Investasi

Inovatif, Sekarang Beli Produk Tesla Bisa Pakai Bitcoin!

Saat ini produk Tesla berupa mobil listrik banyak diincar oleh kalangan masyarakat yang ada di seluruh dunia. Produk terbaru ini dikatakan lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Tesla merupakan salah satu pelopor mobil listrik yang sudah dilengkapi dengan AI.

Teknologi AI pada mobil Tesla digunakan untuk mendukung sistem kemudi otomatis yang dikembangkannya. Kombinasi software digunakan untuk mengembangkan sederet sensor yang dibutuhkan untuk dapat menghasilkan produk mobil yang lebih canggih.

Apa Itu Tesla?

Produk Tesla - Tesla

Tesla merupakan sebuah perusahaan otomotif dan penyimpanan energi yang berasal dari Amerika Serikat yang didirikan oleh Martin Eberhard, Elon, JB Straubel, Ian Wright, Elon Musk dan Marc Tarpenning. 

Perusahaan ini memiliki spesialisasi dalam produksi mobil listrik, perangkat pengisi ulang baterai dan komponen mesin. Tesla memiliki kantor pusat yang berlokasi San Carlos, Amerika Serikat. 

Tesla diketahui memiliki fasilitas produksi di Inggris yang khusus menangani desain dan perakitan Tesla Roadster. 

Selain itu, Tesla juga memiliki fasilitas produksi di Taiwan, khusus untuk memproduksi motor induksi listrik yang tentunya akan menjadi komponen utama pada mesin mobil yang akan diproduksi selanjutnya. 

Meskipun mobil Tesla telah populer hampir di seluruh dunia, nyatanya di Indonesia sendiri produk tersebut tidak terlalu diminati. Hal tersebut terjadi karena di Indonesia peminat dari mobil listrik masih tergolong sedikit. Meskipun seperti itu, Tesla tetap memasarkan produknya di Indonesia.

Beli Produk Tesla Dengan Bitcoin

Produk Tesla - Bitcoin

Inovasi yang progresif terus ditunjukkan oleh pabrikan mobil Tesla untuk dapat menjangkau konsumennya yang ada di seluruh dunia. Hal tersebut ditunjukkan melalui kemudahan transaksi yang ditawarkan Tesla dengan menggunakan berbagai metode pembayaran. 

(Baca Juga: Harga Bitcoin, Tertekan Turun Terus Sampai Sekarang)

Tesla memberikan kabar gembira kepada calon pembeli yang memiliki mata uang cryptocurrency atau Bitcoin, karena sekarang kamu bisa membeli mobil listrik impian dengan menggunakan Bitcoin tanpa harus repot lagi menggunakan metode transaksi lain. 

Untuk memudahkan proses pembelian produk, Tesla memberikan tambahan metode transaksi dengan menggunakan mata uang kripto. Seperti yang diketahui bahwa metode pembayaran ini sedang populer digunakan di seluruh dunia. 

Sebagai metode pembayaran terbaru, penggunaan Bitcoin untuk membeli mobil listrik sudah bisa dilakukan di Amerika Serikat sejak bulan Maret 2021. Untuk sementara, Tesla hanya memberlakukan opsi pembayaran menggunakan Bitcoin khusus untuk wilayah Amerika Serikat saja. 

Sementara untuk di luar Amerika, Tesla sedang berupaya agar metode pembayaran tersebut bisa diterapkan pada akhir tahun ini. Bitcoin yang digunakan untuk membeli produk Tesla tidak bisa dikonversikan menjadi mata uang yang lainnya. 

Tetapi, Bitcoin tersebut tetap dipertahankan sebagai Bitcoin atau mata uang kripto dan tidak bisa diuangkan ke dalam bentuk mata uang tradisional. Tesla sendiri diketahui telah berhasil membeli 1,5 miliar dolar AS Bitcoin dan segera menerima Bitcoin sebagai pembayaran atas penjualan produknya. 

Hal tersebut dilakukan oleh Tesla untuk dapat melebarkan ekspansi bisnis Tesla di sejumlah negara Eropa Dan Amerika. Tesla memanfaatkan peluang tersebut untuk mengirimkan harga mata uang kripto yang sedang populer tersebut agar kian melonjak. 

Dukungan produk Tesla terhadap Bitcoin memberikan legitimasi yang meningkat terhadap mata uang digital tersebut. Seperti yang diketahui, Bitcoin saat ini telah menjadi aset utama yang bernilai tinggi beberapa tahun terakhir, meskipun masih ada keraguan dari beberapa pihak.

Syarat Beli Mobil Tesla Menggunakan Bitcoin

Produk Tesla - Mobil Tesla

Saat ini pembelian produk Tesla di Amerika Serikat bisa menggunakan Bitcoin. Hal tersebut disampaikan langsung oleh CEO Tesla, Elon Musk. Website resmi Tesla saat ini menawarkan opsi pembayaran menggunakan Bitcoin dengan biaya pemesanan sebesar US$ 100. 

Perusahaan juga telah menerbitkan serangkaian syarat serta ketentuan untuk pembayaran dengan menggunakan Bitcoin. Dokumen tersebut memperingatkan pelanggan tentang volatilitas merek dagang mata uang digital. 

Tesla akan mempertahankan pembayaran Bitcoin sebagai cryptocurrency ketimbang mengubahnya menjadi uang tunai. 

Meskipun keputusan Tesla menjadi angin segar bagi penggemar kripto, namun pelanggan harus tetap waspada jika menggunakan Bitcoin untuk membeli mobil Tesla. Dalam syarat dan ketentuan yang berlaku, tertulis beberapa poin sebagai berikut.

