Kartu Kredit

Bagaimana Sih Cara Kerja Kartu Kredit? Simak Yuk

Belakangan ini, terjadi trend peningkatan pengguna yang menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran yang sah di setiap transaksi yang dilakukan. Banyak kemudahan yang diberikan dan berbagai fitur menarik. Namun yang paling penting harus tahu cara kerja kartu kredit terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakannya. 

Cara Kerja Kartu Kredit yang Wajib Diketahui 

Mayoritas orang selalu menginginkan kemudahan dan kepraktisan, apalagi di era perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi. Hal inilah yang membuat mereka pada akhirnya memutuskan untuk memakai kartu kredit dengan sistem kerja seperti di bawah ini: 

Langkah Pertama (Pendaftaran) 

Cara Kerja Kartu Kredit - Daftar

Apabila memutuskan untuk memakai kartu kredit maka langkah pertama yang dilakukan adalah mengajukan permohonan kepada bank tertentu, entah itu secara offline maupun online. Pastinya dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan. 

Cara kerja kartu kredit dimulai ketika pihak bank akan melakukan serangkaian verifikasi data yang sudah ditulis dan persyaratannya. Bahkan pada beberapa jenis kartu tertentu, pihak bank akan melakukan survei langsung ke tempat tinggal atau usaha. 

Lama proses ini kurang lebih membutuhkan waktu hingga 14 hari, itupun kalau disetujui. Jika tidak, maka kamu akan mendapatkan pemberitahuan lebih lanjut. Biasanya ketika kartu kredit sudah ditangan akan tertera nama perusahaan penerbit. 

Paling umum yang digunakan adalah Mastercard, Visa, Diners, Club dan American Express. Masing-masing memiliki peran pada setiap transaksi yang kamu lakukan. Penjelasan lengkapnya bisa dilihat pada poin selanjutnya. 

(Baca Juga: Yuk Ketahui, Apa Saja Sih Jenis-Jenis Kartu Kredit )

Proses Transaksi yang Dilakukan 

Cara Kerja Kartu Kredit - Transaksi

Sebenarnya, rangkaian proses transaksi menggunakan kartu kredit cukup kompleks dan melibatkan banyak pihak. Pertama kamu selaku pengguna yang menggunakan kartu kredit. Kedua toko atau merchant tempat membeli barang ataupun jasa. 

Ketiga bank yang diajak bekerjasama oleh merchant/ toko. Keempat perusahaan penerbit kartu kredit dan terakhir adalah bank yang digunakan. Ketika kamu melakukan transaksi maka beginilah kiranya cara kerja kartu kredit: 

Kamu melakukan pembayaran dan memberikan kartu kredit yang dimiliki kepada petugas yang ada di kasir. 

Petugas akan memeriksa dan menggesek kartu tersebut pada sebuah mesin yang dinamakan Electronic Data Capture (EDC). Mesin ini berfungsi untuk membaca semua data dari kartu kredit yang kamu berikan melalui garis magnetik. 

Informasi yang dibaca antara lain adalah tanggal kadaluarsa, nomor kartu, plafon, bank dan lain sebagainya. 

Di saat yang bersamaan, bank yang bekerjasama dengan toko akan menerima berbagai informasi dari kartu kredit untuk melakukan proses verifikasi atau validasi saat itu juga. 

Apabila sudah dilakukan verifikasi, maka pihak bank yang bekerjasama dengan toko memberikan informasi kepada perusahaan penerbit terkait transaksi yang sudah dilakukan. 

Pihak perusahaan seperti Visa, Mastercard, Club dan lain sebagainya akan melakukan pengecekan dan verifikasi kartu kredit kepada bank penerbit. 

Bank penerbit akan mengkonfirmasi kebenarannya dan perusahaan akan meneruskannya kepada toko tempat kamu bertransaksi dan akhirnya disetujui. 

Selesai, transaksi kamu sudah berhasil dan bisa membawa pulang barang belanjaan. 

Namun yang perlu diketahui, bahwasanya ada beberapa kasus kartu kredit tidak terbaca atau tidak bisa digunakan. Hal ini dikarenakan sudah mencapai limit bulanan, pemblokiran atau belum membayar tagihan pada jangka waktu tertentu. 

Sistem Pembayaran yang Ditetapkan 

Ternyata ketika transaksi sudah selesai dilakukan, bukan berarti cara kerja kartu kredit berhenti sampai disitu. Masih ada sistem pembayaran yang akan dilakukan oleh bank penerbit dan penagihan kepada pengguna. Tahapannya adalah sebagai berikut: 

Saat Melakukan Transaksi 

Ketika kamu berbelanja di sebuah merchant atau toko, maka akan diminta untuk menandatangani slip pembayaran atau nota yang dikeluarkan dari mesin EDC. 

Slip tersebut nantinya akan ditagihkan oleh toko kepada pihak bank yang diajak bekerjasama, dan bank akan membayarkan sesuai dengan nominal pembelian. 

Pengiriman Tagihan Pembayaran 

Cara Kerja Kartu Kredit - Tagihan

Di saat yang bersamaan, ketika baru selesai melakukan transaksi, pihak bank akan mengirimkan tagihan pembayarannya kepada perusahaan seperti Visa, Mastercard dan lain-lain. 

Perusahaan tersebut akan melakukan pembayaran juga penagihan kepada bank yang digunakan oleh pengguna (penerbit). 

