Investasi

Penjelasan Mengenai Trading Forex Adalah, Istilah dan Manajemen Risikonya 

Trading forex adalah

Trading merupakan suatu konsep ekonomi dasar yang mencakup tentang aktivitas jual beli produk baik yang berupa barang maupun jasa. Saat ini, trading forex adalah salah satu cara trading yang sedang banyak digeluti.

Jika kamu merasa tertarik dengan trading dan khususnya trading forex, simak penjelasan secara lengkapnya disini karena kami akan memberikan penjelasan yang lengkap dan juga terpercaya. Jangan sampai ada informasi yang terlewat, ya!

Trading Forex Adalah

Trading forex adalah

Forex sebenarnya merupakan sebuah istilah yang mengacu pada kata foreign exchange atau pertukaran mata uang dari negara berbeda (valuta asing atau valas). Jika diartikan secara umum, trading forex adalah transaksi jual beli mata uang asing secara online dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Karena nilai tukar satu mata uang kepada mata uang lainnya mengalami perubahan setiap saat, hal inilah yang kemudian menjadi objek dari trading forex. Trading forex adalah salah satu cara investasi yang saat ini sedang diminati karena kamu bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Prinsip atau konsep dari trading forex adalah sebenarnya cukup sederhana dimana kamu memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan selisih nilai harga jual yang rendah dan harga beli yang tinggi saat kamu bertransaksi valuta asing (valas) tersebut.

(Baca Juga: Semua yang Perlu Diketahui Tentang Investasi P2P Lending)

Sebagai contoh, kamu dapat memanfaatkan nilai tukar USD terhadap Rupiah yang mungkin menguat. Jika kamu ingin menjalankan trading forex, kamu perlu memiliki beberapa hal. Hal yang harus kamu miliki tersebut diantara lain adalah kecermatan, kedisiplinan, kemampuan analisis dan juga kesabaran.

Istilah yang Harus Diketahui Terkait Trading Forex Adalah

Trading forex adalah

Sebelum kamu memulai investasi trading forex, kamu harus memahami istilah umum yang sering digunakan pada trading forex. Istilah yang sering digunakan pada trading forex adalah:

  • Pair Currency

Pair currency merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan nilai tukar dari sepasang mata uang dalam forex, misalnya EUR/USD adalah nilai tukar mata uang Euro terhadap Dollar Amerika Serikat.

  • Base Currency

Base currency merupakan istilah dalam trading forex yang digunakan untuk menyatakan nilai mata uang pertama yang berada pada pair currency. Base currency ini menyatakan nilai mata uang yang dibandingkan.

Penulisan base currency berada pada sebelah kiri, dimana pada pair currency EUR/USD yang menjadi base currency merupakan EUR (mata uang Euro).

  • Pip

Pip merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menyatakan perubahan nilai dari antara dua mata uang yang berbeda. Nilai pip merujuk pada 4 angka desimal yang ada di belakang koma. Sebagai contoh, misalnya jika nilai tukar EUR/USD adalah 1.1206.

Jika kemudian nilai tukar EUR/USD tersebut bergerak naik menjadi 1.1208, maka kemudian perbedaan nilai tukar 0.0002 tersebut adalah 2 pip.

  • Lot

Lot adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyatakan jumlah unit dari mata uang yang akan kamu beli atau yang akan kamu jual. Ukuran lot ini kemudian terbagi menjadi tiga jenis yaitu mini, mikro dan nano.

  • Buy

Seperti pengertian dari kata Buy secara harfiah, istilah ini digunakan untuk menyatakan proses pembelian dari forex atau mata uang asing (valas). Biasanya banyak orang yang melakukan buy disaat nilai tukar diperkirakan akan mengalami kenaikan.

  • Sell

Sell juga merupakan proses penjualan dari forex sebagaimana pengertian secara harfiahnya seperti buy. Berbeda dengan buy, sell ini dilakukan jika nilai tukar diperkirakan akan mengalami penurunan.

Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan, kamu dapat menjual valuta asing (valas) tersebut dengan harga yang mahal dan kemudian membeli kembali saat harganya sudah murah karena mengalami penurunan. Selisih dari nilai jual dan nilai beli tersebut kemudian akan menjadi keuntungan kamu.

  • Leverage

Leverage mungkin merupakan istilah yang relatif lebih asing untuk kamu yang merupakan pemula. Leverage merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan pinjaman yang diberikan oleh broker untuk dapat membantu trader sehingga kemudian dapat melakukan trading di volume yang tinggi.

 

Risiko dan Manajemen Risiko Trading Forex

Trading forex adalah - Resiko trading forex

Meskipun kamu  bisa mendapatkan keuntungan yang tinggi dengan melakukan trading forex, trading forex adalah investasi yang memiliki risiko besar. Risiko tersebut disebabkan karena perubahan harga yang pergerakannya cepat.

