Finansial

Tips Persiapan Pensiun Karyawan Swasta

Seorang karyawan swasta pada umumnya memasuki masa pensiun saat berusia antara 54 hingga 58 tahun. Sebagai seorang  karyawan swasta, kamu pasti ingin memiliki masa pensiun mapan. Oleh karena itu, kamu perlu persiapan pensiun karyawan swasta jika kamu adalah seorang karyawan swasta. 

Persiapan pensiun karyawan swasta ini perlu dilakukan sedini mungkin agar kamu benar-benar memiliki hari tua yang nyaman dan mapan. Ada berbagai hal yang perlu dilakukan dalam melakukan persiapan ini.

Yang Perlu Dilakukan Dalam Persiapan Pensiun Karyawan Swasta

Ketika mempersiapkan masa pensiun, kamu tidak boleh hanya mempersiapkan aspek keuangan saja. Akan tetapi, kamu juga perlu memikirkan tentang kesehatan di hari tua karena kesehatan adalah salah satu kunci memperoleh kenyamanan hidup di masa pensiun.

Dengan demikian, kamu perlu melakukan beberapa hal berikut dalam persiapan pensiun karyawan swasta.

Merawat Kesehatan Tubuh

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Menjaga Kesehatan Tubuh

Merawat kesehatan tubuh adalah langkah penting dalam persiapan pensiun karyawan swasta yang lebih nyaman. Saat kamu memasuki usia pensiun, kesehatan tubuhmu biasanya mulai menurun. Hipertensi, diabetes, dan rematik merupakan keluhan kesehatan umum pada usia ini.

Oleh karena itu, kamu harus menekan risiko munculnya penyakit-penyakit tersebut dengan cara merawat kesehatan tubuh sedini mungkin. Pada usia 20 an hingga 30an, kamu mungkin memberi kebebasan pada diri sendiri untuk makan makanan enak yang tidak terlalu baik untuk kesehatan.

Namun, kamu sebaiknya berhenti melakukannya saat usia memasuki 40 tahun. Pada usia ini, kamu perlu mulai membatasi makanan yang kamu makan, misalnya mengurangi asupan gula dan lemak.

Di samping itu, kamu juga perlu menjadwalkan olahraga rutin, contohnya jogging tiap pagi dan gowes saat weekend. Jika kamu adalah perokok, kamu sebaiknya mulai mencoba untuk berhenti merokok sedini mungkin agar saat tua nanti dirimu lebih sehat dan bugar.

(Baca Juga: Strategi Persiapan Dana Pensiun Di Masa Tua)

Memiliki Asuransi Kesehatan 

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Asuransi Kesehatan

Selain menjaga kesehatan, kamu juga perlu perlindungan dari asuransi kesehatan di masa tua. Di masa-masa tersebut, kamu memiliki risiko untuk mengidap lebih banyak penyakit sehingga kamu perlu biaya kesehatan yang tidak sedikit. 

Namun, dengan perlindungan asuransi ini, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya kesehatan di masa pensiun. Oleh karena itu, kamu perlu mempersiapkan asuransi tersebut dari sekarang. Kamu dapat memilih asuransi kesehatan dari BPJS ataupun dari perusahaan asuransi swasta.

Manapun yang kamu pilih, pastikan bahwa asuransi ini memberi perlindungan atau coverage menyeluruh. Selain itu, pastikan juga bahwa nilai premi per bulannya terjangkau bagi kondisi keuanganmu di masa depan.

Memiliki Asuransi Jiwa

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Memiliki Asuransi Jiwa

Jenis asuransi lain yang perlu kamu miliki adalah asuransi jiwa. Semua orang pasti ingin memiliki umur panjang. Namun, kamu tidak pernah tahu sampai kapan kamu hidup sehingga ada baiknya bagimu untuk memiliki asuransi jiwa.

Jika kamu memiliki jenis asuransi ini, kamu dapat memberikan warisan yang cukup bernilai kepada anak dan pasanganmu. Sehingga, kamu tidak perlu mengkhawatirkan kesejahteraan mereka ketika kamu harus menghadap yang Kuasa.

Mempersiapkan Dana Pensiun Secara Mandiri

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Persiapan Dana Pensiun

Sebelum pensiun, kamu sebaiknya menghitung kisaran biaya hidup per bulan yang kamu butuhkan untuk memenuhi kebutuhanmu dan keluarga di masa pensiun. Dengan mengetahuinya, kamu dapat memperkirakan berapa banyak dana pensiun yang dibutuhkan.

Jika dana pensiun yang kamu dapat dari perusahaan atau Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masa pensiunmu, maka kamu perlu mempersiapkan dana pensiun tambahan secara mandiri.

Ada berbagai cara yang dapat kamu lakukan untuk mengumpulkan dana pensiun tambahan, contohnya:

Tabungan Deposito Berjangka

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Tabungan Deposito Berjangka

Menabung adalah cara paling sederhana untuk mengumpulkan dana pensiun. Akan tetapi, memiliki tabungan deposito berjangka dapat memberikan keuntungan lebih. 

Deposito berjangka memberi bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa sehingga danamu dapat berkembang lebih besar. Selain itu, tabungan ini juga tidak dapat diambil sewaktu-waktu sehingga kamu tidak akan tergoda untuk mencairkannya kapan saja.

Namun ketika hendak menabung dalam deposito berjangka, kamu sebaiknya memilih bank yang benar-benar terpercaya. Dengan demikian, dana tabungan deposito tersebut akan aman bersama mereka.

