EmasInvestasi

8 Keunggulan Investasi Emas untuk Masa Depan

Investasi Emas untuk Masa Depan

Investasi Emas untuk Masa Depan – Ada banyak instrumen investasi yang bisa kamu gunakan untuk menjaga aset ataupun menambah nilai asetmu di masa mendatang. Salah satu instrumen investasi yang masih banyak dilirik karena sifatnya yang tahan banting terhadap gejolak ekonomi nasional dan internasional adalah investasi emas. 

8 Keuntungan Investasi Emas untuk Masa Depan

 1. Pelindung Nilai Aset

Investasi Emas untuk Masa Depan

Salah satu keunggulan emas yang diakui sejak ribuan tahun yang lalu adalah kemampuannya sebagai penjaga atau pelindung nilai aset. Nilai aset yang dimaksud di sini adalah nilai suatu kekayaan untuk dapat digunakan membeli suatu barang kebutuhan dari waktu ke waktu.

Sebagai contoh, 1 dinar emas pada 1400 tahun yang lalu dapat digunakan untuk membeli satu ekor kambing. Satu dinar sendiri setara dengan emas 22 karat sebesar 4,25 gram. Jika diuangkan, satu dinar sama nilainya dengan Rp 2,9 juta yakni senilai dengan harga satu ekor kambing berukuran sedang.

Sementara mata uang Rupiah sebesar Rp 700 ribuan yang beberapa tahun yang lalu dapat digunakan untuk membeli satu ekor kambing, kini sudah tidak cukup lagi. Oleh karena itu, dibandingkan menyimpan aset dalam bentuk mata uang, emas lebih disarankan untuk digunakan sebagai instrumen pelindung aset.

(Baca Juga: Simak Yuk, 9 Jenis Investasi Saham dengan Resiko Rendah)

Kemampuan emas sebagai pelindung nilai aset dikarenakan harga emas yang cenderung naik seiring waktu dan lebih stabil saat diterpa berbagai kondisi ekonomi. Kamu juga bisa mendapat keuntungan dari selisih harga saat membeli emas dengan harga saat menjual emas.

Namun, jika ingin memperoleh keuntungan dari emas dengan cara ini, kamu harus menyimpan emas tersebut selama beberapa waktu sebelum menjualnya kembali.

2. Bebas Pungutan Pajak

Bebas Pungutan Pajak

Tidak seperti beberapa instrumen investasi lainnya seperti properti, saham, reksadana, dan asuransi, investasi emas tidak dapat dipungut pajak kecuali kamu menyimpan emas di lembaga perbankan atau lembaga tertentu seperti Pegadaian. 

Jika kamu menyimpan emas di lembaga perbankan atau pihak kedua, maka kamu akan dipungut biaya jasa penjagaan emas atau biaya sewa safe deposit box di lembaga perbankan tersebut. Namun, jika kamu memilih menyimpan emas tersebut di rumah, maka kamu tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali.

Oleh karena itu, berkecimpung di dunia investasi emas bisa menjadi pilihan terbaik untuk mereka yang ingin investasi bebas pajak. 

3. Mudah Memantau Harga Pergerakan Emas

Investasi Emas untuk Masa Depan

Harga pergerakan emas sangat mudah dipantau dibandingkan dengan instrumen investasi konvensional lainnya seperti tanah, properti dan sebagainya. Keunggulan ini bisa kamu dapatkan jika investasi emas batangan yang dikeluarkan dari lembaga terpercaya seperti logam mulia antam, UBS, semar dan lainnya.

Dengan membeli emas batangan dari penerbit terpercaya, maka kamu bisa kapan saja memantau pergerakan harganya di website penerbit emas tersebut ataupun website lainnya. Sebaiknya, kamu membeli emas dan menjual kembali emas tersebut langsung di gerai emas resmi yang menerbitkannya.

Jika tempat tinggalmu tidak terdapat gerai emas resmi yang menerbitkan emas tersebut, maka kamu bisa membeli dan menjual emas melalui lembaga milik pemerintah yang memang menjual dan membeli emas seperti Pegadaian. Kamu bisa memantau harga emas antam dan UBS di Pegadaian langsung dari website.

Dengan begitu, kamu bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli ataupun menjual emas agar dapat untung. 

4. Bersifat Liquid

Bersifat Liquid

Secara umum, instrumen investasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yakni instrumen liquid atau mudah dicairkan dan instrumen non liquid atau sulit dicairkan. Emas merupakan salah satu jenis instrumen investasi yang mudah dicairkan tidak seperti tanah, properti, ataupun produk perbankan berjangka. 

