Finansial SyariahInvestasi

Yuk Kenali Lebih Dalam Apa itu Investasi Saham Syariah!

Investasi Saham Syariah

 Investasi Saham Syariah – Metode Investasi saham syariah saat ini sudah tidak asing lagi di masyarakat. Dari keberadaan bank yang berkonsep syariah hingga produk keuangan syariah (seperti tabungan syariah dan saham syariah).

Perkembangan metode Syariah ini bermula dari asumsi adanya riba dalam bunga tabungan yang diterima dari bank. Apalagi banyak yang beranggapan bahwa bermain saham atau berinvestasi saham sama saja dengan berjudi.

Padahal di pasar modal juga terdapat produk saham yang disebut dengan saham syariah. Tak perlu khawatir, kini Anda bisa memilih berinvestasi di saham syariah.

Yuk Pahami Lebih Dalam Tentang InvetasI Saham Syariah

Investasi Saham Syariah - Yuk Pahami Lebih Dalam Tentang InvetasI Saham Syariah

Beberapa perusahaan saham Syariah yang ada di Indonesia sudah memiliki Fatwa DSN (Dewan Syariah Nasional) yaitu Fatwa No : 80/DSN-MUI/III/2011 yang mengatur perdagangan saham syariah.Yang dimana mekanisme perdagangan saham syariah sudah dijelaskan di Bursa Efek Indonesia menggunakan akad Bai Al Musawamah (jual beli dengan lelang berkelanjutan).

Lalu Kenapa Anda Harus Investasi Saham Syariah?

Kebanyakan orang-orang beranggapan bahwa berinvestasi saham lebih cocok untuk “berkantong tebal” atau orang-orang memiliki uang banyak. Itu dulu, kini semua orang bisa berinvestasi di saham dengan modal yang terjangkau.

Bahkan berinvestasi tidak lagi sulit. Berinvestasi di saham bisa Anda lakukan secara online dan pilihannya juga beragam, salah satunya berinvestasi di saham syariah.

Berinvestasi itu penting, investasi dapat membantu memenuhi tujuan keuangan masa depan seperti pembelian rumah, dana pernikahan, dana pendidikan, dana haji / umrah, dan dana pensiun.

Investasi saham merupakan investasi yang dapat dipilih untuk memenuhi tujuan keuangan jangka panjang Anda. Kemudian modal investasi sekarang lebih murah. Anda bahkan bisa berinvestasi di saham senilai Rp 100.000. Daripada menabung, lebih baik menabung saja saham agar uang Anda tidak tergerus inflasi.

(Baca Juga: 8 Jenis Investasi Yang Menguntungkan Beserta Penjelasan Risikonya)

Tentunya Anda juga perlu memahami ilmu fundamental dalam berinvestasi dan memahami produk investasi apa yang Anda pilih. Agar berkah dan halal, tentunya Anda bisa memilih berinvestasi di saham syariah. Untuk mempelajari lebih lanjut, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini

Pengertian Saham Syariah

Investasi Saham Syariah - Pengertian Saham Syariah

Menurut laporan Bursa Efek Indonesia, pengertian saham syariah merupakan efek dalam bentuk surat berharga yang tidak bertentangan dengan aturan syariah di pasar modal.

Pengertian saham syariah dalam konteks secara umum mengacu pada pengertian saham yang diatur dalam peraturan perundang-undangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bagi para pemula, pahami bahwa investasi saham syariah bukanlah judi. Sehingga ada anggapan bahwa bermain saham atau berinvestasi saham syariah sebagai tindakan judi tentunya tidak tepat.

Ingat, perjudian itu ilegal sementara membeli dan menjual saham adalah tindakan legal dan diakui. Bahkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memastikan tidak ada unsur judi pada saham. Anda hanya membeli dan menjual seperti pasar. Namun, jika pasar yang diperdagangkan adalah barang kebutuhan pokok, maka pasar saham yang diperdagangkan adalah kepemilikan pada perusahaan tertentu.

Mempertanyakan tentang saham syariah, bagi umat Islam, saham syariah ini sesuai dan mampu menampung keinginan untuk memiliki saham yang sesuai dengan nilai-nilai agamanya.

Cara Investasi Saham Syariah

Investasi Saham Syariah - Cara Investasi Saham Syariah

Tidak ada yang sulit bila Anda ingin mencoba berinvestasi di saham syariah. Cara berinvestasi mudah dipahami dan dilakukan.

