Investasi

12 Tips Berinvestasi Dengan Aman yang Perlu Kamu Ketahui

thumb tips invest aman - tips berinvestasi dengan aman

Baru mengenal dunia investasi? Jika Kamu baru pertama kali berinvestasi, mungkin ada beberapa hal yang perlu Kamu lakukan agar investasi yang dilakukan tetap aman. Kamu harus mengetahui beberapa tips berinvestasi dengan aman agar tidak salah dalam membuat keputusan.

Baca Juga : Yuk Kenali Jenis Investasi yang Cocok Untuk Pemula Seperti Kamu!

Ketika Kamu salah dalam menganalisis dan membuat langkah, maka investasi yang Kamu lakukan bisa berisiko gagal. Jika Kamu tidak ingin mengalami kegagalan dan lebih aman dalam berinvestasi, coba ikuti beberapa tips investasi di bawah ini.

Berikut Tips Berinvestasi Dengan Aman

1. Siapkan Dana Darurat

siap dana darurat - tips memperbaiki kondisi finansial

Kamu harus memiliki cadangan uang atau bisa disebut dengan dana darurat untuk menutupi pengeluaran selama 3–9 bulan sebelum Kamu mulai mendalami investasi. Dana darurat yang harus Kamu kumpulkan setidaknya 3-6 kali dari pengeluaran bulanan Kamu.

Dengan adanya dana darurat, maka itu akan membantu Kamu terhindar dari kerugian menjual  investasi jangka panjang Kamu ketika keadaan berubah secara tidak terduga. Ingat, investasi itu sesuatu yang sifatnya jangka panjang, sehingga akan ada banyak hal-hal yang berubah secara tidak terduga.

2. Cari Tahu Pengeluaran Bulanan Kamu

pengeluaran bulanan

Tips aman untuk berinvestasi selanjutnya adalah Kamu harus memiliki pemahaman yang kuat tentang pengeluaran bulanan Kamu. Cara ini akan membantu Kamu menentukan berapa banyak uang yang bisa digunakan untuk mulai berinvestasi.

Selain itu, cara ini juga dapat membantu Kamu melihat beberapa pos kebutuhan hidupmu, mana sekiranya yang dapat dikurangi dan sisanya bisa digunakan untuk menjadi uang tambahan investasi di masa depan.

Kalau Kamu merasa bingung dengan pengelolaan keuanganmu, cobalah menggunakan aplikasi untuk membantu melacak pendapatan bersih setiap bulannya.

3. Tulis Alasan Mengapa Kamu Ingin Berinvestasi

alasan ingin berinvestasi

Jika Kamu tidak tahu alasan mengapa harus menginvestasikan uang atau apa tujuanmu berinvestasi, maka Kamu akan membuat kesalahan dan dapat kesulitan mengatur finansial kehidupanmu. Kamu harus menentukan alasan yang tepat untuk berinvestasi agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

Tentu menjadi kaya adalah salah satu tujuan kebanyakan orang untuk berinvestasi, namun tujuan ingi kaya yang terlalu ambisius bisa membawa Kamu ke jalan yang tidak jelas atau dapat menyebabkan Kamu membuat pilihan yang buruk.

Kamu tentu bisa menjadi sangat kaya dengan berinvestasi, tetapi Kamu harus memiliki tujuan yang lebih bisa dicapai dalam jangka panjang. Contoh tujuan investasi misalnya, ingin mendapat dana simpanan untuk masa tua.

Nah, dengan ini maka Kamu akan lebih santai dalam bermain saham dan tidak begitu ambisius dalam mengambil langkah-langkah investasi.

4. Baca Buku Tentang Investasi

belajar invest - investi saham untuk pelajar

Kesalahan terbesar orang yang baru memulai investasi adalah terburu-buru, padahal tidak tahu seperti apa resiko yang kemungkinan akan dihadapinya nanti. Meskipun berinvestasi di saham tidak terlalu rumit, ada banyak informasi yang harus dicerna.

Kalau Kamu ingin investasimu aman, maka sangat disarankan untuk mempelajari beberapa buku keuangan pribadi, buku tentang investasi dan cobalah untuk terus belajar.

Bahkan, sekalipun Kamu adalah investor berpengalaman, membaca banyak buku selama beberapa kali dan mempelajari sesuatu yang baru adalah langkah yang paling tepat.

Membaca buku tidak hanya berlaku jika Kamu berinvestasi emas, investasi alternatif seperti real estate, obligasi, emas, dll juga memerlukan banyak pengetahuan dan itu bisa didapatkan dengan membaca buku atau situs-situs yang informatif.

5. Jangan Pernah Berinvestasi Pada Sesuatu yang Tidak Kamu Pahami

Meskipun tips berinvestasi dengan aman yang kelima ini mungkin terdengar klise, namun percayalah bahwa ketika Kamu berinvestasi, ada banyak hal yang akan mengejutkan ke depannya. Maka dari itu, kalau Kamu mau aman berinvestasi, sangat disarankan untuk banyak membaca sebelumnya.

Nah, pastikan Kamu tidak berinvestasi pada perusahaan yang memang belum Kamu analisis secara mendalam. Kalau Kamu nekat melakukan hal ini, maka bersiaplah jika Kamu kehilangan sejumlah uang.

Salah satu tips investasi terbaik yang dapat Kamu perhatikan adalah, selalu investasikan uangmu pada hal-hal yang Kamu pahami terlebih dahulu. Baca tentang itu, ketahui sejarah investasi Kamu, lakukan penelitian, dll.

6. Hindari Melakukan Investasi Karena Mengikuti Trend

Jangan pernah berinvestasi hanya karena ikut-ikutan! Hanya karena circle pertemananmu berinvestasi, Kamu secara membabi buta mengikuti trend itu padahal tidak banyak tahu langkah-langkah investasi yang tepat.

Ya, salah dalam melangkah, kemungkinan besar akan membuatmu kehilangan uang sebelum menang. Hindari berinvestasi karena alasan semua orang sedang membicarakan itu.  Saat Bitcoin sedang hype, orang-orang di circle Kamu mungkin membicarakan tentang investasi dalam mata uang digital ini.

Sayangnya, kebanyakan orang tidak mengerti banyak tentang Bitcoin, selain mendengar cerita tentang orang-orang yang menjadi jutawan karena investasi ini. Padahal, investasi tidaklah semudah yang dibayangkan ketika mendengar kesuksesan cerita-cerita tersebut.

7. Bersikaplah Protektif

Langkah besar agar aman dalam melakukan investasi adalah lebih berhati-hati dan protektif terhadap investasi Kamu. Kamu perlu mewaspadai dan memantau  sentimen seputar pasar saham atau ekonomi. Selalu awasi perkembangan pasar saham dan jadilah orang yang protektif.

Tidak ada yang tahu pasti kemana pasar akan bergerak sehingga jika Kamu tidak ingin kehilangan uang, bersikaplah protektif dan atur strategi investasi Kamu dengan sebaik mungkin.

8. Cari Timing yang Tepat untuk Mulai Berinvestasi

Carilah waktu yang tepat untuk memulai investasi. Waktu terburuk yang perlu dihindari adalah mulai mengikuti pasar saham tepat setelah pasar jatuh. Jika Kamu mengambil perspektif jangka panjang dan melihatnya sebagai peluang, maka memulai investasi bukanlah hal yang buruk.

Namun, apabila Kamu baru saja rugi karena pasar baru saja turun, cobalah membaca fakta tentang crash daripada berfokus pada apa yang baru saja terjadi. Kamu akan mengetahui bahwa crash sangat umum terjadi, dan pasar saham akan selalu pulih.