Penagihan kepada Pengguna 

Nah ketika bank penerbit kartu kreditmu sudah selesai melakukan pembayaran kepada perusahaan maka selanjutnya ia akan mengirimkan tagihannya kepada kamu. Tagihan tersebut harus segera dibayar dalam jangka waktu yang telah ditentukan. 

(Baca Juga: Simak Yuk, Jenis Kartu Kredit Bca Beserta Manfaatnya)

Aneka Status Kredit  

Cara Kerja Kartu Kredit -  Status Kredit

Tahukah kamu bahwa bank mempunyai standar tertentu yang harus dipenuhi dalam memberikan layanan atau fasilitas kepada pengguna. Hal ini dilakukan agar bank bisa menentukan kolektibilitas kredit dan mengetahui lebih awal mengenai risiko yang akan dialami di masa yang akan datang. 

Selain itu, kolektibilitas kredit juga bisa digunakan untuk menetapkan cadangan potensi jika suatu saat terjadi kerugian yang disebabkan kredit bermasalah. Penetapan ini sudah diatur oleh Bank Indonesia selaku pemegang otoritas tertinggi peraturan perbankan. 

Nah kualitas kredit ternyata ditentukan oleh beberapa parameter di bawah ini loh: 

Prospek Usaha 

Setiap pengguna yang ingin membuat kartu kredit maka harus mencantumkan usaha yang dilakukannya lengkap dengan slip gaji. Pihak bank akan melakukan penilaian beberapa komponen berikut ini: 

  • Potensi pertumbuhan usaha di masa mendatang. 
  • Kondisi pasar, debitur dan persaingan usaha yang akan terjadi. 
  • Kualita penanganan masalah (manajemen). 
  • Dukungan dari pihak lain (afiliasi usaha). 
  • Upaya yang dilakukan oleh apra debitur dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup yang ada di sekitarnya. 

Kinerja Debitur 

Cara kerja kartu kredit oleh bank ternyata juga memperhatikan kinerja debitur dan minimal harus memenuhi beberapa komponen berikut: 

  • Tepat waktu dalam membayar pokok dan bunga pinjaman. 
  • Ketersediaan dan akuratnya informasi keuangan debitur. 
  • Kelengkapan persyaratan dokumentasi yang diajukan. 
  • Kepatuhan terhadap perjanjian kredit yang telah disepakati bersama sebelumnya. 
  • Kewajaran sumber pembayaran. Apabila ditemukan sesuatu yang mencurigakan, maka pihak bank akan bertindak. 

Melihat beberapa poin di atas, maka kualitas kredit dibagi menjadi 5 macam. Pertama adalah lancar yang mana pengguna kartu kredit tidak pernah menunggak pembayaran pinjaman baik pokok maupun bunga. 

Kedua perhatian khusus, pengguna kartu kredit mengalami tunggakan pinjaman pembayaran baik pokok dan atau bunga pinjaman dalam jangka waktu 90 hari.

Ketiga adalah kolektibilitas kurang lancar yang mana terjadi tunggakan pembayaran pinjaman dan atau bunga dalam jangka waktu lebih dari 120 hari. 

Keempat adalah diragukan yang terjadi jika menunggak pembayaran baik bunga atau pokok dalam jangka waktu 180 hari. 

Terakhir adalah macet yang terjadi jika menunggak pembayaran baik bunga atau pokok pinjaman dalam jangka waktu lebih dari 180 hari. 

Konsekuensi 

Pada dasarnya, cara kerja kartu kredit akan selalu mengusahakan menjaga kolektibilitas status oleh bank penerbit agar membantu pihak lain yang bersangkutan dalam mengambil keputusan apakah seseorang layak diverifikasi pengajuan kreditnya. 

Selain itu cara kerja kartu kredit juga bertujuan untuk meminimalisir potensi pembayaran macet. Bagaimana apakah sudah bisa dipahami?

Pada dasarnya memahami semua sistem kerja di atas bertujuan untuk menghindari adanya kredit macet dan pengguna kartu kredit lebih bersiap akan kemungkinan di masa mendatang dan menentukan berapa limit transaksi (jumlah yang bisa dijangkau).

Selain itu cara kerja di atas juga bisa bermanfaat untuk dijadikan pengingat betapa pentingnya ketepatan waktu pelunasan tagihan kartu kredit kamu. Jangan sampai masuk dalam kategori kolektibilitas perhatian khusus, kurang lancar, diragukan hingga macet. 

Konsekuensinya adalah nama kamu akan dicoret dari dunia perbankan dan akan sulit melakukan pinjaman lagi bahkan di bank penerbit berbeda. Jadi simpel saja, jika ingin mendapatkan fasilitas yang layak dengan proses yang cukup mudah maka kamu juga harus tepat waktu dalam membayar tagihan. 

Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan jumlah penghasilan per bulan dengan jenis kartu kredit yang digunakan. Bagi pemula, disarankan untuk memilih level terbawah lebih dahulu.

Apabila di kemudian hari terjadi peningkatan dari segi finansial dan memungkinkan untuk mengambil kartu kredit dengan limit yang lebih besar maka bisa diupgrade. Ingat jangan sampai salah langkah ya! 

Sekarang kamu pasti sudah memahami bagaimana sebenarnya cara kerja kartu kredit yang digemari sebagian orang ini. Selanjutnya mulailah survei persyaratan apa yang dibutuhkan karena bank penerbit mempunyai kebijakannya masing-masing. Nikmati kemudahan bertransaksi segera. 

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kartu Kredit