Kartu Kredit

Kartu Kredit Bisa Tarik Tunai? Ini Dia Caranya!

Kartu kredit bisa tarik tunai

Di era serba digital seperti saat ini, banyak orang tergoda menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi karena banyak keuntungan dan promo menarik yang ditawarkan. Tidak hanya itu saja, kartu kredit bisa tarik tunai sehingga makin praktis dan efisien. 

Dengan adanya fasilitas tarik tunai ini, kamu bisa menggunakan limit kartu kredit bisa tarik tunai untuk mendapatkan dana segar yang bisa dipakai untuk modal usaha dan berbagai kebutuhan mendadak. Untuk mengetahui tarik tunai dengan kartu kredit, berikut ini penjelasan selengkapnya.

Tips Tarik Tunai Dengan Kartu Kredit

Sebelum mengetahui cara tarik tunai menggunakan kartu kredit¸ kamu harus memahami terlebih dahulu beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan sebelum melakukan tarik tunai dengan kartu kredit. 

Cek Bunga dan Biaya yang Dikenakan

Kartu kredit bisa tarik tunai - Bunga

Kartu kredit bisa tarik tunai tentunya kamu akan ada dikenakan biaya tarik tunai dan bunga. Untuk besaran bunga kartu kredit terbilang tinggi yaitu sekitar 27% per tahun atau 2,25% untuk setiap bulannya. Selain itu, kamu juga akan dikenakan biaya transaksi tarik tunai. 

Untuk besaran biaya tarik tunai menggunakan kartu kredit sendiri sekitar 4% sampai 6% dari jumlah dana yang kamu tarik. Jadi, seandainya kamu melakukan tarik tunai senilai Rp500.000,00, maka tagihannya sebesar Rp530.000,00 apabila biaya tarik tunainya sebesar 6%. 

Jika kamu akan membayar tagihan namun hanya sebagian atau tidak 100% sebelum tanggal jatuh tempo pembayaran, maka bank akan memberlakukan bunga setiap satu bulan dengan besaran 2,25%. Karena biaya dan bunganya cukup tinggi, kamu bisa mempertimbangkannya secara matang. 

(Baca Juga Pahami Yuk, Macam-Macam Kartu Kredit Internasional dan Perbedaannya)

Pahami Batasan Nilai Penarikan Tunai

Kartu kredit bisa tarik tunai - Pahami batasan penarikan tunai

Bagi kamu pengguna kartu kredit yang tertarik melakukan penarikan tunai, jangan senang dulu kalau kartu kreditmu memiliki limit yang besar. Meskipun kartu kredit bisa tarik tunai memiliki limit yang tinggi, bank tetap memberlakukan pembatasan jumlah uang tunai yang ingin kamu tarik. 

Untuk nilai penarikan tunai menggunakan kartu kredit biasanya dibatasi sebanyak 70% dari limit tarik tunai. Jadi, bagi kamu yang memiliki limit tarik tunai sebesar 30 juta rupiah dan limit belanja sebesar 40 juta rupiah, maka penarikan tunai maksimal hanya sebesar 21 juta rupiah saja. 

Pembatasan jumlah penarikan tunai melalui kartu kredit ini memiliki tujuan yang baik untuk mencegah sikap konsumtif dan pemakaian yang berlebihan. Hal ini tentu berkaitan dengan tingginya suku bunga yang nantinya justru menjadi bumerang akibat tagihan kartu kredit yang membengkak. 

Ukur Kemampuan Membayar Tagihan

Kartu kredit bisa tarik tunai - Ukur kemampuan penarikan tunai

Sebelum memanfaatkan fasilitas kartu kredit bisa tarik tunai, pertimbangkan secara matang dan ukur kemampuanmu dalam membayar tagihan. Hitung terlebih dahulu total pendapatanmu dan besarnya tagihan utang yang harus dibayarkan. 

Jangan sampai biaya tagihan utang justru lebih besar daripada total pendapatanmu. Pertimbangkan pula mengenai besaran biaya transaksi yang dikenakan oleh bank penerbit setiap melakukan penarikan tunai.  

Kamu bisa survei terlebih dahulu untuk mengetahui besaran bunga dan biaya transaksi karena setiap bank memiliki kebijakannya masing-masing. Beberapa bank bahkan tidak memberlakukan sistem bunga, namun ada pula yang memberlakukan biaya administrasi, dan biaya lainnya. 

Padahal jika merujuk pada aturan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI), untuk transaksi tarik tunai sebenarnya tidak boleh dikenakan biaya ganda (bunga dan biaya administrasi). Nasabah seharusnya baru dikenakan biaya transaksi saat ada tagihan yang menunggak atau lebih dari masa jatuh tempo.  

Sebagai gambaran misalnya kamu ingin melakukan tarik tunai kredit X dengan besaran Rp5.000.000,00 dengan bunga transaksi sebesar 2,25% tiap bulan dan biaya tarik tunai sebesar 4%. Maka dari itu, jumlah tagihan yang nantinya harus dibayarkan yaitu sebesar Rp5.200.000,00. 

Lakukan Pembayaran Penuh (Full Payment)

Kartu kredit bisa tarik tunai - Pembayaran

Tips selanjutnya yang harus kamu terapkan yaitu melakukan pembayaran secara penuh atau full payment. Jadi, jika Anda ingin membayar tagihan 100% dari penarikan Rp5.000.000,00, maka pembayaran transaksi tarik tunainya sebesar Rp5.200.000,00. 

Sementara itu, apabila kamu ingin melakukan pembayaran minimum payment yaitu dengan besaran 10%, maka kamu cukup membayar Rp520.000,00 dengan sisa utang sebesar Rp4.680.000,00. Ketika nantinya siklus pembayaran tagihan datang kembali, maka sisa utang akan dikenakan bunga transaksi. 

Untuk besaran bunga transaksi tagihan yaitu sebesar 2,25% per bulan atau sekitar Rp105.330,00. Dengan begitu, jumlah tagihan secara keseluruhan yang harus dibayarkan yaitu Rp4.570.000,00. Karena bunga dan biaya transaksi yang relatif tinggi, kamu disarankan melakukan full payment. 

Perlu diingat juga bahwa kartu kredit bisa tarik tunai ini hanyalah sebuah alat yang menyediakan fasilitas untuk bertransaksi bukan untuk mendapatkan pinjaman atau utang. Usahakan untuk selalu membayar tagihan 100%, agar kamu tidak terbebani dengan biaya transaksi kartu kredit yang memberatkan. 

(Baca Juga: Yuk Bijak, Begini Tips Kartu Kredit Tidak Boros)

Cara Agar Kartu Kredit Bisa Tarik Tunai

Setelah memahami tips di atas, berikut ini merupakan cara yang bisa kamu lakukan agar bisa melakukan penarikan tunai menggunakan kartu kredit.

Langkah pertama yang harus kamu lakukan agar kartu kredit bisa tarik tunai yaitu dengan mendatangi ATM terdekat. 

Masukkan kartu kredit yang kamu miliki ke dalam lubang kartu yang terdapat pada mesin ATM, kemudian masukkan nomor PIN-mu. Jangan lupa untuk menjaga keamanan nomor PIN dengan cara menutup papan tombol menggunakan telapak tangan.  

Pilih opsi “Bahasa” dengan 2 pilihan bahasa yaitu bahasa Indonesia dan Inggris. Kamu bisa memilih sesuai keinginan dan kemampuan berbahasa yang kamu kuasai. 

Pilih nominal uang yang ingin kamu tarik tunai pada tampilan layar mesin. Namun, apabila tidak ada pilihan nominal uang yang kamu inginkan, kamu bisa memilih opsi menu “Lainnya”, kemudian pilih opsi “Penarikan”.

Bila kamu sudah memilih nominal uang yang dikehendaki, selanjutnya yaitu memilih opsi “Kartu Kredit”. Jika ingin cetak struk sebagai bukti penarikan, kamu bisa pilih opsi “Ya” pada tampilan menu. Namun, jika tidak membutuhkan struk, kamu bisa klik opsi “Tidak”.

Ambil uang dan pastikan kamu sudah mengambil kembali kartu kredit beserta struk bukti transaksi agar tidak tertinggal di mesin ATM. 

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Tarik Tunai Kartu Kredit? 

Pada kondisi tertentu, kehadiran fasilitas kartu kredit bisa tarik tunai ini sangat membantu dan menguntungkan penggunanya. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk melakukan penarikan tunai dengan kartu kredit? Nah, berikut ini merupakan waktu terbaik untuk tarik tunai melalui kartu kredit.

Kondisi Darurat

Fasilitas tarik tunai kartu kredit ini akan sangat membantu saat kamu tidak membawa uang tunai, lupa membawa kartu ATM, atau saldo di ATM-mu sedang kosong. Nah, dalam kondisi darurat inilah tarik tunai menggunakan kartu kredit menjadi solusi terbaik.

Kebutuhan Mendadak

Sebagian orang pasti pernah mengalami kejadian di mana ia membutuhkan dana darurat akibat adanya kebutuhan yang mendadak dan mendesak, bukan? Kebutuhan mendadak dan mendesak tersebut bisa berupa biaya pengobatan, pendidikan anak, DP rumah, renovasi rumah, dan lain sebagainya. 

Sebagian orang mungkin akan memilih mengajukan pinjaman KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Namun sayangnya, tidak semua orang memiliki syarat dan ketentuan yang sesuai dengan kebijakan bank atau lembaga keuangan yang menyediakan pilihan pinjaman KTA. 

Di situasi seperti inilah tarik tunai melalui kartu kredit menjadi pilihan yang tepat. Kamu tidak perlu bingung mengurus pengajuan KTA yang terbilang rumit karena tarik tunai dengan kartu kredit memang lebih simpel dan anti ribet selama penarikan tunai yang kamu lakukan sesuai limit yang diizinkan,

Peluang Usaha

Situasi yang tepat untuk melakukan penarikan tunai melalui kartu kredit yaitu saat adanya peluang usaha. Ketika kamu ingin memulai sebuah bisnis, kamu tentu membutuhkan modal yang tidak sedikit, bukan? 

Apabila kamu memiliki kartu kredit dengan limit yang terbilang tinggi, kamu bisa memanfaatkannya untuk modal usaha. Agar nantinya tagihan tidak membengkak, kamu bisa melakukan perhitungan biaya transaksi dan besaran bunga yang dikenakan secara matang. 

Hal ini wajib kamu perhatikan dan pertimbangkan dengan matang agar profit yang diperoleh dengan total tagihan yang dibayarkan bisa seimbang. Upayakan untuk membayar tagihan kartu kredit secara tepat waktu, agar kamu tidak dikenakan bunga dan biaya transaksi yang memberatkan. 

Penjelasan mengenai cara melakukan penarikan tunai kartu kredit di atas bisa kamu jadikan sebagai referensi. Meskipun kartu kredit bisa tarik tunai, pastikan untuk menggunakannya dengan bijak agar terhindar dari lilitan utang dan tagihan yang membengkak.  

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kartu Kredit