Kartu Kredit

7 Tips Agar Kartu Kredit Tidak Dibobol, Dijamin Efektif dan Aman!

Kehadiran kartu kredit di era digital seperti saat ini memang menawarkan berbagai kemudahan dan keuntungan bagi penggunanya. Karena tingginya minat masyarakat terhadap kartu sakti ini, maka kamu harus menerapkan beberapa tips agar kartu kredit tidak dibobol. 

Semakin banyak orang yang menggunakan kartu kredit, tentunya akan memicu kejahatan yang berhubungan dengan penggunaannya, bukan? Nah, biar kamu paham bagaimana cara melindungi kartu kreditmu agar aman dan tidak mudah dibobol, berikut ini penjelasan lengkap tips agar kartu kredit tidak dibobol.

Tips Agar Kartu Kredit Tidak Dibobol yang Efektif

Tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan kartu kredit rupanya berhasil memicu tindak kejahatan berupa pembobolan kartu kredit, bahkan dari tahun ke tahun jumlah korbannya semakin bertambah. Berikut ini tips agar kartu kreditmu tidak mudah dibobol.

Jaga Kerahasiaan Password atau Kode-kode Penting

Tips agar kartu kredit tidak dibobol - Menjaga kerahasiaan password

Tips agar kartu kredit tidak dibobol yang pertama yaitu selalu menjaga kerahasiaan kode-kode penting seperti password atau PIN dan CVV. Cara menjaga kode-kode rahasia ini bisa kamu lakukan dengan membiasakan diri menutup tombol angka di mesin EDC. 

Saat memasukkan kode, kamu bisa menggunakan tangan sebelah kiri membentuk mangkok dan agak melebar agar angka-angka bagian bawah tidak terlihat. Sementara itu, kamu bisa mengetik menggunakan tangan sebelah kanan.

Usahakan untuk menggunakan PIN atau password yang mudah diingat, tapi hanya kamu saja yang tahu. Sementara itu, untuk perlindungan kode CVV sendiri tidak sama dengan kode PIN karena kode CVV hanya digunakan saat melakukan transaksi secara online saja. 

Kamu bisa menghafalkan kode CVV secara cepat. Namun, jika kamu mudah lupa, maka kamu bisa memasukkan kode tersebut ke dalam file yang sudah dipasang password atau perlindungan akses ganda, lalu hapus pesan berisi kode CVV tersebut agar tidak ada orang yang mengetahuinya. 

(Baca Juga: 9 Tips Memilih Kartu Kredit, Pemula Wajib Tahu!)

Hindari Koneksi WiFi Ketika Bertransaksi

Tips agar kartu kredit tidak dibobol - Koneksi Wifi

Ketika kamu akan melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu kredit, maka jangan gunakan WiFi (Wireless Fidelity) atau jaringan tanpa kabel. Penggunaan WiFi merupakan suatu hal yang berbahaya karena dapat meningkatkan risiko kartu kreditmu dibobol. 

Hal ini dikarenakan adanya kemungkinan operator WiFi melakukan pemasangan alat yang bisa merekam nomor kartu kredit, username, hingga password kartu kreditmu. Apabila jaringan internetmu sedang buruk, maka gunakan uang tunai saja untuk melakukan pembayaran. 

Tidak hanya WiFi saja, kamu juga harus menghindari warnet alias warung internet saat akan melakukan transaksi pembayaran secara online. Hal ini untuk mencegah beberapa situs yang bisa merekam data melalui IP address. 

Tips agar kartu kredit tidak dibobol dan data tetap aman, maka disarankan untuk menggunakan komputer dan laptop milik pribadi atau kantor saat melakukan transaksi yang menggunakan kartu kredit. Usahakan juga untuk tidak sembarangan mengakses suatu website agar datamu tidak dicuri.

