Finansial

Ketahui Lebih Jauh Mengenai Pengertian Uang, Sejarah, dan Fungsinya Serta Bagaimana Transformasi Uang di Masa Kini

thumbnail pengertian uang - pengertian uang

Bila menyebut kata uang, pasti yang terbesit di benak kamu adalah alat pembayaran, gaji, atau hal yang saya cari setiap hari. Pada kenyataannya uang memang sepenting itu.

Tapi, pernah nggak sih kamu mengenal uang secara lebih jauh dari asal mulanya, bagaimana sejarahnya, apa pengertian uang yang sebenarnya, dan fungsinya apa saja selain untuk jajan dan belanja. Nah, untuk menambah pengetahuan kamu, mari berkenalan lebih jauh dengan uang.

Sejarah Uang

Penggunaan Sistem Barter

Pada zaman dahulu orang belum mengenal uang. Kalau untuk transaksi sendiri sudah ada. Karena, pada dasarnya manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sehingga muncullah sistem barter atau tukar menukar barang.

Baca Juga : Kecerdasan Finansial yang Harus Dimiliki Agar Keuangan Stabil

Contoh sederhananya, Pak  Toni membutuhkan beras tapi ia hanya memiliki kambing. Sementara, Bu Tina membutuhkan seekor kambing tapi ia hanya memiliki beras. Terjadilah sistem barter di antara mereka sehingga kebutuhan dan keinginan masing-masing terpenuhi.

Tapi seiring berjalannya waktu, sistem ini rasanya tidak efektif dan menemui banyak kendala di antaranya:

  • Sulit untuk menemukan orang dengan barang yang sesuai dengan kebutuhan kita pun sebaliknya untuk bertransaksi barter
  • Nilai dari barang yang ditukar sangat rancu. Bayangkan sehelai kain bisa ditukar dengan sekarung beras? Tidak sepadan bukan?
  • Sulit untuk memecah atau membagi barang yang akan dibarter. Contoh dari hal ini adalah misalnya barang yang kamu miliki adalah seekor kuda. Suatu hari kamu ingin makan sayur.
  • Kamu kesulitan untuk memakai sistem barter karena sulit untuk memecah barang yang kamu miliki yaitu kuda untuk dapat ditukar dengan sayur.
  • Tidak ada besaran atau tolak ukur yang digunakan, semua hanya bergantung pada kesepakatan kedua belah pihak.

Beralih ke Sistem Uang Barang

Banyaknya kendala yang ditemukan saat bertransaksi dengan sistem barter, maka orang-orang mulai mencari metode baru untuk bertransaksi. Lalu, mulai digunakanlah uang barang. Uang barang itu apa sih? Seperti namanya, Uang barang adalah uang dalam bentuk barang.

Jadi pada akhirnya saat itu orang-orang mulai menentukan alat tukar yaitu uang barang. Benda yang dijadikan uang barang ini adalah benda-benda yang disukai dan memiliki nilai tinggi.

Saat itu benda yang biasanya digunakan Sebagai uang barang adalah emas, permata, kain sutera, perak, kuda, dan masih banyak lagi. Jadi di saat itu jika kamu ingin membeli sekantong buah kamu bisa membelinya dengan sebutir permata misalnya.

Sistem uang barang yang awalnya berjalan dengan lancar lama kelamaan mulai menemui kendala. Hanya Berjalan beberapa saat, pamor dari uang barang pun  mulai meredup.

Adapun kekurangan dari uang barang antara lain :

  • Bersifat lokal. Jenis uang barang di berbagai tempat berbeda karena bergantung pada selera dan sudut pandang orang di daerah tersebut. Misalnya di Desa A benda yang populer dan disukai sebagai uang barang adalah emas,perak dan tembaga.
  • Sementara di Desa B lain cerita, uang barang di sana berupa, kain, kuda dan lainnya. Jadi uang barang ini tidak bersifat universal. Jadi akan sulit jika ingin bertransaksi antar daerah dan hanya dapat digunakan di daerah itu saja.
  • Kendala lain yaitu terletak pada cara membawanya, bagaimana jika uang barang pada satu daerah adalah kuda, bagaimana untuk membawanya? Tentunya ini menjadi hambatan tersendiri di mana alat tukar tidak fleksibel.
  • Bukan hanya urusan mobilitas yang sulit. Kendala sistem uang barang yang lainnya adalah sulit untuk menyimpannya terlebih untuk jangka waktu yang lama. Banyak dari jenis uang barang yang akan rusak saat disimpan dalam waktu lama. Jadi saat itu sistem menabung cukup sulit untuk di terapkan.

Uang Logam

Karena belum menemukan alat tukar yang pas. Akhirnya, orang-orang kala itu membuat sebuah terobosan dengan berkaca dari kelemahan alat tukar sebelumnya. Mereka akhirnya membuat alat tukar yang bersifat universal, mudah dipecah dan mudah untuk di bawa ke mana-mana.

Akhirnya lahirlah uang logam ini, uang logam ini dibuat dari emas, tembaga, perak dan material yang sejenis. Uang logam lebih mudah untuk disimpan dan dibawa. Uang logam juga mudah untuk dipecah dan disesuaikan dengan barang yang dibeli.

Uang Kertas

Uang logam merupakan alat tukar utama saat itu. Namun ada sedikit kendala pada penggunaan alat tukar ini. Yaitu terletak pada sulitnya membawa uang logam. Untuk membeli barang yang bernilai tinggi tentunya memerlukan uang logam yang banyak.

Tentunya ini menjadi suatu masalah karena pasti berat dan sulit untuk dibawa. Hal ini akhirnya yang Membuat uang kertas lahir.

Uang kertas ini lahir untuk menjawab semua permasalahan yang terdapat pada alat tukar sebelumnya. Uang kertas ringan dan mudah dibawa serta memiliki nilai yang tetap, sehingga uang kertas lebih mudah untuk digunakan sebagai alat transaksi.

Pengertian Uang

Menurut informasi yang didapat dari wikipedia, uang adalah alat yang diterima oleh masyarakat sebagai alat tukar ataupun alat pembayaran pada suatu aktivitas atau kegiatan ekonomi.

Lantas Apa Saja Syarat-syarat dari Uang?

  • Mudah disimpan dan dibawa
  • Tahan lama dan tidak mudah rusak
  • Bersifat universal
  • Diterima dengan baik oleh masyarakat.
  • Memiliki nilai yang stabil
  • Memiliki bentuk yang tetap.

Uang dan Fungsinya

Sejak mulai dipergunakan, uang menjadi alat tukar yang sah yang diakui dan dipakai hingga sekarang. Selain untuk alat tukar atau alat pembayaran yang sah, jangan salah, Uang juga memiliki banyak fungsi, lho? Apa saja, ya??

1. Sebagai alat pembayaran yang sah

Jika dahulu orang bertransaksi dengan sistem barter yang sangat ribet dan nilainya rancu, dengan adanya uang, semua itu tidak terjadi lagi. Kini kamu dapat melakukan pembayaran apa pun dengan uang dan tidak perlu merasa ragu dengan nilainya.

2. Satuan hitung

Dalam bertransaksi jual beli diperlukan alat ukur dan satuan hitung yang nilainya relatif tetap untuk menentukan nilai suatu barang. Tentunya ini merupakan salah satu fungsi penting dari uang.

3. Untuk menyatakan harga

Jika dahulu sulit untuk menentukan nilai suatu barang karena sulit menemukan barang yang bernilai sepadan, dengan hadirnya uang kita bisa menyatakan harga pada suatu barang dengan mudah karena uang memiliki nilai yang pasti dan dapat dijadikan tolak ukur.

4. Sebagai alat menimbun kekayaan

Jika dahulu orang menemui kendala ketika ingin menabung. Karena uang barang yang ditabung tidak tahan lama dan rentan rusak .Maka, dengan adanya uang hal itu tidak akan terjadi. Uang dapat disimpan dan bersifat tahan lama sehingga dapat ditabung oleh pemiliknya.

5. Sebagai alat pemindah kekayaan

Pemindah kekayaan yang dimaksud adalah memindahkan bentuk dan jenisnya. Misalnya kamu memiliki empat mobil, kamu dapat memindahkan kekayaanmu ke dalam jenis lain seperti rumah dengan menjual mobil tersebut lalu mendapatkan uang untuk membeli rumah.

6. Sebagai pemacu kemajuan dan pertumbuhan ekonomi bangsa

Dengan hadirnya uang tentunya kegiatan jual beli menjadi mudah dan lancar. Kegiatan jual beli yang lancar akan mempengaruhi kondisi ekonomi negara dan pastinya juga akan mendorong pertumbuhan negara.

Perkembangan Uang di Masa Kini

Di era sekarang ini, bukan hanya aspek teknologi saja yang berkembang dengan pesat. Uang juga mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Kira-kira apa saja perkembangan dan transformasi uang di masa kini? Mari kita simak!

Lahirnya uang digital

Uang digital atau uang elektronik adalah uang yang digunakan dalam transaksi internet yang berbentuk elektronik

Nah, uang digital bukanlah uang yang berbentuk fisik seperti logam atau kertas. Uang digital ini adalah uang yang kita gunakan dalam transaksi internet yang biasanya tidak memungkinkan untuk bertemu dan melakukan transaksi jual dan beli secara langsung.

Tentu hal ini sangat memudahkan kita. Apalagi di zaman sekarang yang serba digital. Ini. Tentunya pembayaran dengan metode digital sangat membantu agar transaksi jual beli tetap bisa terjadi walau terbatas ruang dan waktu.

Uang digital sendiri biasanya disimpan pada dompet elektronik. Contoh dari uang digital adalah saldo gopay, saldo ovo dan masih banyak lagi.

Tentunya kehadiran uang sangat membantu pada proses kehidupan kita karena dapat memudahkan kita dalam melakukan transaksi sehari-hari.

Baca Juga : 6 Aturan Dasar dalam Keuangan Syariah yang Harus Diketahui

Itulah ulasan lengkap mengenai pengertian uang, sejarah, fungsi, dan tranformasinya dari waktu ke waktu. Semoga bermanfaat.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Finansial