Investasi Tanah

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Investasi Tanah

Cara lain untuk memiliki cukup uang adalah dengan cara investasi tanah. Jenis investasi ini relatif aman dan dapat menjadi sumber penghasilan pasif di masa pensiun. Kamu dapat membangun rumah, ruko, atau kos-kosan di atas tanah tersebut.

Nantinya, kamu dapat menyewakan bangunan tersebut sehingga kamu akan memperoleh uang tanpa bekerja. Akan tetapi, investasi ini membutuhkan dana yang cukup besar untuk membeli lahan dan membangunnya. 

Namun, kamu dapat membeli properti melalui KPR sehingga kamu dapat memiliki investasi ini dengan lebih mudah. Jika memilih cara ini, pastikan bahwa cicilan KPR tidak terlalu membebani dirimu.

Investasi Saham

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Investasi Tanah

Investasi saham adalah investasi yang memiliki risiko besar namun juga menawarkan keuntungan yang besar dalam jangka panjang. Dari keuntungan investasi ini, kamu dapat menabung untuk dana pensiun di masa depan. 

Sayangnya, jenis investasi ini lebih cocok bagi kamu yang sudah memiliki pengalaman. Sehingga, kamu perlu belajar banyak tentang investasi saham terlebih dahulu. Selain itu, sebagai pemula, kamu sebaiknya memulai investasi ini dengan nilai kecil.

Melunasi Hutang

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Hutang

Persiapan pensiun karyawan swasta berikutnya adalah melunasi hutang. Jika saat ini kamu memiliki hutang, sebaiknya kamu melunasinya sebelum masa pensiun tiba. Hutang hanya akan membebani hidupmu, apalagi jika kamu hanya mengandalkan dana pensiun untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Oleh karena itu, kamu sebaiknya tidak memiliki hutang di masa pensiunmu nanti. Selain melunasi hutang, kamu juga perlu menghindari hutang sebelum pensiun tiba. Hidup tanpa hutang sebelum masa pensiun tiba juga akan memberimu kesempatan untuk menabung dana pensiun.

Mempersiapkan Dana Darurat

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Dana Darurat

Sama seperti saat kamu masih bekerja, kamu perlu memiliki dana darurat saat kamu pensiun nanti. Dana darurat dapat membantumu memenuhi kebutuhan mendadak di masa pensiun. Jumlah dana tersebut jauh lebih besar daripada dana darurat saat kamu masih bekerja.

Dengan demikian, selain harus menabung untuk dana pensiun, kamu juga perlu menabung untuk dana darurat. Kedua dana ini tentu harus disimpan pada akun tabungan yang terpisah. 

Hidup Hemat dan Sederhana

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Hidup Hemat

Selain mempersiapkan kesehatan tubuh dan finansial, kamu perlu membiasakan diri untuk hidup hemat dan sederhana menjelang masa pensiun. Ada beberapa alasan mengapa kamu perlu membiasakan diri menjalani gaya hidup ini. 

Pertama, gaya hidup hemat dan sederhana memungkinkan dirimu untuk menyisihkan lebih banyak uang guna ditabung sebagai dana pensiun. Selain itu, gaya hidup ini sangat pas untuk para pensiunan karena menghindarkan mereka dari kehabisan dana pensiun sebelum waktunya.

Oleh karena itu, jika kamu terbiasa hidup hemat dan sederhana sejak sebelum masa pensiun, kamu tidak perlu beradaptasi lagi saat sudah pensiun nanti. Dengan menjalani gaya hidup ini, kamu juga pasti akan terhindar dari hutang.

(Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan Gaji 2 Juta untuk Kebutuhan Rumah)

Menjual Aset yang Tidak Produktif

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Menjual Aset

Menjelang masa pensiun, tidak ada salahnya bagi kamu untuk menjual aset-aset yang tidak produktif. Apa yang dimaksud dengan aset tidak produktif di sini adalah aset yang tidak mendukung pekerjaanmu, tidak menghasilkan uang, atau yang tidak digunakan.

Penjualan aset tidak produktif ini dapat memberi keuntungan. Salah satunya adalah mengurangi pengeluaran. Tanpa  aset tersebut, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan untuk merawat aset ini.

Selain itu, hasil penjualan aset ini juga dapat kamu tabung sebagai dana darurat atau dana pensiun. Aset tidak produktif ini dapat berupa berbagai benda. Contohnya, rumah yang tidak dipakai, tidak laku disewakan, dan letaknya jauh dari rumahmu.

Contoh aset tidak produktif lainnya adalah mobil atau motor yang tidak terpakai atau sering rusak. Mobil atau motor sebenarnya dapat disewakan, namun dengan syarat bahwa kamu tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan.

Mengurus Pencairan Dana Pensiun

Persiapan Pensiun Karyawan Swasta - Mengurus Dana Pensiun

Jika masa pensiunmu hanya tinggal hitungan bulan, kamu harus mempersiapkan diri untuk mengurus pencairan dana pensiun. Banyak orang merekomendasikan hal ini untuk persiapan pensiun karyawan swasta untuk mulai mengurus pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan 6 bulan sebelum pensiun.

Ada beberapa syarat yang diperlukan untuk mencairkan dana JHT, contohnya paklaring, fotocopy kartu BPJS Ketenagakerjaan, fotocopy KTP, dan fotocopy tabungan. Setelah memiliki syarat yang diminta, kamu dapat mengajukan pencairan JHT di kantor BPJS Ketenagakerjaan.

 

Persiapan pensiun karyawan swasta yang matang sangat dibutuhkan untuk menjalani hari tua yang nyaman. Oleh karenanya, kamu harus memikirkan dan mempersiapkan masa pensiun sejak sekarang.

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Finansial