Jangan Terlalu Sering Buka-Tutup Kartu 

Tips agar kartu kredit tidak dibobol - Jangan terlalu sering buka tutup kartu

Beberapa kasus pembobolan kartu kredit terjadi akibat kurangnya pemahaman dan kecakapan membayar seperti ketika pertama kali melakukan apply kartu kredit. Terlalu sering melakukan buka-tutup kartu kredit rupanya bisa berakibat fatal di kemudian hari, lho. Tips agar kartu kredit tidak dibobol yang satu ini sangat bermanfaat karena berguna untuk mengantisipasi dibobolnya kartu kredit.

Saat melakukan pembukaan kartu kredit, kamu tentu sudah tahu kalau ada serangkaian prosedur yang harus dilalui hingga kartu kredit disetujui dan sampai ke tanganmu, bukan? Nah, di dalam rangkaian prosedur tersebut, kamu pasti harus memenuhi sejumlah syarat dan melengkapinya dengan data diri. 

Hal inilah yang bisa menjadi celah terjadinya pembobolan kartu kredit. Mengapa bisa demikian? Hal ini dikarenakan terlalu seringnya buku-tutup kartu kredit, maka data-data penting yang berhubungan dengan kartu kredit akan lebih mudah terlacak oleh pihak ketiga

Padahal sebagai pengguna, kamu tidak bisa tahu secara pasti siapa saja pihak ketiga yang melacak data-data pentingmu. Kalau sudah begitu, risiko kartu kredit dibobol juga semakin tinggi. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk bertahan pada satu kartu kredit saja untuk mencegah pembobolan.

Jangan Mudah Tergoda Bujuk Rayu Pebisnis

Tips agar kartu kredit tidak dibobol - Jangan mudah tergoda bujuk rayu pebisnis

Tips agar kartu kredit tidak dibobol yang wajib kamu lakukan yaitu jangan mudah tergoda dengan bujuk rayu para pebisnis. Dalam menjalankan suatu bisnis atau usaha, tentu ada berbagai macam trik yang dilakukan para pebisnis untuk menarik perhatian konsumen, bukan? 

Bahkan tidak sedikit pebisnis yang berorientasi pada keuntungan mereka saja atau dengan kata lain menjerumuskan pembeli. Beberapa pebisnis atau merchant ini akan melakukan promosi dengan iming-iming bonus atau gift yang menggiurkan.  

Agar pembeli percaya, oknum pebisnis ‘nakal’ biasanya memiliki mesin EDC untuk melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit dengan logo atau gambar seolah-olah mereka memang merchant terpercaya. Hal ini biasanya terjadi pada merchant online yang tidak punya toko fisik. 

Kalau sudah begitu, kamu harus selalu waspada dan berhati-hati dengan selalu melakukan double-check kredibilitas. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah merchant tersebut benar-benar terpercaya atau hanya memperdayai. 

Tips ini wajib kamu lakukan mengingat bahayanya mesin EDC yang bisa memindai data-data penting pada kartu kredit dan membuka peluang oknum tidak bertanggung jawab untuk mencurinya.

(Baca Juga: Yuk Cari Tahu Apa Saja Sih Kelebihan dan Kekurangan Kartu Kredit)

Pilih Kartu Kredit yang Memakai Chip

Tips agar kartu kredit tidak dibobol - Chip kartu kredit

Salah satu tips agar kartu kredit tidak dibobol yang bisa kamu lakukan yaitu memastikan terlebih dahulu apakah kartu kredit menggunakan chip atau magnet. Untuk tips yang satu ini, kamu bisa bertanya secara langsung kepada pihak bank penerbit kartu kredit. 

Kartu kredit yang sudah menggunakan chip memiliki risiko pembobolan atau peretasan yang lebih rendah dibandingkan kartu kredit dengan magnet. Kartu kredit yang menggunakan magnet lebih berisiko menjadi sasaran modus pembajakan di pusat perbelanjaan. 

Modus ini berupa perekaman kode yang terdapat di dalam kartu kredit sehingga bisa digunakan berkali-kali dan disalahgunakan oleh oknum-oknum pembobolan kartu kredit. Nah, untuk mencegah modus pembajakan kartu kredit dan sulit diretas, kamu disarankan untuk menggunakan kartu dengan chip.

Kenali Suara Petugas Bank Dengan Baik

Tips agar kartu kredit tidak dibobol - Kenali suara petugas dengan baik

Tips agar kartu kredit tidak dibobol berikutnya adalah dengan mengenal secara baik suara petugas Bank. Ada banyak cara dan trik oknum tidak bertanggung jawab dalam mengelabui pengguna kartu kredit untuk dibobol dan dicuri datanya. Faktanya, para pencuri data ini bisa menyamar sebagai orang baik-baik misalnya dengan menyamar sebagai pegawai bank. 

Untuk itu, kamu wajib harus selalu waspada dan hati-hati saat mendapatkan panggilan telepon atas nama bank tertentu. Modus penipuan ini biasanya menggunakan dalih berupa pembaharuan dan verifikasi data. 

Hal ini akan berujung pada permintaan petugas bank gadungan agar korbannya untuk memberikan identitas kartu kredit. Tidak hanya itu saja, mereka juga akan meminta PIN dan kode-kode penting lainnya. 

Kalau sudah begitu, tagihan kartu kredit korban pasti akan membengkak. Untuk mencegahnya, kamu bisa melakukan pengecekan nomor yang menghubungimu. Setelah itu, cek nomor yang terdapat di dalam situs resmi bank penerbit kartu apakah nomor tersebut benar-benar nomor bank atau bukan. 

Kalau ternyata nomor tersebut tidak terdaftar atau tidak bisa dicek, paling tidak kamu sudah tahu jika pihak bank tidak pernah meminta informasi nasabah. Untuk memastikannya lagi, kamu juga bisa melakukan cross check melalui call center bank penerbit kartu kredit yang bersangkutan. 

Simpan Kartu Kredit di Tempat Aman

Tips agar kartu kredit tidak dibobol - Simpan kartu kredit ditempat yang aman

Tips agar kartu kredit tidak dibobol yang sering diabaikan adalah dari segi penyimpanannya. Agar terhindar dari pembobolan atau pencurian data, kamu harus menyimpan kartu kreditmu di tempat yang aman misalnya menyimpannya di dompet. 

Agar semakin aman, hindari untuk memindah-mindah antara kartu kredit dengan kartu-kartu lainnya. Hal ini bertujuan agar kartu kredit tidak tertukar dengan kartu lainnya atau tidak sengaja terjatuh dan hilang. Karena kalau kartu kreditmu hilang, maka urusannya akan semakin panjang dan rumit. 

Namun, apabila kartu kreditmu sudah terlanjur dibobol oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab, kamu tidak perlu panik. Sama halnya ketika kamu kehilangan suatu barang, langkah pertama yang harus kamu lakukan yaitu menghubungi call center bank penerbit kartu kredit. 

Sampaikan pada petugas call center tentang pembobolan kartu kredit beserta informasi penting seperti lokasi belanja, nominal pembayaran, dan waktu untuk memudahkan pihak bank dalam melakukan pelacakan transaksi.  

Jika ternyata ditemukan transaksi pembayaran di luar yang kamu lakukan, maka bisa dipastikan bahwa hal tersebut adalah ulah dari hacker. Apabila kamu sudah melaporkannya, maka pihak bank penerbit kartu kredit tidak akan melakukan penagihan biaya transaksi tersebut.

Sekarang kamu sudah tahu tips agar kartu kredit tidak dibobol, bukan? Tips di atas wajib diterapkan terutama bagi kamu yang masih pemula dalam menggunakan kartu kredit sehingga data-data penting tetap aman dan meminimalisir terjadi pembobolan kartu kredit.  

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kartu Kredit