9. Carilah Fakta Pada Perusahaan yang Ingin Diinvestasi

Kamu mungkin ingin mempelajari lebih banyak tentang pasar saham. Jika ya, maka mulailah dengan mengikuti beberapa perusahaan yang menawarkan produk dan layanan yang Kamu sukai.

 Bacalah tentang perusahaan tersebut untuk mempelajari lebih lanjut tentang keunggulan kompetitifnya, apa yang dikatakan analis tentang kinerja perusahaannya, dan bagaimana perusahaan menghasilkan uang.

Jika Kamu menemukan perusahaan tempat Kamu ingin berinvestasi sudah tepat, maka Kamu tidak boleh menginvestasikan sebagian besar uang sekaligus.

Cobalah investasi ke beberapa tempat yang berbeda sehingga Kamu dapat berinvestasi dalam jumlah kecil, namun banyak. Mulailah dengan pelan-pelan karena tidak ada kok orang yang langsung  menjadi ahli hanya dalam semalam

10. Pelajari Cara Membaca Prospektus

Prospektus adalah gambaran umum tentang apa yang Kamu investasikan dan biasanya hal ini diberikan kepada publik. Prospektus membantu Kamu sebagai investor untuk bisa membuat keputusan penting tentang saham, obligasi, dana indeks, pengelola dana, dan perusahaan.

Prospektus adalah hal yang sangat penting dari semua tips berinvestasi dengan aman. Prospektus membantu Kamu memahami apa yang harus dicari, biaya, profil tentang perusahaan, pengembalian dana, dan banyak lagi.

Mempelajari prospektus bisa berlangsung cukup lama, tetapi setelah Kamu mempelajari apa yang harus dicari, maka tips ini akan menjadi jauh lebih mudah.

11. Jangan Membuat Keputusan Gegabah

Kalau diibaratkan, investasi di pasar saham itu seperti roller coaster. Jika emosi Kamu tidak siap dalam bermain, maka Kamu bisa uring-uringan karena salah dalam melangkah. Ya, pastikan Kamu tidak membuat beberapa keputusan dalam keadaan gegabah.

Membiarkan emosi mendorong keputusan Kamu hanya meningkatkan risiko kehilangan uang, sering menjual dan membeli saham, dan dapat mempengaruhi hasil jangka panjang Kamu.

12. Hindari Panic Selling

Panic selling adalah kondisi yang membuat seseorang mudah untuk kehilangan uang Seringkali, ketika pasar turun atau Kamu mulai melihat investasi Kamu merugi, Kamu ingin menjualnya.

Kalau Kamu terlalu panic selling, maka bisa jadi yang Kamu lakukan sebenarnya berisiko untuk kehilangan lebih banyak uang. Sangat mudah untuk menjual dalam keadaan panik, ketika semua orang ketakutan dan semua berita utama di media membuatnya terdengar menyeramkan.

Namun, yakinlah bahwa pasar saham selalu naik dan turun, jadi tidak perlu terlalu takut dan panik! Pasar akan dan akan selalu pulih! Kalau Kamu panic selling, maka Kamu merugikan diri sendiri di masa depan.

Mungkin ada saat-saat di mana Kamu benar-benar ingin menjual atau memindahkan uang, tetapi tetap harus dibatasi. Yakinlah dengan strategi investasi Kamu untuk bisa meraih keuntungan jangka panjang.

12 tips berinvestasi dengan aman di atas harus diketahui oleh semua pemula sebelum menggunakan uang untuk investasi.

Baca Juga : Tahapan Investasi Untuk Pemula Seperti Kamu Sebagai Strategi di Masa Depan 

Kamu harus memiliki dana darurat, mencari timing tepat untuk investasi, banyak membaca, menghindari investasi karena trend dan lain sebagainya! Bahkan, sekalipun Kamu bukan orang baru di dunia investasi, tetap selalu gunakan beberapa tips di atas agar Kamu tidak salah dalam melangkah

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Investasi