InvestasiReksadana

Pengertian Reksadana Campuran, Jenis dan Risiko serta Keuntungannya

Pengertian Reksadana Campuran

Pengertian Reksadana Campuran – Sudah banyak orang yang melakukan investasi dengan harapan untuk menambah pundi-pundi uang. Jika Kamu baru akan memulai, reksadana campuran merupakan pilihan yang tepat. Kami akan menjelaskan mengenai pengertian reksadana campuran, jenis, risiko dan keuntungannya khusus untuk Kamu.

Karena baru mau memulai, Kamu harus hati-hati dan mengenali terlebih dahulu mengenai cara investasi dan juga jenisnya agar tidak merugi. Karena itu, simak terus artikel ini dan jangan sampai ada informasi yang terlewat, ya!

 Pengertian Reksadana Campuran

Pengertian Reksadana Campuran

Reksadana sebenarnya merupakan sebuah wadah untuk Kamu sebagai pemodal menyimpan atau menitipkan uang yang kemudian akan dikelola dan diinvestasikan oleh manajer investasi dari reksadana tersebut ke dalam beberapa portofolio.

Yang dimaksudkan dengan portofolio investasi adalah pasar uang, obligasi dan juga saham. Reksadana saham campuran adalah jenis reksadana yang menggunakan ketiga portofolio investasi tersebut di dalamnya (pasar uang atau deposito, obligasi atau surat utang, dan juga saham).

Adapun dengan komposisi dan juga besar persentase masing-masing portofolio merupakan kebijakan manajer investasi yang sudah Kamu percayakan dan tunjuk sebagai pengelola reksadana yang Kamu miliki.

(Baca Juga: Simak Yuk, Jenis Kartu Kredit Bca Beserta Manfaatnya)

Jenis Reksadana Campuran

Karena merupakan campuran dari ketiga portofolio investasi, reksadana campuran dibagi menjadi empat jenis tergantung dengan persentase portofolio investasi yang ada di dalamnya. Keempat jenis tersebut diantaranya adalah defensive, berimbang, dinamis, dan juga agresif.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing jenis reksadana campuran tersebut:

Reksadana Campuran Defensive

Jenis reksadana ini sangat cocok untuk Kamu yang tidak nyaman dengan risiko yang tinggi dan ingin hal-hal yang pasti saat berinvestasi. Baik risiko dan juga keuntungan di dalam reksadana campuran defensive cenderung stabil dan juga dapat diprediksi.

Hal itu disebabkan karena jenis reksadana campuran ini lebih banyak menempatkan investasi pada pasar uang dan juga obligasi (surat hutang) yang berkisar antara 70 hingga 79 persen dan sisanya diinvestasikan terhadap saham.

Namun karena risiko yang minim, keuntungan yang bisa Kamu dapatkan dari reksadana campuran defensive ini juga relative jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis reksadana campuran yang lainnya. Namun, Kamu akan jauh dari rasa was-was bahwa nilai investasimu akan turun.

Reksadana Campuran Berimbang

Jika Kamu masih belum berani untuk mengambil risiko yang tinggi namun merasa bahwa keuntungan yang akan didapatkan dari reksadana defensive terlampau kecil, Kamu dapat memilih reksadana campuran berimbang ini.

Hal ini dikarenakan persentase antara ketiga portofolio investasi yaitu pasar uang, obligasi dan juga saham sama rata. Dengan persentase portofolio saham yang lebih besar. imbal hasil dari reksadana campuran berimbang ini akan lebih besar jika dibandingkan dengan reksadana campuran defensive.

Reksadana Campuran Dinamis 

Jenis reksadana campuran dinamis ini sangat unik karena dapat diubah sesuai dengan kondisi pasar yang sedang terjadi oleh manajer investasi. Hal ini disebabkan karena kondisi pasar tidak menentu dan tidak selamanya investasi Kamu memiliki imbal hasil yang tinggi tujuan utamanya adalah meminimalisir kerugian.

Namun karena persentase portofolio investasi di dalam reksadana campuran dinamis selalu berubah, Kamu harus jeli dan juga cermat untuk memilih perusahaan sekuritas atau juga manajer investasi yang memiliki performa yang baik demi terjaganya keuntungan dan terhindar dari rugi.

Reksadana Campuran Agresif

Untuk Kamu yang menyukai tantangan dan juga risiko, reksadana campuran agresif merupakan pilihan reksadana yang tepat. Hal ini dikarenakan investasi yang dilakukan pada jenis reksadana campuran ini sekitar 70% dialokasikan kepada saham.

Risiko investasi saham sangat tinggi karena nilai saham dapat naik dengan drastis namun juga dapat turun secara drastis juga. Karena itu, Kamu harus mempersiapkan mental terlebih dahulu sebelum memulai berinvestasi pada reksadana campuran agresif ini.

(Baca Juga: 10 Tips Anti Gagal untuk Investasi Saham)

Ketahui juga bahwa portofolio investasi saham bukan merupakan investasi jangka pendek, dimana Kamu tidak bisa mengharapkan imbal hasil yang tinggi dalam jangka waktu yang pendek. Kunci dari investasi saham adalah sabar dan pintar mencari peluang dan mengerti kondisi.

 

Risiko dan Keuntungan Reksadana Campuran

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana campuran, Kamu harus tahu mengenai risiko dan juga keuntungan yang akan Kamu hadapi saat berinvestasi. Berikut penjelasan mengenai risiko dan juga keuntungannya:

Risiko Reksadana Campuran

Sebelum mengetahui keuntungannya, Kamu harus terlebih dahulu mengetahui risiko yang bisa mendatangi saat berinvestasi melalui reksadana campuran. Adapun risiko tersebut diantaranya adalah:

Nilai pasar yang tidak tetap

Karena berinvestasi di semua portofolio investasi, reksadana campuran ini lebih rawan akan ketidaktetapan nilai pasar, terutama pada pasar saham. Nilai Aktiva Bersih atau NAB dari reksadana campuran akan naik turun mengikuti pasar saham.

Tidak ada jaminan dari pemerintah

Berbeda dengan investasi melalui Surat Utang Negara yang imbal hasilnya dijamin oleh pemerintah, imbal hasil dari reksadana campuran ini tidak dijamin oleh pemerintah. Baik keuntungan maupun kerugian adalah milik Kamu secara pribadi.

Kinerja dari manajer investasi

Jika Kamu kurang cermat dan teliti dalam memilih manajer investasi, Kamu akan memiliki risiko tinggi terhadap kerugian. Selain berfokus terhadap imbal hasil yang mungkin akan didapatkan, Kamu juga harus memperhatikan konsistensi dari kinerja manajer investasi.

Keuntungan Reksadana Campuran

Setelah Kamu mengetahui tentang risiko yang akan Kamu hadapi saat berinvestasi melalui reksadana campuran, Kamu juga harus mengetahui apa saja keuntungan yang bisa Kamu dapatkan. Keuntungan-keuntungan tersebut diantaranya adalah:

Imbal hasil yang lebih besar jika dibandingkan Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap merupakan jenis reksadana yang alokasi investasi terbesarnya berada pada efek utang yang akan memberikan pendapatan tetap. Dibandingkan dengan reksadana pendapatan tetap, imbal hasil dari reksadana campuran lebih besar.

Namun jangan sampai lupa juga bahwa imbal hasil juga berbanding lurus dengan risiko. Hal itu berarti saat suatu reksadana memiliki imbal hasil yang besar, resikonya juga akan menjadi lebih besar.

Lebih aman jika dibandingkan dengan investasi saham

Karena menggunakan portofolio investasi lainnya seperti pasar uang dan obligasi selain saham, keamanan dari reksadana campuran ini lebih tinggi karena risiko kerugian akan semakin rendah. 

Kamu dapat menyesuaikan persentase dari portofolio investasi sesuai dengan jenis reksadana campuran yang sudah kami jelaskan sebelumnya untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi dengan risiko yang dapat Kamu tanggung.

Investasi yang sudah terdiversifikasi

Diversifikasi investasi sangat penting untuk Kamu lakukan karena dapat menurunkan risiko kerugian. Dengan menginvestasikan sejumlah dana yang Kamu miliki di reksadana campuran, Kamu sudah otomatis melakukan diversifikasi atau pembagian investasi.

Jika Kamu menggunakan jasa perusahaan sekuritas atau manajer investasi, Kamu juga akan lebih dimudahkan dalam menentukan diversifikasi investasi karena perusahaan sekuritas atau manajer investasi akan melakukannya untuk Kamu.

 

Setelah mengetahui informasi mengenai pengertian reksadana campuran, jenis dan juga risiko serta keuntungan yang akan Kamu dapatkan, Kamu sudah bisa mulai untuk melakukan investasi melalui reksa dana campuran. Jangan lupa untuk selalu berhati-hati, ya!

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Investasi