Mengingat sifat emas yang mudah dicairkan, investasi emas masih sangat menggiurkan bagi kebanyakan orang. Emas dapat langsung dijual untuk ditukar menjadi mata uang sehingga cocok sebagai dana darurat saat keadaan genting.  

Pemilik emas dapat langsung menjual emasnya ke toko emas kapanpun dibutuhkan. Oleh karena itu, pada umumnya orang memilih menyimpan sebagian emasnya di rumah agar dapat sewaktu-waktu digunakan.

5. Risiko Kecil

Risiki Kecil

Volatilitas harga emas cenderung statis untuk jangka yang pendek sehingga emas bisa menjadi instrumen investasi paling aman ditinjau dari tingkat resikonya. Emas juga merupakan instrumen investasi yang paling cocok dipilih oleh para pemula di bidang investasi.

Hal ini karena para pemula di bidang investasi cenderung tidak mau mengambil instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham. Bermain saham apabila salah langkah sedikit saja bisa menyebabkan investor kehilangan ratusan sampai milyaran uang dalam sekejap mata.

Harga emas jauh lebih stabil dan penurunannya juga tidak begitu drastis dalam jangka waktu singkat sehingga lebih aman. Kalaupun harga emas turun, kamu hanya perlu menunggu beberapa waktu hingga harga emas kembali stabil dan meningkat kembali.

(Baca Juga: 8 Syarat Pinjaman Online Langsung Cair dengan Mudah, Ingin Mencoba?)

6. Tidak Harus Modal Besar 

Investasi Emas untuk Masa Depan

Berbeda dengan instrumen investasi lain seperti properti, saham, reksadana, asuransi dan sebagainya yang membutuhkan modal besar, investasi emas bisa kamu lakukan bahkan hanya dengan biaya mulai dari ratusan ribu saja. 

Beberapa penerbit emas besar juga mengeluarkan produk emas batangan setengah gram yang harganya berkisar Rp 400 sampai Rp 500 ribuan. Sementara harga emas batangan 1 gram saat ini berkisar Rp 900 ribuan. Dengan biaya mulai dari ratusan ribu saja, kamu sudah bisa berinvestasi emas mulai dari sekarang.

Kamu bisa mulai berinvestasi emas dengan menabung sedikit demi sedikit selama sebulan. Dengan menabung minimal Rp 30 ribuan sehari saja selama sebulan penuh, kamu sudah bisa membeli satu gram emas.

7. Tidak Membutuhkan Biaya Perawatan Tinggi

Investasi Emas untuk Masa Depan

Penyimpanan emas sebenarnya hampir tidak membutuhkan biaya perawatan sama sekali. Kamu cukup menyimpannya di tempat yang aman dan kering maka emas tersebut hampir bisa dipastikan akan aman. Hal ini berbeda dari investasi properti yang tentunya membutuhkan biaya perawatan tinggi.

Investasi properti memang menjanjikan keuntungan yang cukup menggiurkan, namun  properti harus selalu dijaga dan dirawat agar nilainya meningkat. Jika dibiarkan, maka properti akan rusak dan berakibat nilainya menurun. 

Sebaliknya, investasi emas tidak harus selalu diberikan perawatan rutin karena sifatnya yang tahan terhadap kondisi lingkungan serta tidak mudah rusak. Apabila emas yang kamu miliki berjumlah banyak dan ingin disimpan di tempat aman, maka kamu bisa menyewa safe deposit box di bank.

8. Investasi Aman saat Resesi Ekonomi

Investasi Aman saat Resesi Ekonomi

Saat resesi ekonomi, emas menjadi salah satu instrumen investasi paling aman dibandingkan instrumen investasi lainnya. Bagi investor saham, sangat disarankan agar portofolio yang dimiliki diversifikasi agar lebih banyak alternative pengaman yang dimiliki.

Emas menjadi salah satu instrumen diversifikasi paling aman terutama saat resesi ekonomi melanda. Harga emas terbukti tetap stabil selama beberapa kali terjadi resesi ekonomi global. Bahkan, seringkali harga emas justru meningkat saat resesi global.

Emas merupakan salah satu logam mulia yang sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Emas memiliki nilai intrinsik yang diakui oleh seluruh negara di dunia. Nilai emas selalu naik tidak seperti nilai mata uang yang cenderung fluktuatif sehingga cocok dipilih oleh para pemula yang belajar investasi.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Emas