajuan pinjaman untuk menghindari setiap penyalahgunaan data oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

4. Didatangi Debt Collector

Kerugian terakhir yang kamu rasakan ketika menggunakan aplikasi pinjaman online adalah didatangi oleh debt collector. Hampir semua perusahaan pinjol menyewa jasa penagih utang untuk mencari peminjam yang pembayarannya macet.

Biasanya orang-orang suruhan itu akan langsung mendatangi kamu berdasarkan alamat yang yang sudah tertera di aplikasi. Kalau sudah seperti ini, bukankah hal ini bisa menjadi sesuatu yang merugikanmu? Dibalik keuntungan yang ditawarkan, inilah kerugian yang bisa menimpa kamu.

5. Adanya Biaya Administrasi Penagihan

Tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang bagian ini sering dilupakan. Pada saat menunggak, maka resikonya bukan hanya didatangi para debt collector, namun juga ada tambahan biaya karena perusahaan pinjaman online meminta biaya atas keterlambatan pembayaran.

Selain itu, karena proses penagihan membutuhkan sumber daya manusia, maka beberapa perusahaan pinjaman online membebankan biaya penagihan ke nasabah yang menunggak. Bahkan jumlah biaya penagihan ini bisa dikatakan cukup besar jika dibandingkan plafond pinjaman.

Untuk masalah ketentuan soal biaya yang harus dibayar ketika nasabah menunggak adalah sering terjadi, karena sebenarnya tidak pernah ada secara jelas tercantum dalam website mengenai biaya tambahan. Dan para nasabah, mau tidak mau harus membayarnya.

6. Jumlah Pinjaman tidak Terlalu Besar

Selanjutnya resiko pinjaman online cepat cair yaitu pinjaman tanpa agunan yang disetujui sebenarnya tidak besar. Paling besar 8 juta per pinjaman. Bahkan ada beberapa pinjaman online yang hanya berani memberi 1 juta rupiah dan baru berkesempatan mendapat naik limit jika pembayaran lancar.

Sifat pinjaman online yang cepat dan mudah ini ternyata berimbas pada jumlah pinjaman yang ditawarkan. Jika kamu sedang membutuhkan dana besar maka tidak ada pilihan lain selain mengajukan pinjaman ke bank.

7. Tenor yang Diberikan Singkat

Perlu kamu ketahui jika ingin meminjam melalui aplikasi pinjaman online, bahwa plafon pinjaman yang tidak terlalu besar juga berpengaruh terhadap masa tenor yang diberikan. Biasanya masa tenor yang ditawarkan oleh lembaga pinjol itu mulai dari hitungan hari seperti 10 hari sampai dengan 180 hari.

Semakin lama masa tenor yang kamu ambil maka semakin besar juga bunga cicilan yang dibebankan kepadamu untuk segera bayarkan.  Beberapa aplikasi memang memang memberikan tenor yang lama namun itupun jika kamu sudah berulang kali pinjam dengan skor kredit yang baik.

8. Banyak yang Belum Terdaftar di OJK

Kekurangan terakhir dari pinjaman online ini adalah banyak layanan yang menawarkan pinjaman online namun tidak semua yang terdaftar di OJK. Sebagai jasa keuangan yang menawarkan pinjaman online wajib mendaftar seharusnya sudah mendapat ijin dari OJK.

Semua kegiatan jasa keuangan itu harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan karena memang OJK inilah yang nantinya akan bertindak sebagai pengawas di lapangan. Dengan begini setiap pinjol tidak bisa bertindak semaunya. Namun tetap, ada saja jasa keuangan online yang muncul tanpa izin OJK.

Baca Juga : Hati-hati! Inilah Jebakan Pinjaman Online yang Harus Dihindari

Hadirnya penyedia pinjaman seperti pinjaman online cepat cair merupakan kabar baik bagi masyarakat karena menawarkan banyak kemudahan ketika mengambil kredit. Namun, kamu sebagai calon peminjam diharuskan untuk mencermati keuntungan maupun kerugiannya sebelum meminjam.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *