Finansial

11 Tips Menabung untuk Pelajar Anti Gagal

Tips Menabung Untuk Pelajar

Kata siapa menabung hanya bisa dilakukan setelah memiliki pekerjaan? Justru sebaliknya, kebiasaan menabung perlu diajarkan dan diterapkan sedini mungkin lho. Teruntuk kamu yang saat ini masih berstatus pelajar dan ingin mulai menabung, coba ikuti tips menabung untuk pelajar di bawah ini yuk!

Tips Menabung untuk Pelajar

Status pelajar konon menjadi salah satu waktu paling menyenangkan dalam hidup karena belum memiliki banyak beban dan tanggung jawab. Tapi karena belum memiliki tanggung jawab secara finansial, banyak yang beranggapan bahwa seorang pelajar belum perlu untuk menabung. 

Padahal, banyak lho keuntungan yang bisa kamu dapat jika kamu mulai menabung sejak sekarang. Salah satunya adalah kamu bisa bebas menggunakan uang tabungan kamu tanpa perlu izin atau merasa sungkan dengan orang tua. 

Selain itu, secara tidak langsung menabung akan melatih kemandirian kamu dan bahkan bisa menumbuhkan keahlian dalam mengatur keuangan sendiri. 

Jadi nanti setelah kamu terjun ke dunia kerja, kamu sudah cukup pintar dalam mengelola keuangan dan bahkan terbiasa menyisihkan uang gaji sebagai simpanan untuk masa depan atau digunakan untuk hal-hal tak terduga. Inilah beberapa tips ampuh yang bisa kamu terapkan untuk mulai menabung:

Mulai dengan Nominal Kecil Namun Rutin

Tips Menabung Untuk Pelajar - Mulailah dengan nominal kecil

Tak hanya untuk kamu yang berstatus pelajar, tapi untuk siapapun kamu di luar sana yang sedang berkeinginan untuk menabung, jangan beranggapan bahwa menabung harus selalu dengan jumlah banyak ya. 

Justru, cara terbaik adalah memulainya dengan nominal yang kecil tapi harus rutin. Kuncinya ada di kata terakhir nih, yaitu “rutin”. Sebagai pelajar, satu-satunya ‘kran pemasukan’ kamu saat ini pastinya dari orang tua, kan? Nah, coba deh mulai hari ini sisihkan sedikit uang jajan yang kamu dapat untuk disimpan. 

(Baca Juga: Ini Dia 9 Tips Menabung di Rumah untuk Pemula)

Tidak harus setiap hari kok, kamu bisa coba satu kali dalam sebulan, seminggu sekali, atau tiga hari sekali misal. Jika kamu mendapat Rp 500.000 per bulan sebagai uang jajan misal, kamu bisa coba sisihkan Rp 50.000 untuk ditabung. 

Jika kamu mendapat uang jajan Rp 100.000 per minggu, kamu bisa tabung Rp 10.000 atau lebih. Sesuaikan saja dengan kebutuhan kamu dan kira-kira berapa sisa uang yang bisa dimasukkan ke tabungan.

Catat Kebutuhan dan Pengeluaran

Tips Menabung Untuk Pelajar - Catat Kebutuhan dan Pengeluaran

Jika kamu belum bisa mengira-ngira berapa uang yang bisa kamu sisihkan, coba catat dulu apa saja kebutuhan kamu dalam 1 minggu atau 1 bulan dan lihat berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. 

Setelah mendapat jumlahnya, kamu bisa lihat kira-kira ada sisa atau tidak dari jatah uang jajan kamu. Jika ada sisa, maka itulah yang harus kamu tabung. Jika tidak ada sisa, maka cek tips menabung untuk pelajar pada poin berikutnya.

Belajar Bijak dalam Menggunakan Uang

Tips Menabung Untuk Pelajar - Belajar Bijak Dalam Menggunakan Uang

Jika kebetulan tidak ada sisa dari uang jajan kamu, coba lihat lagi dan perhatikan dengan seksama daftar kebutuhan / keperluaan yang sudah kamu catat tadi. Cek satu per satu dan pikirkan dengan baik apakah setiap poin dalam daftar tersebut benar-benar kamu butuhkan.

Misalnya dalam daftar tersebut ada barang yang ingin kamu beli, mungkin casing hp baru, baju baru, atau sekedar camilan rutin yang biasa kamu beli setiap minggu atau bahkan setiap hari. 

Coba pikirkan lagi apakah cemilan itu benar-benar harus dibeli sesering itu? Apakah casing hp baru benar-benar kamu butuhkan karena casing yang lama sudah rusak atau sekedar modelnya yang lucu dan ingin kamu beli?

Intinya, belilah sesuatu yang memang kamu butuhkan, bukan yang kamu inginkan. Contoh hal-hal yang memang kamu butuhkan sebagai pelajar adalah uang transport ke sekolah / kampus, biaya makan jika misalnya kamu ngekos, print tugas-tugas sekolah, beli buku atau alat tulis, dan sejenisnya.

Belajar Mengatakan “Tidak”

Tips Menabung Untuk Pelajar - Belajar Mengatakan TIdak

Masa-masa sekolah atau kuliah memang paling asik kalau bisa sering nongkrong dengan teman-teman ya? Apalagi jika kamu tidak tinggal bersama dengan orang tua, pasti rasanya ingin terus ‘kelayapan’ karena tidak ada rasa khawatir akan dimarahi oleh orang tua, kan?

Pergi senang-senang dengan teman untuk sekedar melepaskan stress atau lelah karena mengerjakan tugas memang tidak salah kok. Aktivitas seperti ini memang ampuh membuat bahagia tapi juga mampu menguras isi dompet. 

Bahkan meskipun kamu hanya menghabiskan Rp 20.000 untuk setiap nongkrong, tapi jika terjadi selama 5 hari dalam seminggu, maka kamu sudah menghabiskan Rp 100.000. Kamu tidak harus langsung stop dari kebiasaan asik ini kok, cukup kurangi saja, mungkin dari 5 kali seminggu menjadi jadi 2-3 kali saja. 

Lebih baik lagi jika hanya 1 kali dalam seminggu. Jadi mulai sekarang, setiap kali ada teman yang mengajak nongkrong, belajarlah untuk bilang “tidak” agar sebagian uang jajan bisa kamu tabung.

Batalkan Langganan yang Tidak Digunakan

Mulai sekarang, pikirkan dua kali sebelum kamu mendaftar untuk berlangganan apapun, misalnya menjadi member tempat fitnes, langganan Netflix dan Youtube Premium, atau yang lainnya. Coba pertimbangkan lagi, apakah kamu benar-benar menggunakannya secara maksimal? Jika tidak, maka batalkan.

(Baca Juga: 9 Tips Keuangan Anak Muda yang Wajib Kamu Tahu!)

Temukan Hal-Hal Gratis

Meski sudah tidak lagi berlangganan Netflix dan Youtube Premium, bukan berarti kamu tidak bisa menonton film dan drama-drama favorit kok. Ada banyak lho, situs dan aplikasi yang menyajikan film serta drama-drama keren plus terbaru, dan tentu saja gratis. 

Beli Kualitas, Bukan Kuantitas

Jika kamu termasuk orang yang mudah tergiur dengan harga murah, coba mulai sekarang ubah kesukaan ini ya. Karena faktanya, membeli sedikit barang dengan kualitas tinggi akan lebih hemat daripada membeli barang murah tapi mudah rusak.

Jangan Remehkan Uang Receh

Uang koin senilai Rp 500 atau Rp 1.000 memang akan terlihat sangat rendah ya jika dibandingkan uang kertas senilai Rp 50.000 atau bahkan Rp 100.000.

Tapi jangan salah, saat dompet kamu sedang benar-benar kering dan uang jajan tak kunjung datang, setoples uang koin yang selama ini rajin kamu kumpulkan bahkan bisa memberi kamu makan lho.

Jadi mulai hari ini, jika kamu mendapat kembalian uang koin dari supermarket atau warung makan, jangan lupa untuk dikumpulkan ya. Jika sudah banyak, kamu bisa tukarkan ke tempat tertentu yang menerima penukaran uang koin. 

Belajar Memasak

Khusus untuk kamu yang tidak tinggal satu atap dengan orang tua alias ngekos, yuk mulai belajar memasak. Bagi anak kos, makanan pastinya adalah pengeluaran paling banyak karena harus dilakukan setiap hari dan bahkan satu hari minimal 3 kali. 

Jika dalam satu kali makan kamu menghabiskan Rp 15.000 misal, maka sehari sudah habis Rp 45.000, dan dalam seminggu sudah Rp 315.000. Tapi harga makanan tidak selalu flat Rp 15.000 kan? Bisa saja kamu membeli yang Rp 17.000 atau bahkan Rp 25.000.

Selain itu, memasak sendiri akan menambah skil bertahan hidup kamu, membuat kamu lebih struggle, mengurangi sifat malas, menambah poin plus dalam diri kamu, dan merupakan cara terbaik untuk memastikan bahwa kamu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bersih setiap hari. 

Banyak juga kan keuntungan dari bisa memasak sendiri? Apalagi jika kamu adalah wanita, maka nantinya setelah menikah kamu tidak perlu repot lagi belajar memasak.

Kurangi Kebiasaan Buruk

Kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol tidak hanya merugikan kesehatan tapi juga menguras uang. Percaya deh, kebiasaan-kebiasan seperti ini benar-benar tidak ada gunanya kok! Sekarang mungkin kamu belum sadar, tapi setelah dewasa nanti, kamu bisa sangat menyesal lho.

Hal-hal semacam ini akan merusak tubuh kamu secara perlahan, mendatangkan berbagai penyakit mengerikan, dan bahkan merokok akan membahayakan orang-orang di sekitar kamu, jadi lebih baik berhenti sekarang ya daripada menyesal di kemudian hari.

Tetapkan Tujuan Menabung

Jika sepuluh cara di atas masih terasa sulit untuk kamu lakukan misal, maka kamu bisa coba untuk memberikan alasan mengapa kamu harus menabung. 

Misalnya kamu ingin membeli laptop baru yang harganya lumayan mahal tapi orang tua tidak bisa atau tidak ingin membelikan, atau kamu ingin liburan seminggu full ke salah satu pulau cantik yang sudah lama ingin kamu datangi. 

Alasan semacam ini akan memberikan kamu semangat dan tekad untuk terus menabung sampai nominalnya terkumpul sesuai kebutuhan, jadi menabung pun tidak lagi terasa berat atau bahkan menyiksa.

Menabung sebenarnya bukan sekedar mengumpulkan uang, tapi juga membantu kamu membiasakan hal positif, mengurangi atau bahkan menghentikan sifat boros, dan pastinya kamu tidak akan kebingungan saat butuh uang mendadak. Jadi, langsung praktekkan 11 tips menabung untuk pelajar di atas ya.

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Finansial