Tesla mengharuskan pembeli memasukkan alamat dan jumlah Bitcoin dengan benar di perangkat kurnas dompet digital yang akan digunakan untuk mengirimkan pembayaran. 

Pelanggan yang mengirim jumlah Bitcoin yang lebih banyak dibandingkan harga pembelian tidak berhak atas penggantian untuk jumlah tambahan.

Tesla berhak melakukan melakukan pengembalian dana untuk pembelian kripto, baik dalam bentuk Bitcoin atau dollar Amerika, karena harga Bitcoin bisa berubah kapan saja.

(Baca Juga: Ingin Memulai Investasi dengan Reksadana? Kenali 9 Aplikasi untuk Investasi Reksadana)

Keunggulan Produk Tesla Dibandingkan Mobil lain

Trend mobil listrik saat ini memang sedang tinggi, selain karena kecanggihannya jenis mobil ini sangat ramah lingkungan dan mampu mengurangi polusi udara. Tesla merupakan pelopor tren mobil listrik yang menghadirkan sistem kemudi otomatis. 

Kombinasi software yang disematkan pada produk Tesla membuat mobil listrik ini banyak diminati oleh masyarakat yang ada di seluruh dunia. 

Selain itu Tesla memiliki beberapa keunggulan lain yang membuat produknya berbeda dengan jenis mobil listrik lainnya. Apa saja keunggulan tersebut, simak penjelasannya sebagai berikut.

Branding yang bagus

Mau sebagus apapun sebuah produk, jika tidak memiliki branding yang kuat tentu akan dikalahkan dengan yang lainnya. Selain memiliki produk yang mumpuni, Produk Tesla juga memiliki sistem branding yang bagus sehingga dapat membuat para pelanggan percaya.

Hal tersebut dipengaruhi oleh sistem pemasaran Tesla yang tidak nanggung dan selalu berupaya untuk memberikan kemudahan bagi para pelanggan guna dapat menikmati produknya.

Selain itu Tesla juga telah memiliki image yang bagus di mata publik sehingga mampu menarik minat masyarakat dengan mudah. Tesla dikenal sebagai mobil listrik praktis yang mengusung konsep super canggih dengan kecepatan tinggi.

Desain mobil Tesla juga dinilai sangat menarik dan mampu mengimbangi selera kebanyakan masyarakat di dunia milenial seperti saat ini. Tak heran jika banyak masyarakat yang tertarik menggunakan Tesla.

Baterai yang tahan lama

Salah satu masalah yang menjadi kekhawatiran pengguna akan mobil listrik adalah kehabisan daya baterai saat di jalan. Hal tersebut bisa saja menjadi hal yang biasa karena mobil listrik memang mengandalkan penggunaan baterai.

Selain itu saat ini belum terlalu banyak stasiun yang bisa digunakan untuk mengisi baterai. Namun jika menggunakan Tesla, kamu tidak perlu khawatir. 

Menjawab kekhawatiran pelanggan, Tesla telah menghadirkan kapasitas baterai yang lebih besar, efisien dan tahan lama. Bahkan telah diuji coba bahwa baterai Tesla mampu bertahan sampai 1,6 juta km.

Sekali mengisi daya kamu bisa menempuh jarak hingga 827 km dengan kecepatan rata-rata sekitar 72 km/h. Baterai Tesla memiliki spesifikasi 2x lebih unggul dibandingkan dengan mobil listrik lainnya.

Software yang terus diupdate

Seperti halnya software komputer yang membutuhkan pembaharuan, Tesla juga selalu mengupdate teknologi software yang digunakan pada produknya. 

Pengupdatean software dilakukan secara berkala dan akan disesuaikan dengan teknologi terbaru yang sedang dikembangkan. 

Dalam setiap pengembangan, akan ditambahkan berbagai fitur atau peningkatan fitur sebelumnya untuk memastikan produk mobil listrik dapat digunakan secara lebih efektif dan aman. 

Proses pengupdatean software juga dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Pembaruan sistem software dilakukan untuk meningkatkan kenyaman serta pengalaman pelanggan saat menggunakan Tesla. 

Hal tersebut menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki Tesla, karena beberapa produk mobil listrik lain melakukan pengembangan sistem sangat lama.

Teknologi AI yang canggih

Tesla disebut sebagai pelopor mobil canggih bukanlah tanpa alasan. Selain sebagai pelopor mobil listrik, nyatanya Tesla juga mempelopori kecerdasan buatan (AI) yang ada pada mobil listrik.

Tesla mengembangkan sistem Autopilot yang dapat diatur untuk bergerak sendiri tanpa adanya pengemudi. Tesla menggunakan sensor yang bisa membaca setiap pergerakan sampai radius 100 m serta dapat membaca adanya objek yang berada di sekeliling mobil.

Mobil tesla dilengkapi dengan kamera yang membantu sensor mobil dapat bekerja dengan lebih akurat. Selain itu Tesla juga dilengkapi dengan navigasi yang mampu membaca pemetaan secara 2D dan 3D sehingga kamu tidak perlu takut tersesat ketika berkendara.

Tesla juga telah melengkapi produknya dengan sistem rem darurat untuk menjaga keamanan pengendara.

Kepopuleran Bitcoin saat ini membuat Tesla mengambil langkah inovatif guna meningkatkan daya beli akan produk Tesla yang dijual di pasaran. Dengan memberikan berbagai opsi pembayaran yang beragam, Tesla yakin mampu memberikan kemudahan dalam transaksi pembelian mobil.

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Investasi