InvestasiReksadana

 Pengertian Reksadana Saham Bisnis, dan Cara Mengevaluasi Reksadana Saham

Pengertian Reksadana Saham Bisnis

Reksadana saham merupakan salah satu portofolio saham yang banyak diminati dalam dunia investasi karena tingginya nilai return yang ditawarkan. Reksadana saham memang memiliki return tinggi yang diikuti dengan risiko yang tinggi pula. Karena itu, Kamu harus mengetahui pengertian reksadana saham bisnis.

Selain pengertian reksadana saham bisnis, Kamu juga harus mengetahui perbedaan antara reksadana saham dengan saham, return and risk, serta hal yang harus Kamu ketahui agar dapat melakukan evaluasi terhadap reksadana saham bisnis sehingga Kamu dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal.

 

Mengenal Reksadana

Sebelum menjelaskan mengenai pengertian reksadana saham bisnis, kami akan memberitahu mengenai reksadana itu sendiri reksadana adalah sebuah tempat atau wadah untuk mengumpulkan dana investasi yang kemudian diinvestasikan oleh manajer investasi.

Selain menginvestasikan anggaran yang Kamu berikan, manajer investasi juga memiliki tugas untuk melakukan analisis terhadap portofolio investasi sebelum berinvestasi dan juga menganalisis return and risk dari investasi tersebut.

Ada beberapa jenis reksadana yaitu reksadana saham, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap dan juga reksadana obligasi atau surat utang. Perbedaan diantara semua jenis reksadana tersebut terletak pada portofolio investasi yang digunakan.

(Baca Juga: Penjelasan Lengkap tentang Pengertian Reksadana Pendapatan Tetap, Ikutin Yuk)

Pengertian Reksadana Saham Bisnis

Pengertian reksadana saham bisnis adalah jenis reksadana yang menggunakan portofolio berbentuk saham yang dikelola oleh manajer investasi dengan membeli atau juga menjual saham. Kamu akan mendapatkan keuntungan investasi dari selisih harga jual dan harga beli saham.

Baik reksadana saham dan juga saham sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang begitu signifikan, karena portofolio yang digunakan adalah berupa saham. Perbedaan diantara keduanya adalah bahwa pada reksadana saham, Kamu juga tidak perlu melakukan pengamatan terhadap fluktuasi harga saham secara pribadi.

Hal itu dikarenakan pengamatan fluktuasi harga saham tersebut akan dilakukan oleh manajer investasi yang Kamu gunakan jasanya. Selain itu, perbedaan antara reksadana saham dengan saham yang lain adalah reksadana saham hanya bisa dilakukan pada perusahaan dengan badan hukum yang tercatat.

Tujuan dari tercatatnya perusahaan pada bursa efek Indonesia maupun luar negeri adalah untuk menjaga dan melindungi Kamu sebagai pemodal dari penipuan. Pelaksanaan proses pendaftaran perusahaan ke bursa efek juga tidak mudah karena diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berikut adalah beberapa hal yang dilakukan oleh OJK untuk tujuan melindungi para pemodal:

  • Proses pendaftaran perusahaan dilakukan dengan kriteria yang ketat dan juga diawasi secara langsung oleh OJK
  • Pemodal dilarang untuk membeli saham di bursa efek luar negeri yang informasi mengenai saham tersebut tidak dapat diakses dari Indonesia melalui fasilitas internet maupun media massa
  • Pemodal dilarang untuk menguasai lebih dari 5% modal saham dari perusahaan terkait
  • Nilai investasi maksimum yang dilakukan pada satu saham adalah 10% dari nilai aset pada Reksadana.

Reksadana saham bisnis ini tidak selalu ditempatkan pada saham karena sebagian investasi dapat ditempatkan dengan bentuk cash atau juga bentuk deposito. Hal ini dilakukan untuk mempermudah Kamu sebagai investor untuk mencairkan dana dengan cepat.

Umumnya, komposisi di dalam reksadana saham adalah sebesar 80% berupa saham dan sisanya berupa cash. Untuk mengetahui dan melihat komposisi ini, Kamu dapat memeriksa prospectus atau juga fund fact sheet yang diperbaharui setiap bulannya.

 

Mengevaluasi Reksadana Saham Bisnis

Pengertian Reksadana Saham Bisnis - Mengevaluasi Reksadana saham bisnis

Setelah mengetahui pengertian reksadana saham bisnis, kamu juga harus belajar untuk mengevaluasi reksadana saham bisnis tersebut. Pada dunia investasi, kita mengenal istilah return dan juga istilah risk.

