Kartu Kredit

Dampak Buruk Penggunaan Kartu Kredit yang Bisa Mengancam Keamanan Keuangan Kamu

thumb dmpk kkredit - dampak buruk penggunaan kartu kredit

Kehadiran kartu kredit memang menjadi idaman bagi sebagian masyarakat modern. Pengguna tidak perlu membawa uang tunai untuk bertransaksi. Sayangnya, masih sedikit pemiliknya yang belum mengetahui dampak buruk penggunaan kartu kredit.

Baca Juga : Simak Alasan Tidak Butuh Kartu Kredit Untuk Kondisi Finansial Kamu!

Tidak sedikit generasi milenial yang mengajukan kepemilikan kartu kredit pada bank. Namun, ada juga yang memilih tidak memiliki jenis kartu ini guna menghindari dampak buruk yang diberikan. Agar tidak menyesal di kemudian hari, kamu perlu mengetahui dampak negatif dari kartu kredit.

Berikut Dampak Buruk Penggunaan Kartu Kredit

Jumlah nasabah yang mengajukan kepemilikan kartu kredit memang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Padahal syarat dan ketentuan mengajukan kartu kredit tidak mudah. Bahkan beberapa bank penerbit kartu kredit mengharuskan persyaratan yang begitu ketat.

Oleh karena itu, banyak pula pengajuan kartu kredit yang tidak disetujui. Bagi kamu yang berminat menggunakan kartu kredit, berikut merupakan beberapa dampak negatif dari jenis kartu ini.

1. Kartu Kredit Membuat Penggunanya Boros

Tampaknya, kartu kredit memang tidak bisa dipisahkan dari sikap boros. Meski ada pula pengguna kartu kredit yang bisa mengelolanya dengan baik. Pengguna kartu kredit tentunya akan mendapat banyak penawaran diskon dan promo yang tiada habisnya.

Terlebih di momen tertentu dimana promo yang ditawarkan semakin besar. Bagi yang mudah tergoda dengan diskon, terkadang menggunakan kartu kredit seperti tanpa berpikir. Padahal dengan melakukan transaksi, artinya kamu menambah hutang terhadap pihak bank.

Tidak hanya itu, biasanya poin rewards yang diberikan saat melakukan transaksi juga begitu menggoda pengguna kartu kredit. Dengan dalih rewards tersebut, tidak sedikit yang berlebihan dalam menggunakan kartu kredit.

Padahal penggunaan kartu kredit yang tidak terkontrol bisa menimbulkan masalah keuangan yang serius di masa mendatang. Bagi yang memiliki sifat boros, sebaiknya pikirkan kembali jika ingin mengajukan kartu kredit.

2. Membuat Penggunanya Tidak Sadar Kemampuan Diri

Percaya atau tidak, keberadaan kartu kredit bisa menyebabkan penggunanya tidak menyadari kemampuan diri. Pengguna tinggal menggesek kartu ini untuk melakukan pembayaran barang yang ia inginkan.

Padahal, uang yang dihabiskan untuk berbelanja tersebut pada dasarnya merupakan hutang. Semakin sering melakukan belanja, maka hutang terhadap pihak bank penerbit kartu kredit pun akan semakin banyak.

Banyak yang tidak menyadari penggunaan kartu kredit ini bisa menimbulkan menumpuknya hutang. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya tidak mampu membayar. Pada akhirnya, pihak bank pun harus menyita berbagai harta benda.

Jika tidak ingin dalam kondisi seperti itu, sebaiknya bersikap konsisten terhadap kepemilikan kartu kredit. Sebaiknya, pikirkan terlebih dahulu kebutuhan pokok sebelum memperbanyak hutang cicilan kartu kredit.

3. Kartu Kredit Membuat Penggunanya Semakin Gemuk

Tidak sedikit yang menggunakan kartu kredit untuk membeli banyak makanan.  Bahkan makanan dengan harga mahal sekalipun tetap dibeli dengan kartu kredit. Mungkin pada awalnya nominalnya tergolong kecil.

Namun lama kelamaan akan semakin besar sehingga kamu tidak menyadari sudah bersikap boros. Menggunakan kartu kredit untuk membeli makanan pada dasarnya sah-sah saja. Namun, pastikan kamu bisa mengontrolnya dengan baik.

Walau bagaimana pun juga, makan secara berlebihan memang tidak baik. Hal ini bisa menyebabkan obesitas hingga penyakit mematikan. Memang efek ini tidak secara langsung disebabkan kartu kredit. Namun bagi yang suka makan sekaligus memiliki kartu kredit, dampak negatif ini bisa saja muncul.

4. Meningkatkan Sikap Konsumtif

Banyak pengguna kartu kredit yang membeli berbagai benda konsumtif secara berlebihan. Bahkan untuk sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan. Tindakan ini dikenal sebagai sikap konsumtif yang berbahaya untuk kondisi finansial.

Terlebih jika barang yang diinginkan menawarkan sejumlah promo yang menggiurkan. Tidak sedikit pengguna kartu kredit yang akhirnya luluh. Bahkan terus-terusan membeli barang-barang yang tidak bersifat pokok.

Padahal, agar kondisi keuangan tetap sehat, setiap orang harus memikirkan kebutuhan pokonya terlebih dahulu. Sedangkan untuk barang-barang lainnya bisa dibeli jika ada uang lebih.

5. Membuat Penggunanya Kehilangan Nama Baik

Sudah banyak kasus yang membuktikan bahwa penggunaan kartu kredit bisa mencoreng nama baik kamu. Biasanya alasannya karena tunggakan tagihan sehingga membuat pemilik kartu kredit dikejar-kejar hutang.

Semakin banyak tunggakan tagihan, maka semakin banyak bunga dan denda yang harus dibayarkan. Tidak heran jika banyak pengguna kartu kredit terjebak dalam kondisi seperti ini. Hingga pada akhirnya pihak bank harus menyita harta benda yang dimiliki.

Nama baik pengguna di mata masyarakat pun akan kurang baik. Mengingat gaya hidup yang selama dijalani ternyata merupakan hasil cicilan kartu kredit. Oleh karena itu, menggunakan kartu ini dengan bijak merupakan suatu keharusan.

Jangan sampai menunggak tagihan atau telat membayarnya hingga jatuh tempo. Untuk menghindari hal ini, melakukan kontrol penggunaan kartu kredit pun menjadi solusinya.

6. Menggoda Penggunanya Memakai Jalan Pintas

Apa yang dimaksud jalan pintas ketika menunggak cicialn kartu kredit? Ketika dalam keadaan terjepit dan terlilit hutang, banyak yang memikirkan jalan pintas yang sebenarnya tidak baik. Rasa tertekan akibat hutang yang menumpuk membuat orang kerap kali berpikir ke arah negatif.

Belum lagi harta benda yang sudah habis dijual untuk melunasi hutang-hutang. Nyatanya, hal tersebut belum juga menutup seluruhnya. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan kartu kredit dengan perhitungan yang matang.

7. Kartu Kredit Rentan Penipuan

Tren belanja online saat ini sudah seperti bagian dari kehidupan. Masyarakat semakin dimudahkan dengan berbagai macam barang yang bisa didapatkan secara online. Salah satu metode pembayaran yang bisa dipilih untuk belanja online adalah menggunakan kartu kredit.

Kamu tinggal memasukkan nomor kartu kredit untuk membayar barang yang diinginkan. Sayangnya, kasus penipuan karena penyalahgunaan kartu kredit memang banyak ditemui saat ini. Jadi, kamu tidak boleh sembarangan memberikan nomor rekening kepada orang lain.

Kejahatan digital saat ini semakin beragam. Pelakunya tidak segan-segan menguras seluruh isi dari limit kartu kredit yang dimiliki. Salah satu hal yang bisa dilakukan agar terkena penipuan penyalahgunaan kartu kredit adalah tidak menyebarkan nomornya.

Selain itu, pastikan kamu hanya berbelanja online di situs yang kredibel. Situs yang kurang terpercaya kerap kali rentan penipuan. Misalnya dengan menyisipkan link phising yang menyerupai situs populer.

Oleh karena itu, hindarilah memasukkan sembarang informasi pribadi di situs web manapun. Jangan sembarangan meng-klik link tertentu yang berpotensi penipuan.

Cara Terhindar dari Dampak Buruk Kartu Kredit

Meski memiliki sejumlah dampak buru, memang tidak bisa dipungkiri bahwa kartu kredit juga memberikan manfaat. Apalagi jika kamu bisa mengelolanya dengan baik. Tanpa kontrol atau batasan, penggunaan kartu kredit bisa melewati limit yang disediakan.

Jika sudah seperti ini, kamu harus segera mengontrol pengeluaran agar itidak semakin membengkak. Penggunaan kartu kredit tanpa kendali bisa menyebabkan masalah finansial serius lho di masa depan. Lalu, adakah cara terhindar dari dampak buruk kartu kredit?

1. Kontrol Penggunaan Kartu Kredit

Kamu tidak perlu terus membeli barang promo yang ditawarkan melalui kartu kredit. Tanpa disadari, jumlah cicilan akan semakin besar. Tagihan per bulan yang harus dibayarkan pun akan membengkak.

Oleh karena itu, pastikan untuk membeli kebutuhan pokok terlebih dahulu. Jika ingin membeli barang promo, pastikan barang tersebut memang kamu butuhkan.

2. Sadari Uang yang Dimiliki Sebenarnya

Pada dasarnya, kartu kredit bukanlah sesuatu yang harus dibanggakan. Kamu bisa menganggapnya sebagai alat yang memudahkan penggunanya melakukan transaksi non tunai. Hindari berpikir bahwa uang tersebut memang milik sendiri.

Pada dasarnya, setiap transaksi yang dilakukan menggunakan uang milik bank. Artinya, kamu harus menggantinya setiap awal atau akhir bulan.

3. Ingat Bahwa Penggunaan Kartu Kredit = Menambah Hutang

Memiliki banyak hutang memang membuat hati tidak tenang. Oleh karena itu, kamu perlu membatasi penggunaan kartu kredit karena memang merupakan hutang. Dengan demikian, pengguna tidak akan terjebak pada masalah finansial di masa depan.

Sudahkah Kamu Menggunakan Kartu Kredit Dengan Bijak?

Setelah memahami berbagai dampak buruk penggunaan kartu kredit, kini kamu harus lebih waspada. Sebaiknya selalu gunakan kartu ini dengan bijak dan disiplin. Selain itu, sadari terus berapa banyak dana yang sebenarnya dimiliki.

Baca Juga : 7 Tips Agar Kartu Kredit Tidak Dibobol, Dijamin Efektif dan Aman!

Hal ini karena tidak sedikit pengguna kartu kredit yang terjebak ilusi seolah memiliki uang yang banyak. Padahal, setiap transaksi yang dilakukan adalah utang yang harus dibayarkan kepada pihak bank.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kartu Kredit