Namun, kamu dapat melakukan pengendalian atau manajemen risiko dengan melakukan analisis kondisi pasar, melakukan transaksi dengan cepat namun tentu saja harus tepat. Selain itu, berikut adalah beberapa langkah manajemen risiko trading forex yang dapat kamu lakukan:

  • Gunakan Uang Dingin

Saat kamu akan berinvestasi baik melalui trading atau lainnya, gunakan uang dingin yang merupakan uang yang sudah siap untuk hilang, dimana uang tersebut bukan merupakan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Yang dimaksudkan dengan hilang tersebut berarti kamu harus siap untuk mengalami kerugian.

Keuntungan besar yang bisa kamu dapatkan melalui trading forex ini juga dibarengi dengan risiko tinggi seperti yang sebelumnya sudah kami sampaikan. Maka dari itu, menggunakan uang kebutuhan sehari-hari untuk trading forex adalah bukan merupakan pilihan yang tepat.

(Baca Juga: Harga Bitcoin, Tertekan Turun Terus Sampai Sekarang)

  • Terapkan Stop Loss

Meskipun seorang trader sudah memiliki pengalaman atau bahkan sudah professional, risiko dari trading yang dihadapi oleh trader tersebut tetap besar. Stop loss merupakan nilai Batasan dari harga terendah yang kamu tentukan untuk dapat membatasi kerugian yang akan ditanggung.

Saat pergerakan nilai tukar sudah menyentuh nilai Stop Loss ini, sistem kemudian secara otomatis akan menutup posisi atau order tersebut.

Meskipun memang kebanyakan trader merasa kurang atau bahkan tidak nyaman dengan Stop Loss karena berarti para trader sudah menerima kerugian tersebut, namun tidak sedikit juga trader yang menerapkan Stop Loss untuk menghindari kerugian yang lebih banyak.

Jika kamu merasa tertarik dengan Stop Loss ini dan memiliki keinginan untuk dapat mengendalikan risiko terjadinya kerugian, ada beberapa opsi Stop Loss yang dapat kamu lakukan, yaitu:

  • Stop Loss Manual

Sesuai dengan Namanya, kamu harus menentukan sendiri batas kerugian yang kamu gunakan untuk dapat menutup posisi trading. Penerapan dari Stop Loss Manual ini memerlukan kewaspadaan dan kedisiplinan yang tinggi sehingga kamu tidak boleh lengah.

  • Stop Loss Otomatis

Jika kamu merasa bahwa Stop Loss Manual terlalu sulit untuk dilakukan, kamu dapat menggunakan opsi Stop Loss Otomatis ini. dengan menggunakan Stop Loss Otomatis, kamu hanya perlu menentukan level harga sebagai Batasan kerugian.

Posisi trading kemudian akan menutup secara otomatis jika kondisi harga sudah mencapai harga yang kamu tentukan tersebut meskipun status kamu sedang tidak online di depan komputer. Mudah dan tidak merepotkan, bukan?

  • Terapkan Take Profit

Merupakan kebalikan Stop Loss, Take Profit ini merupakan nilai Batasan dari harga tertinggi yang kamu tentukan untuk dapat membatasi keuntungan yang akan kamu dapatkan. Berbeda dengan Stop Loss, lebih banyak trader yang tidak menerapkan Take Profit ini.

Hal ini dikarenakan dengan menerapkan Take Profit, kamu akan membatasi keuntungan dan melewati kesempatan untuk bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.  Lalu kemudian mengapa kamu harus membatasi profit atau keuntungan?

Take Profit merupakan langkah yang diambil dengan tujuan utama agar profit tersebut dapat kamu amankan. Karena risiko yang besar dan perubahan nilai tukar yang fluktuatif, keuntungan atau profit yang kamu dapatkan saat ini mungkin saja dapat berkurang.

Untuk bisa menghindari hal tersebut terjadi, kamu dapat menerapkan Take Profit namun tentu saja sebelumnya kamu sudah harus melakukan analisis yang realistis sehingga langkah yang kamu ambil tidak akan salah.

  • Pelajari dan Pahami Trailing Stop

Trailing stop merupakan fasilitas dari trading yang dibuat untuk dapat membantu kamu ataupun trader lainnya dalam menyesuaikan Stop Loss secara lebih sistematis dan juga otomatis saat trading masih berjalan.

Untuk menghindari risiko kerugian yang terlalu besar dan juga mengamankan profit atau keuntungan yang sudah kamu peroleh, kamu dapat menggeser Trailing Stop ini. Secara garis besarnya Trailing Stop memiliki tujuan yang sama dengan Take Profit yaitu untuk mengunci atau mengamankan keuntungan.

 

Trading forex adalah salah satu media investasi yang dapat kamu lakukan, namun tentu saja seperti yang sebelumnya sudah kami jelaskan kamu harus berhati-hati, cermat dan juga teliti. Jangan lupa untuk melakukan manajemen risiko sehingga kamu terhindar dari kerugian yang besar, ya!

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Investasi