Pinjaman Online

Hati-hati! Inilah Jebakan Pinjaman Online yang Harus Dihindari

thumb jebakan pinjol - jebakan pinjaman online yang harus dihindari

Semakin canggihnya teknologi internet dan ponsel pintar sekarang ini, sudah dimanfaatkan pelaku bisnis dengan menghadirkan jasa pinjaman online. Mudah dan praktis, itulah kelebihannya. Namun tahukah kamu bahwa ternyata ada jebakan pinjaman online yang harus dihindari.

Baca Juga :Ini Nih 3 Ciri Pinjaman Online Ilegal yang Harus Kamu Ketahui

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pinjaman online akhirnya membuat ada banyak orang yang terjebak dengan jerat hutang yang menumpuk. Yang seharusnya membantu kebutuhan masyarakat, kini berujung kepada pinjaman yang semakin besar. Apa penyebabnya?

Inilah Jebakan Pinjaman Online yang Harus Dihindari Beserta dengan Tipsnya

Hadirnya layanan pinjaman uang secara online, tidak dipungkiri memang sudah membuka peluang bagi masyarakat untuk bisa memulihkan keadaan ekonominya. Sangat berbeda dengan dulu, jika ingin mengajukan pinjaman di bank maupun koperasi, persyaratannya begitu sulit.

Namun kini, melalui layanan pinjaman dana secara online, siapa saja sudah bisa mengajukan pinjaman tanpa harus memenuhi persyaratan yang sulit. Namun tahukah kamu bahwa ternyata di balik kemudahan yang ditawarkan, ada beberapa jebakan yang mereka berikan tanpa disadari. Diantaranya;

1. Tingkat Bunga yang Tinggi

Jebakan aplikasi pinjaman online yang pertama adalah terlihat dari suku bunga yang ditawarkan. Biasanya semakin mudah kamu meminjam dana maka bisa dipastikan semakin tinggi pula suku bunganya.

Bisa dikatakan bahwa sebenarnya ini adalah beban yang harus kamu terima jika ingin melakukan pinjaman tanpa agunan yang membuat bunganya menjadi sangat tinggi dari jenis pinjaman lainnya. Ini adalah cara agar si penyedia pinjaman tidak merasa rugi nantinya.

Meskipun beban bunga yang diberikan tinggi, tetapi bukan berarti apabila ada aplikasi menawarkan bunga yang lebih kecil sekitar nol koma persen, maka kamu langsung memanfaatkannya. Malah terkadang ini menjadi salah satu jebakan aplikasi pinjaman yang sangat merugikan.

Jangan pernah tergiur dengan penawaran yang mengatakan beban bunga kecil, karena sebenarnya beban tersebut hanya hitungan secara sebagian bukan keseluruhan. Nyatanya apabila dihitung secara keseluruhan jumlah beban bunga itu sama dengan kebanyakan aplikasi pinjaman lainnya.

Biasanya aplikasi yang menawarkan bunga rendah itu mempunyai banyak persyaratan tersembunyi. Inilah yang menarik perhatian masyarakat untuk mau mengajukan pinjaman padahal pada saat membayar, nasabah akan terkejut dengan perhitungan jebakan tersebut.

2. Adanya Biaya Tambahan yang Harus Dibayarkan

Jebakan aplikasi pinjaman selanjutnya yang tidak kalah penting yaitu biaya. Ada beberapa biaya yang harus kamu bayarkan sesuai dengan permintaan dari aplikasi tersebut. Situasi yang sering terjadi adalah ketika penawaran suku bunga rendah akan tetapi pembayaran biaya tinggi.

Sehingga ketika di total secara keseluruhan tentulah jumlahnya sangat besar. Ada beberapa daftar biaya yang harus diperhatikan oleh calon nasabah yang meminjam melalui aplikasi tanpa jaminan, yaitu;

  • Adanya biaya administrasi

Jika kamu telusuri, setiap aplikasi memberikan penawaran jumlah biaya administrasi yang berbeda-beda. Apabila kamu ingin meminjam, bagian ini cukup penting untuk diperhatikan. Biaya administrasi ini juga harus disetujui di awal jika ingin mengajukan.

  • Diberlakukan biaya keterlambatan

Biaya ini pada umumnya akan dikenakan pada peminjam yang terbukti terlambat membayar cicilan setiap bulan dengan tenggang waktu tertentu. Jumlah yang ditentukan juga beragam dan akan semakin besar apabila mangkir dari pembayaran.

  • Ada biaya asuransi

Merupakan biaya tambahan yang diperlukan jika nasabah meninggal dunia, sehingga peminjaman harus dibayarkan oleh asuransi. Hal ini bertujuan supaya tidak menjadi beban pada yang ditinggalkan oleh nasabah bersangkutan.

  • Biaya materai

Lalu ada juga biaya materai yang dinilai cukup kecil namun nyatanya mempunyai arti besar pada semua dokumen ketika melakukan peminjaman di aplikasi online. Disini nasabah harus membayarkan nya supaya bisa mendapatkan keabsahan dari dokumen tersebut.

3. Akses Data

Tidak hanya akses yang cukup gampang karena bisa dijangkau hanya melalui gadget saja namun aplikasi fintech juga banyak diminati karena syarat yang mudah. Kamu cukup berikan kartu identitas, selfie sambil memegang KTP, sudah bisa mengajukan limit dengan nominal yang lumayan.

Namun, tahukah kamu bahwa dibalik kemudahan ini, ternyata ada harga mahal yang harus kamu bayar sebagai peminjam. Yaitu akses data ilegal yang dilakukan aplikasi pinjaman online. Inilah jebakan pinjaman online yang harus dihindari selanjutnya.

Yaitu ketika aplikasi meminta si peminjam untuk memberi izin aplikasi mengakses semua data melalui dari kontak ponsel, kamera, mikrofon, dan lokasi. Dimana sebenarnya nantinya akan digunakan untuk mengintimidasi peminjam saat gagal bayar.

Disinilah banyak masyarakat yang akhirnya terjebak dalam permainan aplikasi Fintech. Apabila saat ini kamu sedang berada dalam jebakan tersebut, segeralah cari jalan keluar yang tepat supaya permasalahan bisa selesai.

4. Tenor Pinjaman

Apa yang dimaksud dengan tenor pinjaman? Merupakan masa atau jangka waktu kredit dilakukan. Sebagai contoh, apabila tenor pinjaman 12 bulan, maka kamu bisa mencicil selama 12 bulan dengan membayar 12 kali cicilan pinjaman.

Perlu kamu ketahui bahwa tenor pinjaman ini bukan hanya menentukan berapa lama kamu harus membayar kredit, namun juga mempengaruhi besarnya cicilan per bulan. Yang sering terjadi adalah masyarakat mengambil pinjaman yang cukup besar dengan memilih tenor yang panjang.

Memang benar jika memperpanjang masa pinjaman akan menurunkan jumlah pembayaran cicilan per bulan namun secara tidak langsung ini adalah jebakan buat kamu. Semakin panjang tenor maka bunga yang dibebankan juga makin besar. itulah mengapa sebisa mungkin pilihlah tenor yang pendek.

Tips Sederhana Keluar dari Jebakan Pinjaman Online

Jika kamu adalah salah satu peminjam online yang merasa berada dalam jebakan ini maka jangan khawatir karena ada solusi baik yang bisa kamu lakukan.  Berikut beberapa tips yang bisa kamu coba supaya bisa keluar dari jebakan pinjaman online ini, yaitu;

1. Jangan Lari, Tunjukkan Itikad Baikmu

Pada saat diperhadapkan pada situasi pinjaman tinggi dimana hitungan bunganya terus bertambah, kebanyakan orang pasti akan melakukan kesalahan fatal dengan cara lari dari tanggung jawab daripada membayar pinjaman.

Yang akhirnya menyebabkan para penagihan utang atau debt collector semakin giat mengejar si nasabah supaya segera dibayarkan. Karena memang hutang harus dibayar. Jika kamu berada pada masalah ini, tunjukkan itikad baikmu.

Semakin berusaha kamu hindari tentulah hanya memperkeruh masalah dan malah hanya akan membuat hutang semakin besar. Itulah mengapa, supaya masalahnya cepat selesai, ada baiknya kamu beritikad baik dengan memberikan komitmen penyelesaian pinjaman sampai lunas.

2. Minta Bantuan Keluarga

Pada saat kamu sudah beritikad baik untuk melunasinya dengan menghitung aset, dengan harapan bisa dijual untuk membayar tunggakan hutang, namun nyatanya masih belum cukup, maka solusi selanjutnya adalah berusaha meminta bantuan keluarga terdekat supaya diberikan pinjaman lunak.

Memang benar jika mempunyai tunggakan pinjaman adalah aib yang memalukan. Namun jika kondisi sudah mulai pelik dan tidak ada solusi lain, maka ada keluarga terdekat yang bisa dimintai bantuan meskipun kamu harus menanggung malu.

3. Lakukan Negosiasi dengan Si Pemberi Pinjaman

Jika kamu berada dalam masalah hutang yang belum terbayar, maka solusi lain yang bisa kamu coba adalah dengan melakukan negosiasi kepada si pemberi pinjaman. Biasanya mereka akan memberi pintu negosiasi jika kamu menunjukkan itikad baik untuk melunasi hutang.

Disini kamu bisa melakukan negosiasi sebagai solusi pembayaran dengan cara seperti meminta perpanjangan tenor pinjaman. Jika jatuh tempo sudah dekat atau mungkin sudah lewat, maka cobalah untuk meminta perpanjangan jangka waktu.

Misalnya, jangka waktu pinjaman yang awalnya hanya enam bulan, mintalah supaya diperpanjang menjadi setahun. Dengan cara ini, maka kamu akan memperoleh tambahan waktu untuk mencicil pembayaran utang.

4. Hematlah dan Mulai Tambah Penghasilan

Agar tanggungan utang kamu bisa selesai, maka disarankan untuk mulai menurunkan gaya hidup dengan menghemat pengeluaran. Dengan cara ini, maka kamu bisa menyisihkan lebih banyak pendapatan untuk bisa membayar pinjaman.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mulai bisa berhemat, misalnya dengan menghemat biaya makan dengan lebih sering membawa bekal, hemat biaya transportasi dengan cara menggunakan transportasi publik, mengurangi jajan-jajan ringan, nongkrong dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Anti Ribet! Jasa Pinjaman Online Terbaik Langsung Cair 2021

Sebelum kamu meminjam secara online maka wajib mengetahui dahulu apa saja jebakan pinjaman online yang harus dihindari. Hal ini bertujuan supaya kamu tidak ditipu dan menyebabkan kerugian besar. Namun jika sudah terjebak, kamu bisa menggunakan solusi yang diatas.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *