Finansial

Bagaimana Cara Menjaga Finansial Agar Aman dan Apa Manfaat Menjaga Finansial dengan Baik?

Menjaga finansial atau mengelola uang dengan baik adalah keharusan bagi semua orang, terutama mereka yang sudah memiliki penghasilan. Karena manfaat menjaga finansial dengan baik akan sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari dan masa depan.

Baca Juga : Tips Membangun Kekuatan Finansial Kamu Secara Bijak Serta Optimal

Dengan begitu, kamu perlu tahu seberapa penting dan apa saja manfaat menjaga finansial dengan baik tersebut untuk kondisi keuangan kamu. Kalau begitu, langsung saja simak artikel berikut ini.

Seberapa Penting dan Apa Manfaat Menjaga Finansial dengan Baik?

manfaat menjaga finansial

1. Terbiasa Hidup Hemat

Hidup hemat bukanlah hidup serba kekurangan dan sengsara. Hidup hemat adalah hidup dengan terpenuhi segala kebutuhan. Ingat, kamu perlu menggaris bawahi: segala kebutuhan, bukan segala keinginan.

Jadi, hidup hemat adalah keadaan  saat kamu memiliki tempat tinggal yang nyaman, stok pakaian yang cukup untuk berganti setiap hari, saat lapar selalu ada makanan/dapat membeli makanan, tidak perlu puasa selama beberapa hari karena tidak sanggup membelinya.

Memiliki alat transportasi pribadi maupun memiliki dana untuk mengakses transportasi publik, dapat membayar tagihan listrik, PAM, pulsa, dan kebutuhan pokok lainnya.

Sementara hidup dengan memenuhi keinginan artinya kamu dapat membeli barang apapun yang kamu mau walaupun barang tersebut tidak penting. Pola hidup seperti ini akan membuatmu boros dan tidak bisa berhemat.

Ketika kamu tidak dapat berhenti melakukan pemborosan artinya kamu belum dapat mengelola finansial dengan baik. Hal ini akan mendatangkan banyak masalah seperti:

  • Tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok
  • Terpaksa berutang
  • Ketika tidak memiliki uang sama sekali menjadi stres

Selain itu, dengan terbiasa hidup hemat, ketika keadaan finansialmu memburuk maupun terjadi krisis ekonomi nasional/dunia maka kamu tidak akan kaget, kamu dapat menjalaninya dengan tenang.

2. Melatih Kedisiplinan

Saat kamu berusaha menjaga finansial dengan baik, artinya kamu sudah membuat perencanaan keuangan. Dalam waktu satu bulan akan kamu gunakan untuk apa saja uang tersebut.

Kamu juga akan menentukan bahwa setiap bulan harus menyisihkan uang sekian puluh atau ratus ribu untuk dana cadangan, untuk dana kesehatan sekian ratus ribu, untuk membayar cicilan rumah/kendaraan sekian juta, dan sebagainya.

Ketika kamu telah menetapkan rencana penggunaan anggaran untuk berbagai kebutuhan maka kamu akan terbiasa disiplin untuk melaksanakan rencana penggunaan anggaran tersebut.

Kamu juga dapat bersikap tegas pada dirimu sendiri. Saat kamu ingin membeli sesuatu, kamu akan mengingatkan dirimu sendiri bahwa uang tersebut harus ditabung, misalkan sebagai dana cadangan.

Kedisiplinan dan ketegasan pada diri sendiri tersebut juga akan kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, di luar aspek menjaga finansial.

3. Memiliki Perencanaan Masa Depan yang Jelas

Banyak orang yang tidak dapat mengelola finansial dengan baik karena tidak memiliki perencanaan masa depan. Sementara orang-orang yang telah merencanakan masa depan mereka sebaik mungkin pasti juga akan menjaga finansial dengan baik.

Sebagai contoh, ketika kamu sekadar menjalani hidup berdasarkan alurnya maka tidak ada target yang akan kamu capai. Akhirnya, dalam mengelola uang pun juga akan menjalani apa adanya sesuai dengan kebutuhan harian.

Jika harus bayar listrik maka akan membayarnya, jika ingin makan bakso maka akan membelinya dengan harga berapapun, intinya selama uang masih tersisa kamu akan membeli apapun sesuai keinginanmu hari ini.

Saat akhir bulan uangmu akan habis tanpa sisa sedikitpun. Akhirnya kamu harus berutang. Jika tidak mendapatkan pinjaman uang maka kamu akan menahan rasa lapar dan mengabaikan kebutuhan-kebutuhan lain.

Bahkan, ketika tiba-tiba kamu sakit, kamu akan kesulitan berobat, bahkan sekadar membeli obat eceran yang dapat kamu beli bebas di apotek dan supermarket pun tidak sanggup.

Sementara ketika kamu merencanakan masa depan dengan jelas maka kamu akan mengatur keuanganmu agar rencana-rencana tersebut segera terealisasi.

Misalkan, dalam waktu sepuluh tahun mendatang kamu harus memiliki uang untuk membeli rumah secara cash. Maka kamu akan mengelola uangmu dengan baik agar keinginan untuk membeli rumah dalam jangka waktu tersebut segera terealisasi.

Setelah rumah dapat dibeli secara lunas kamu berencana untuk meneruskan S2. Maka kamu akan melihat berapa biaya pendidikan S2 hingga lulus. Lalu menetapkan berapa uang yang harus kamu sisihkan untuk membayar kuliah hingga lulus.

4. Siap Menghadapi Hal-Hal Tak Terduga

Manfaat menjaga finansial dengan baik yang akan sangat kamu rasakan adalah siap menghadapi hal-hal tak terduga. Menjaga finansial artinya mengelola keuanganmu dengan benar.

Sementara salah satu aspek dalam mengelola uang adalah menyediakan dana cadangan untuk menghadapi hal-hal tak terduga seperti terjadi kebakaran, pencurian, kecelakaan, bencana alam, dan hal-hal mendadak lainnya.

Walaupun mungkin dana cadangan tersebut tidak dapat mencukupi 100% kebutuhan mendadak tersebut, setidaknya kebutuhan tersebut sebagian sudah terpenuhi. Sehingga, kamu tidak perlu mencari dana tambahan terlalu banyak.

Sementara jika dana cadangan dapat mencukupi keperluan mendadak tersebut secara keseluruhan maka kamu akan terbebas dari utang.

5. Terhindar dari Utang dan Cicilan

Terbiasa hemat dan memiliki perencanaan masa depan yang jelas akan membuatmu terhindar dari utang dan cicilan sebagaimana yang telah disinggung pada poin pertama dan ketiga.

Ketika kamu hidup hemat maka akan ada lebih banyak uang yang dapat kamu alokasikan sebagai dana cadangan maupun tabungan untuk membeli/membayar sesuatu yang harus segera dicapai.  Maka kamu tidak harus berutang dan mengambil cicilan.

Apabila pada akhirnya kamu terpaksa berutang maupun mengambil cicilan maka kamu tidak harus meminjam uang terlalu banyak maupun dapat membayar uang muka dengan nominal yang tinggi sehingga cicilan rendah, bunga ringan, dan cepat lunas.

6. Tidak Mudah Stress

Ketika tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok kamu akan bingung mencari uang agar kebutuhanmu terpenuhi. Cara paling mudah adalah meminjam uang. Ketika meminjam uang dalam jumlah besar kamu akan sering merasa cemas jika tidak dapat melunasinya.

Suatu saat kamu akan melewati tenggat waktu melunasi utang, akhirnya bunga yang dibebankan padamu menjadi lebih tinggi, pihak yang meminjamkan uang padamu akan terus menagihmu. Hidupmu akan dipenuhi oleh perasa cemas dan stres.

Sementara ketika kebutuhan pokok sudah terpenuhi maka hidupmu akan tenang dan santai. Walaupun mungkin kamu membutuhkan perjuangan ekstra untuk menekan keinginan-keinginan yang tidak penting, tapi hidupmu tetap 100% tetap lebih tenang.

7. Dapat Membantu Orang Lain yang Lebih Membutuhkan

Pengelolaan finansial dengan baik akan membuatmu kaget sendiri karena sisa gajimu masih cukup banyak padahal sudah dialokasikan untuk membayar semua kebutuhan pokok serta menabung dana cadangan, dana kesehatan, dan tabungan lainnya.

Kamu mungkin akan bingung akan digunakan untuk apa sisa gaji tersebut sehingga kamu tidak menyentuhnya sama sekali. Sebelum “nafsu” untuk foya-foya datang, kamu dapat menggunakan uang tersebut untuk bersedekah.

Bersedekah yang dimaksud bisa dengan cara mengisi kotak infaq, ikut berdonasi online maupun jaga-jaga jika ada sahabat maupun saudara dekat yang membutuhkan bantuan.

Dengan sering bersedekah maka peluangmu mendapatkan balasan dari Tuhan semakin besar. Tidak menutup kemungkinan Tuhan justru akan mengabulkan keinginan-keinginan yang selama ini kamu tahan.

Bagaimana Cara Menjaga Finansial dengan Baik?

 

Sudah mulai berniat untuk menjaga finansial dengan baik, tetapi tidak tahu harus memulai dari mana? Terdapat dua langkah utama yang harus kamu terapkan untuk menjaga finansial, yaitu:

1. Tulis Rencana Penggunaan Anggaran

Langkah paling awal untuk menjaga finansial adalah membuat catatan alokasi gaji/pendapatan yang kamu miliki mulai dari kebutuhan pokok hingga kebutuhan masa depan.

Berikut contoh rencana penggunaan anggaran dengan ilustrasi tinggal di kota dengan biaya hidup rendah seperti Magelang, Bantul, dan Wonosobo. Gaji 2 juta rupiah. Menanggung diri sendiri, memiliki sepeda motor, dan merupakan anak kost.

  • Kost dan listrik: Rp500.000
  • Makan: Rp700.000
  • Bensin: Rp200.000
  • Dana cadangan: Rp200.000
  • Tabungan kesehatan: Rp100.000
  • Uang service motor: Rp50.000 (service rutin biasanya dilakukan 3 hingga 4 bulan sekali, sehingga 50 ribu adalah uang yang harus dikumpulkan hingga masa service tiba).
  • Keperluan pribadi (sabun, shampoo, obat-obatan ecer, dan sebagainya):  Rp200.000
  • Sisa uang: Rp100.000 (dapat kamu gunakan untuk sedekah, dialihkan sebagai dana cadangan, dana kesehatan, dikirimkan kepada orang tua, investasi, arisan, dan hal penting lainnya).

2. Putar Sisa Uang

Masih menggunakan ilustrasi di atas, terdapat sisa uang Rp100.000. Jika kamu menabung biasa maka kamu tidak akan mendapatkan keuntungan. Jika ingin uang tersebut bertambah maka kamu harus memutarnya.

Memutar uang artinya mengalihkannya untuk hal lain yang bisa membuat uang tersebut “beranak” seperti membuka deposito, investasi saham, menabung emas, untuk modal usaha, dan sebagainya.

Ingat, sisa uang yang diputar adalah sisa uang jika seluruh kebutuhan pokok dan tanggungan wajib sudah terpenuhi. Bila semua sudah terpenuhi tetapi tidak ada sisa uang yang dapat diputar maka kamu tidak perlu memutar uang.

Baca Juga : Wajib Tahu! Tips dan Trik Menjaga Finansial di Hari Tua Kamu Nanti

Seluruh manfaat menjaga finansial dengan baik di atas akan sangat berpengaruh pada kesehatan mentalmu karena tidak stres dalam memenuhi kebutuhan pokok dan hidup tenang karena tidak ada utang dan cicilan yang harus segera dibayar.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Finansial