Risk adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan risiko atau ketidakpastian terkait dengan investasi, hal ini sangat erat kaitannya dengan target pengembalian dana yang diharapkan. Adapun return adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyatakan keuntungan yang bisa Kamu dapatkan saat melakukan investasi.

Return ini menjadi faktor utama yang menjadi pendorong banyak orang untuk melakukan investasi. Dalam menjalankan investasi, Kamu tidak boleh hanya memikirkan keuntungan atau return saja namun juga harus mempertimbangkan risk yang akan Kamu hadapi.

Kamu juga harus melakukan evaluasi untuk mengetahui kinerja dari reksadana saham yang Kamu miliki. Adapun faktor yang dapat Kamu pertimbangkan untuk melakukan evaluasi di antara lainnya adalah:

Risiko

Pengertian Reksadana Saham Bisnis - Risiko

Risiko atau risk seperti yang sebelumnya sudah kami singgung memiliki keterkaitan yang tinggi dengan keuntungan atau return. Biasanya, reksadana dengan return yang tinggi memiliki risiko yang tinggi juga.

Evaluasi atau penilaian reksadana harus Kamu lakukan dengan membandingkan keuntungan dengan tingkat risiko atau risk adjusted return. Evaluasi tersebut akan membuat perbandingan antara satu reksadana dengan yang lainnya menjadi setara.

Pada kondisi pasar saham yang sedang bagus, risiko dari saham tersebut tidak akan terlihat. Namun saat kondisi pasar saham sedang tidak bagus, Kamu mungkin saja kaget karena nilai saham akan menjadi anjlok. Karena itu, Kamu harus mempertimbangkan risiko dari investasi tersebut.

(Baca Juga: Pengertian Reksadana Campuran, Jenis dan Risiko serta Keuntungannya)

Usia

Pengertian Reksadana Saham Bisnis - Usia

Usia reksadana yang semakin lama merupakan tanda bahwa reksadana tersebut sudah melalui masa bust dan juga masa boom dari pasar modal. Hal tersebut dapat menjadi bukti bahwa reksadana saham yang dipilih sudah teruji dalam waktu sulit.

Usia reksadana yang sudah lama juga dapat menjadi tolak ukur bahwa Kamu dapat menginvestasikan dana pada reksadana tersebut dengan jangka waktu yang Panjang dan tidak akan tiba-tiba mengalami permasalahan pailit atau kebangkrutan.

Likuiditas

Pengertian Reksadana Saham Bisnis - Likuiditas

Likuiditas merupakan salah satu hal yang masuk ke dalam pengertian reksadana saham bisnis. Likuiditas merupakan kemampuan dari suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya sebelum waktu jatuh tempo. Likuiditas reksadana saham yang baik dapat dilihat dari kemudahan mencairkan dana investasi.

Dengan likuiditas yang baik, Kamu tidak akan sulit untuk menjual Kembali saham yang sudah Kamu beli melalui investasi reksadana saham. Namun yang perlu Kamu ketahui, saham dengan return tinggi mungkin saja memiliki likuiditas yang buruk.

Dana kelolaan

Pengertian Reksadana Saham Bisnis - Dana Kelolaan

Ukuran atau jumlah dari dana kelolaan yang ada di dalam reksadana dapat mencerminkan tingkat kepercayaan investor kepada reksadana saham tersebut. Semakin besar dana kelolaan, dapat diketahui bahwa banyak investor yang percaya dengan reksadana saham tersebut.

Selain menunjukkan tingkat kepercayaan investor, jumlah dana kelolaan ini dapat mencerminkan kemampuan dan juga kredibilitas dari manajer investasi dalam mengelola dana investasi yang diberikan oleh para investor.

Objektivitas

Pengertian Reksadana Saham Bisnis - Objektivitas

Objektivitas evaluasi yang dimaksudkan adalah perhitungan keuntungan atau return harus dilakukan oleh pihak yang independen dan bukan merupakan perusahaan afiliasi dengan manajer investasi terkait sehingga kemudian hasilnya objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Evaluasi reksadana saham harus dilakukan pada periode evaluasi yang sama untuk menghasilkan evaluasi yang objektif. Hal ini disebabkan karena evaluasi pada periode yang berbeda memiliki kemungkinan tinggi untuk menghasilkan kinerja yang sangat berbeda.

 

Melalui penjelasan kami terkait dengan pengertian reksadana saham bisnis, perbedaan antara reksadana saham dengan saham, return and risk, serta cara melakukan evaluasi terhadap reksadana saham bisnis, kami harap Kamu tidak akan salah memilih dan mendapatkan return tinggi dari investasimu.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Investasi