Finansial

Berikut Tips Membangun Kekuatan Finansial Kamu Secara Bijak Serta Optimal

thumb kekuatan finansial - Tips membangun kekuatan finansial

Tips membangun kekuatan finansial yang akan kami ulaskan berikut ini lebih menekankan pada sistem pengelolaan keuangan yang bijak serta optimal. Tentu semua orang ingin menjadi kaya raya apalagi secara instan dan mudah. Namun belum tentu hal tersebut menjadi jaminan seseorang memiliki finansial terjamin.

Baca Juga : Langkah Menuju Kebebasan Finansial untuk Mencapai Titik Hidup Tertinggi

Bayangkan jika pun seseorang memiliki total gaji puluhan juta per bulan, tapi cuma habis untuk membayar tagihan cicilan pada akhirnya. Apakah hal tersebut masih bisa disebut jika kondisi finansialnya memang kuat? Tentunya kekuatan finansial harus didukung pula dengan efek ketenangan kala menikmatinya lho.

Berikut Tips Membangun Kekuatan Finansial

1. Miliki Catatan Keuangan Pribadi

catatan keuangan pribadi

Apakah kamu termasuk orang yang malas mencatat tentang data pengelolaan keuangan pribadi? Jika iya, bisa jadi tidak mau menjadi repot menjadi alasanmu malas untuk melakukan hal tersebut. Padahal jika mau ditilik lebih bijak lagi, jika pengelolaan uang pribadi tak memiliki catatan khusus malah semakin merepotkan.

Sebaiknya memiliki catatan keuangan pribadi menjadi sebuah keharusan. Jika malas mencatat di buku khusus, bisa gunakan catatan dalam gawai untuk menyimpan data kelola keuangan pribadimu tersebut ya. Sangat mudah dilakukan namun memiliki dampak yang luar biasa bagi sistem pengelolaan dana pribadimu.

Namanya manusia tentu memiliki kecenderungan untuk mudah lupa. Lagi pula kapasitas pikiran kita tentu digunakan untuk banyak hal. Tak ada salahnya membantu menyimpan data keuangan pribadi dalam sebuat catatan khusus. Kamu bisa mencatat mulai dari detail pemasukan serta pengeluarannya sekaligus.

Memiliki catatan keuangan pribadi tak hanya efektif untuk mengevaluasi pendapatan serta pengeluaran rutinmu saja. Dari sana kamu juga bisa mulai mencatat banyak hal yang mungkin saja akan menjadi targetmu beberapa tahun ke depan. Sangat efektif membantumu untuk memulai aktivitas menabung dana.

Jadi jangan sampai kamu malas-malasan untuk melakukan kegiatan pencatatan data keuangan pribadimu ya. Dengan begitu dijamin pengelolaan uangmu jadi jauh lebih teratur. Lebih mudah juga bagimu untuk makin termotivasi mengamankan kondisi finansialmu. Jangan pernah remehkan kebiasaan penting ini ya.

2. Pastikan Jumlah Anggaran Bulanan

Kebiasaanmu mencatat perihal keuangan pribadi bisa semakin ditindak lanjuti sebagai kegiatan yang makin spesifik. Misalnya saja kamu mulai mencatat perihal alokasi anggaran bulananmu sehingga semua kebutuhan finansial bisa tercukupi tanpa ada perhitungan yang minus. Biasakan untuk teliti mencatatnya.

Tentu ada banyak sekali teori maupun juga metode alokasi anggaran bulanan ini yang bisa diterapkan masing-masing individu. Salah satu yang terpopuler yakni bisa menggunakan metode 40-30-20-10. Metode ini tentunya dicetuskan oleh para ahli finansial yang amat layak untuk kamu terapkan sebagai rekomendasi.

Artinya total semua pemasukan yang kamu punya harus dibagi sesuai dengan persentase pembagian di atas tadi. Yakni 40% biasanya dihabiskan untuk pos pengeluaran pokok rutin yang memang tak bisa lagi dihindari. Mulai dari biaya membeli makanan pokok, biaya transportasi, tagihan listrik dan lain sebagainya.

Nah 30% lagi bisa dialokasikan untuk membayar beragam cicilan jika memang kamu memilikinya. Seperti yang telah diketahui bersama cicilan ini biasa diambil saat menginginkan sesuatu namun kondisi finansial belum terlalu mendukung untuk membayar secara tunai. Perhatikan jangan berfoya-foya pada pos satu ini.

Untuk yang 20% lagi penting disisihkan sebagai tabungan maupun juga investasi. Ada baiknya kamu memperluas wawasan lantaran zaman sekarang ada banyak sekali opsi investasi lengkap dengan risiko serta keunggulannya masing-masing. Dana ini bisa jadi pegangan penting yang membantu di masa depan.

Sedangkan untuk bagian 10% yang terakhir bisa langsung kamu alokasikan untuk biaya beragam sedekah. Tak ada salahnya untuk berbagi dengan sesama yang jauh lebih membutuhkan. Bagaimanapun juga ketenteraman batin tak hanya bisa dipenuhi dengan barang-barang atau yang bersifat material semata ya.

Dan ingat, saat kamu berkomitmen menjadi orang dermawan maka kebaikan itu suatu saat dengan pasti akan kembali ke diri kamu sendiri juga. Entah dalam bentuk materi yang setimpal atau dengan terbukanya pemahaman yang mendatangkan kedamaian batin. Sebuah pancingan untuk memperlancar rezekimu.

3. Pahami Apa Arti Prioritas

pahami arti prioritas

Sebagai orang yang bekerja serta menerima gaji atau pendapatan secara rutin tentunya pemasukan tersebut tak serta merta bisa diterima secara utuh. Akan ada beberapa potongan otomatis dari penghasilanmu tersebut yang memang telah diatur sedemikian rupa oleh sistem. Jelilah menghitung di sini.

Pendapatan yang akan masuk rekening atau dompetmu tentu terlebih dahulu harus dipotong untuk membayarkan pajak pada negara. Memang begitulah tugas dari seorang warga negara yang bijak. Belum lagi jika dari perusahaan tersebut kamu juga mendapatkan fasilitas beberapa macam proteksi asuransi ya.

Selain potongan pajak, potongan untuk iuran asuransi rutin juga diberlakukan. Nah ada juga pengeluaran zakat yang juga amat disarankan dalam ajaran agama. Tentu persentasenya sudah ditetapkan sesuai dengan jumlah pemasukan rutin yang diterima. Setelah melalui potongan baru kini kamu mendapat gajimu.

Jangan lantas berpikir gaji tersebut harus kamu gunakan seluruhnya untuk pengeluaran pokok yang rutin atau bahkan berhura-hura. Pikirkan untuk mulai menggunakan sisanya sebagai modal investasi. Bahkan karena pengaruh perkembangan zaman, menabung di bank sekarang sudah mulai dianggap tak relevan.

Tentu bukan tanpa alasan ya. Lantaran sekarang banyak sekali opsi investasi yang jauh lebih jelas menjanjikan keuntungan. Jika kamu terus mengasah kejelian serta wawasan dalam berinvestasi, bukan tak mungkin hal tersebut akan makin membuka peluang mengucurnya pundi pemasukan dalam kantong.

4. Sisihkan Dana Darurat Memadai

dana darurat memadai

Setelah tuntas mengalkulasi semua kebutuhan serta tagihan rutinan kamu bisa mulai untuk mengatur dana yang tersisa untuk diarahkan sebagai bujet untuk hal yang bermanfaat. Salah satu yang terpenting ialah persiapan untuk dana darurat. Di tengah ketidakpastian iklim dunia tentu kamu wajib punya dana darurat.

Dana tersebut nantinya bisa digunakan sebagai talangan sementara jika terjadi kondisi di luar dugaan. Entah apa pun itu yang memang membutuhkan pembiayaan secara tiba-tiba. Nah kamu bisa coba mulai menyicil persiapan pengumpulan dana darurat lewat metode tabungan atau dengan keuntungan investasi.

Misal kamu telah mendalami investasi dan mendapat keuntungan, tentu penting juga untuk semakin banyak menggunakannya sebagai modal investasi selanjutnya. Namun jangan lupa untuk sempatkan menyisihkan sedikit demi sedikit untuk dana darurat. Karena tak ada yang tahu jika kelak butuh mendadak.

Biasanya para pakar keuangan akan menyarankan jumlah dana darurat sebesar 6 kali jumlah pengeluaran pokok bulanan khusus untuk individu yang masih lajang. Sedang untuk pasangan namun belum memiliki anak sisihkan dana darurat sebesar 9 kali pengeluaran pokok bulanan yang biasanya rutin dibayarkan ya.

Terkhusus untuk pasangan menikah dengan beban buah hati juga maka setidaknya harus sisihkan dana darurat sebesar 12 kali dari biaya pengeluaran pokok rutin per bulannya. Ditetapkannya dana darurat minimal tersebut agar jika terjadi hal tak diinginkan masih ada talangan untuk tetap melanjutkan hidup ya.

5. Pertimbangkan Pilihan Asuransi Terbaik

pertimbangkan pilihan asuransi

Setiap manusia hidup selalu memiliki kecenderungan membutuhkan dana untuk membiayai kehidupan yang tengah dijalani tersebut. Untuk itulah manusia rela menukarkan waktu serta tenaga untuk mendapatkan penghasilan demi hidupnya. Namun jika harus dipikirkan ulang apakah hal tersebut cukup?

Nyatanya untuk membangun kekuatan keuangan yang memadai seorang individu harus bisa berpikir kompleks hingga jauh ke depan. Tak sesederhana teori tentang bekerja untuk membiayai hidup semata. Masa depan dipenuhi dengan tantangan yang meningkat serta ketidakpastian yang semakin menjadi lho.

Tak ada salahnya sebagai salah satu opsi rekomendasi menguatkan finansial dengan cara mempertimbangkan untuk menjadi anggota layanan asuransi. Baik itu jenis asuransi jiwa, asuransi kesehatan maupun yang lainnya. Asuransi ini yang akan menyelamatkanmu dari kerugian di masa depan.

Memiliki asuransi akan membantumu mempersiapkan dana talangan dengan jumlah besar hanya dengan membayar premi bulanan yang ekonomis sesuai dengan pilihan kemampuanmu. Asuransi tersebut bisa menjadi jaring pengaman seseorang agar terhindar dari potensi bangkrut jika suatu hal buruk menimpa.

Baca Juga : Pentingnya Untuk Mengenal Finansial Lebih Dalam

Tips membangun kekuatan finansial yang kami ulaskan dalam daftar di atas semoga bisa menambah referensi untuk semakin matang mengelola kekuatan keuangan ke depannya. Biar bagaimanapun manusia hidup selalu membutuhkan biaya. Bagaimana caranya penghasilan kita bisa diatur dengan metode terbaik.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Finansial