Bahkan sekarang Anda bisa berinvestasi dengan mendaftar secara online. Jadi Anda tinggal mengeceknya secara online di situs perusahaan sekuritas, platform investasi resmi yang menjual saham.

Bagi para pemula, sebelum berinvestasi saham syariah harus paham bagaimana cara membeli saham di bursa efek Indonesia. Anda harus terlebih dahulu membuat akun sekuritas / saham sebelum memulai investasi saham syariah.

Membuat akun share bisa dilakukan secara online. Perlu Anda ketahui bahwa ketika Anda membuka rekening saham tidak dilakukan di Bursa Efek Indonesia melainkan di perusahaan sekuritas (Anda bisa memilih sendiri di perusahaan sekuritasnya).

Kemudian nantinya Anda bisa memilih jenis saham syariah yang Anda minati. Namun, tentunya membeli saham tidak sama dan tidak semudah membeli kue di toko. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum akhirnya bisa memiliki saham syariah yang diidam-idamkan.

Berikut beberapa langkah yang perlu Anda perhatikan dan lakukan ketika ingin berinvestasi di saham syariah.

Kenali Daftar Saham Syariah

Investasi Saham Syariah - Kenali Daftar Investasi Saham Syariah

Khusus untuk saham syariah, Anda harus mengidentifikasi daftar perusahaan tempat Anda bisa berinvestasi saham syariah. Untuk mengetahuinya, Anda bisa mengeceknya melalui daftar indeks saham syariah.

Terdapat tiga jenis indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia, yaitu Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), Jakarta Islamic Index (JII), dan Jakarta Islamic Index 70 (JII 70 Index).

Daftar tersebut akan menampilkan emiten saham syariah yang dapat Anda miliki. Jangan khawatir, banyak sekali pilihan saham syariah karena berdasarkan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) saja saat ini terdapat lebih dari 400 saham syariah.

(Baca Juga: Beberapa Tips untuk Memulai Bisnis Syariah di Indonesia)

Pastikan Saham Bebas Dari Praktik Yang Tidak Sesuai Dengan Islam

Investasi Saham Syariah - Pastikan Saham Bebas Dari Praktik Yang Tidak Sesuai Dengan Islam

Setelah mengetahui daftar emiten yang bisa Anda beli untuk berinvestasi di saham syariah, langkah selanjutnya adalah mengecek keakuratan emiten tersebut. Pastikan lagi bahwa saham-saham yang telah dicantumkan bebas dari praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada beberapa syarat yang membuat emiten dikategorikan sebagai saham syariah. Istilah-istilah ini seperti yang disebutkan di bawah ini.

Jenis usaha, barang atau jasa, kontrak dan pengelolaan penerbit tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah.

Emiten wajib menandatangani dan memenuhi persyaratan kontrak sesuai dengan prinsip syariah.

Emiten wajib mempunyai Syariah Compliance Officer (SCO) untuk menjelaskan prinsip syariah. Istilah SCO adalah pejabat atau petugas yang ada di lembaga atau perusahaan yang sudah tersertifikasi oleh Majelis Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia sebagai tanda telah memahami konsep syariah di pasar modal.

 

Jangan Asal-Asalan dalam Memilih Saham, Cek Fundamental dan Lakukan Analisis Teknikal

Saat Anda berinvestasi di saham, tentunya hindari asal pilih saham. Lakukan strategi sederhana yaitu melihat fundamental saham yang akan Anda beli dan melakukan pengecekan analisa teknikal.

Melihat kinerja saham itu mudah, Anda bisa mengecek langsung melalui menu Ringkasan Kinerja Perusahaan Tercatat di website BEI.

Pastikan saham tersebut memiliki kinerja yang baik karena tergolong saham dengan kapitalisasi pasar yang besar dan prospek bisnis yang cerah.

Untuk itu, Anda bisa menambah pengetahuan tentang saham dengan mengikuti sekolah pasar modal gratis yang sering diadakan oleh Bursa Efek Indonesia, jadi jangan malas menimba ilmu dengan membaca berita keuangan dan buku investasi.

Yuk Mulai Investasi Saham Syariah

Bagi Anda para umat muslim saat ini, tidak perlu bingung apakah akan melanggar ketentuan agama jika ingin bermain saham. Dengan saham syariah ini, Anda bisa mencoba berinvestasi dengan berinvestasi di suatu perusahaan tanpa perlu khawatir dengan riba. Selamat berinvestasi!

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *