Finansial

Berikut Manfaat Memiliki Kemandirian Finansial Kaum Muda Serta Cara Melakukannya

thumb kemfin - manfaat memiliki kemandirian finansial kaum muda

Memiliki kemandirian finansial merupakan impian sebagian besar milenial atau kaum muda tanah air. Sebab, manfaat memiliki kemandirian finansial kaum muda sangatlah banyak.

Baca Juga : Pentingnya Untuk Mengenal Finansial Lebih Dalam

Oleh sebab itu, tidak heran jika semakin banyak anak muda yang berusaha meraihnya dengan berbagai cara.

Apa Itu Kemandirian Finansial?

Kemandirian finansial kadang sering disamakan dengan kebebasan finansial atau financial freedom. Padahal, keduanya adalah hal yang berbeda. Kebebasan finansial merupakan situasi di mana kamu bisa memiliki pendapatan yang cukup tanpa perlu bekerja secara aktif.

Sementara itu, kemandirian finansial merupakan situasi di mana kamu sudah mampu untuk mengelola penghasilan sendiri dan tidak lagi bergantung kepada orang lain. Namun, perlu diingat jika memiliki penghasilan sendiri belum tentu bisa disebut mandiri secara finansial.

Tidak semua orang mampu mandiri secara finansial apalagi sejak masih muda. Jika kamu ingin tahu apakah kamu sudah termasuk kategori tersebut maka kamu perlu mencocokan dengan ciri-ciri di bawah ini.

1. Punya Dana Darurat

Meskipun hal ini kerap dianggap sepele tetapi sebenarnya menyiapkan dana darurat merupakan hal yang sangat penting. Sebab,  jika sewaktu-waktu kamu kehilangan sumber pendapatan maka kamu masih bisa menggunakan dana tersebut untuk bertahan selama beberapa bulan.

Besaran dana darurat bagi setiap orang berbeda-beda tergantung dengan jumlah pengeluaran tiap bulan. Namun, beberapa ahli keuangan berpendapat jika kamu sebaiknya menyiapkan dana darurat senilai 6-12 bulan dari total gaji yang diterima setiap bulannya.

2. Lancar Membayar Utang

Kaum muda biasanya memiliki utang berupa utang kartu kredit atau cicilan yang mesti kamu bayar setiap bulan. Jika kamu termasuk nasabah yang tidak pernah terlambat membayar maka selamat kamu sudah termasuk mandiri secara finansial.

3. Memiliki Tabungan Dan Investasi

Saat ini memiliki tabungan saja tidaklah cukup. Kamu juga harus memiliki investasi agar bisa disebut mandiri secara finansial. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki manfaat yang berbeda-beda. Jika tabungan bisa kamu gunakan untuk memenuhi keinginan saat ini maka lain halnya dengan investasi.

Investasi dimaksudkan untuk kepentingan jangka panjang. Berbeda dengan tabungan yang nilainya tidak akan berubah bahkan cenderung berkurang maka investasi bisa memberikan keuntungan yang lebih besar dan terus bertambah setiap tahun.

4. Selalu Berpikir Jangka Panjang

Orang yang sudah mandiri secara finansial pada umumnya selalu memiliki pola pikir untuk jangka panjang. Sebab, tujuan untuk mandiri secara finansial sejak dini adalah untuk mendapatkan kehidupan yang lebih aman dan terhindar dari berbagai masalah keuangan jika sudah tua nanti.

Oleh sebab itu, tidak heran jika semua rencana keuangan yang dimiliki oleh orang-orang semacam ini sudah tertata dengan baik.

Apa Saja Manfaat Memiliki Kemandirian Finansial Kaum Muda?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan dari kemandirian finansial terutama dalam hal perlindungan dan keamanan finansial. Namun, selain itu ada juga manfaat lain yang tidak kalah penting seperti yang terdapat di bawah ini.

1. Meningkatkan Rasa Aman Dan Percaya Diri

Cukup jarang anak muda yang bisa mandiri secara finansial. Biasanya orang-orang sudah bisa mandiri secara finansial pada usia paruh baya sehingga jika kamu berhasil meraihnya maka hal itu adalah sebuah pencapaian yang sangat membanggakan.

Tentu kamu akan bangga jika bisa berhasil membeli sesuatu dengan uang sendiri bukan? Apresiasi atau pengakuan orang lain terutama orang-orang terdekat akan membuat kamu senang. Dengan begitu otomatis rasa percaya diri akan bertambah karena tidak semua orang bisa melakukannya.

2. Memiliki Dana yang Lebih Memadai

Mandiri sejak usia muda membuat kamu bisa menabung dan berinvestasi lebih awal dibandingkan dengan orang lain. Semakin cepat kamu mulai mmebangun finansial maka semakin besar pula nilai aset yang akan kamu miliki.

Oleh sebab itu, jika suatu saat terjadi sesuatu yang buruk maka dengan kondisi finansial yang lebih kokoh kamu akan lebih siap menghadapinya. Kamu tidak perlu berhutang yang ujungnya justru bisa membuat kondisi finansial semakin bermasalah.

3. Lebih Dianggap Oleh Lingkungan Sekitar

Harus diakui jika dengan kondisi finansial yang baik maka kamu akan lebih dianggap di lingkungan sekitar terutama di lingkungan pekerjaan. Hal ini disebabkan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pencapaian finansial masih dianggap sebagai tolak ukur kesuksesan seseorang.

Jika kamu sudah mandiri secara finansial maka orang-orang akan menganggapmu sudah sukses. Mereka akan memuji dan menjadikanmu contoh untuk keluarga mereka sehingga secara tidak langsung hal ini bisa menjadi sesuatu yang bisa meningkatkan kepercayaan diri.

4. Lebih Punya Banyak Waktu Untuk Diri Sendiri

Hal ini mungkin merupakan manfaat memiliki kemandirian finansial kaum muda yang paling disukai. Sebab, dengan kondisi finansial yang bagus sejak masih muda maka kamu akan lebih punya banyak waktu untuk menyenangkan diri sendiri.

Kamu tidak harus bekerja secara berlebihan hanya untuk bisa memenuhi semua kebutuhan dasar. Kamu masih bisa menikmati masa-masa indah sebagai anak muda dengan biaya sendiri.

Bagaimana Cara Menjadi Mandiri Secara Finansial?

Meskipun rasanya cukup sulit untuk bisa mandiri secara finansial di usia muda bukan berarti kamu tidak bisa melakukannya. Bagi yang berumur 20 tahunan maka kamu sudah bisa memulainya jika sudah memiliki pekerjaan dan gaji sendiri.

Namun, agar bisa mandiri dan tidak lagi tergantung dengan orang lain secara finansial maka kamu perlu melakukan beberapa hal. Jika kamu tertarik untuk lebih tahu, berikut contoh beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

1. Buat Target Sendiri

Perlu diketahui jika setiap orang memiliki persepsi yang berbeda tentang kemandirian finansial. Oleh sebab itu, jangan heran jika target yang yang dimiliki setiap orang berbeda-beda. Ada yang menganggap akan sukses jika sudah memiliki gaji tinggi atau aset lainnya.

Namun, ada pula yang menganggap akan mandiri jika sudah memiliki tabungan atau pensiun di usia yang masih muda. Jika kamu ingin mencapai hal-hal berikut maka mau tidak mau kamu juga harus menentukan target sendiri berdasarkan kondisi finansial kamu saat ini.

Nantinya, jika target pertama sudah tercapai maka kamu bisa membuat target baru lagi yang lebih besar. Namun, perlu diingat jika itu semua hanya akan berhasil jika kamu memiliki rencana keuangan yang matang dan realistis.

2. Mulai Merencanakan Keuangan Sendiri

Seperti yang telah dijelaskan, kamu perlu rencana keuangan yang bagus jika ingin mandiri secara finansial sejak dini. Jika kamu masih ragu dengan kemampuan sendiri maka sebaiknya mintalah  bantuan perencana keuangan profesional untuk membantu kamu membuat rencana yang lebih efektif.

Meskipun kamu masih mengandalkan uang saku dari orang tua atau memiliki gaji yang pas-pasan tetapi kamu masih tetap perlu membuat rencana keuangan sendiri.

3. Menabung Secara Teratur

Banyak orang menganggap jika tabungan dan dana darurat adalah hal yang sama. Padahal, keduanya adalah sesuatu yang berbeda. Tabungan merupakan dana yang bisa kamu gunakan untuk membeli  atau mewujudkan keinginan kamu.

Sementara itu, dana darurat merupakan dana yang hanya digunakan pada saat kamu tidak punya pendapatan utama. Oleh sebab itu, selain memiliki dana darurat kamu juga tidak boleh melupakan untuk menabung.

Namun, kamu sangat disarankan untuk membuat 2 rekening berbeda yang memisahkan antara tabungan dengan dana darurat atau sejenisnya.

4. Memiliki Penghasilan Tambahan

 Menambah penghasilan bisa dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalh dengan memiliki pendapatan pasif. Sesuai namanya, pendapatan pasif merupakan pendapatan yang diperoleh tanpa perlu melakukan suatu pekerjaan atau usaha.

Pendapatan pasif biasanya diperoleh dari investasi atau memanfaatkan aset yang dimiliki. Jika kamu memiliki aset seperti kendaraan, tanah atau properti yang bisa disewakan maka hal ini bisa mendatangkan pendapatan tambahan tanpa mengganggu pekerjaan utama.

Namun, jika kamu tidak memilikinya maka kamu bisa memperoleh penghasilan tambahan dari pekerjaan sampingan.  Saat ini pekerjaan menjadi seorang pekerja lepas (freelancer) atau berjualan kecil-kecilan sudah umum dilakukan oleh orang-orang yang membutuhkan uang tambahan.

Namun, kamu juga perlu untuk memahami konsekuensi dari memiliki pekerjaan sampingan. Kamu mau tidak mau harus membagi waktu serta tenaga untuk mengerjakan pekerjaan diluar pekerjaan utama. Jika kamu tidak bisa mengatur waktu dengan baik maka kamu sendiri akan kesulitan untuk menyelesaikannya.

Baca Juga : Yuk Simak Tips Memperbaiki Kondisi Finansial Ini Agar Kembali Stabil

Memang manfaat memiliki kemandirian finansial kaum muda  sangatlah penting khususnya untuk mempersiapkan masa tua. Namun, untuk mencapainya kamu perlu memiliki pengetahuan serta akses yang memadai agar kamu bisa mandiri mencapainya secepat mungkin.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Finansial