Bisnis

9 Tips Memulai Bisnis Makanan di Online

Tips Memulai Bisnis Makanan di Online

Tips Memulai Bisnis Makanan di Online – Salah satu keuntungan terbesar memulai bisnis makanan adalah fleksibilitas pemasarannya, yang bisa kamu lakukan secara offline dan online. Jika kamu lebih suka cara kedua, inilah sejumlah tips memulai bisnis makanan di online khusus untuk pemula.

Tips Memulai Bisnis Makanan di Online

Dalam dunia bisnis, industri makanan online adalah salah satu opsi terbaik dan termudah. Meski begitu, bukan berarti prosesnya sangat mudah sampai-sampai tidak membutuhkan keterampilan dan ilmu ya. Jika kamu baru mengenal bisnis ini, inilah tips memulai bisnis makanan di online yang bisa kamu terapkan:

Tentukan Target Pasar

Tentukan Target Pasar

Bisnis makanan bertebaran di hampir setiap sudut kota dan media sosial, yang dijual dengan harga yang sangat beragam, jenis makanan yang sangat banyak, dan bahkan sering ada promo yang menarik.
Artinya, persaingan bisnis di bidang ini sangatlah ketat. Sebelum mulai membuka bisnis makanan, kamu harus tahu dulu nih, jenis makanan apa yang ingin kamu jual dan apa yang bisa membuat makanan kamu terlihat beda dari yang lain.
Terlepas dari jenis makanan apa yang ingin kamu jual, apakah makanan berat, kue kering, atau makanan siap saji, kamu harus bisa menciptakan keunikan dan menemukan target pasar kamu.

Riset

Tips Memulai Bisnis Makanan di Online

Tips memulai bisnis makanan di online selanjutnya adalah riset. Setelah menentukan makanan apa yang ingin kamu jual, kamu perlu melakukan riset tentang tren makanan saat ini, atau makanan apa yang saat ini paling banyak dijual di pasar.
Luangkan waktu untuk meneliti tentang tren makanan serta profitabilitasnya. Cara ini akan mencegah kamu menjual makanan yang sebenarnya sudah tidak begitu laku di pasaran, jadi kamu tidak akan merugi.

Tentukan Harga

Tentukan Harga

Salah satu tantangan terbesar bagi pemilik usaha baru adalah menentukan harga. Sebenarnya tidak ada rumus harga yang cocok untuk semua orang, karena harga setiap produk tergantung pada modal masing-masing dan sejumlah faktor lainnya.
Tapi saat pertama kali memulai bisnis, sebaiknya kamu tidak terlalu memperhitungkan laba besar terlebih dulu, karena tujuan kamu saat ini adalah membuat bisnis kamu dikenal dan disukai banyak orang.
Jika tujuan tersebut sudah terpenuhi, kamu bisa menaikkan harga secara perlahan sampai kamu merasa bahwa harga tersebut memang pantas dengan kualitas yang kamu berikan.

(Baca Juga: Apa Itu Bisnis Properti, Keuntungan dan Resiko, Beserta Tips Memulainya)

Berikan Nama untuk Bisnis Kamu

Berikan Nama Untuk Bisnis Kamu

Tips memulai bisnis makanan di online paling penting adalah nama dari bisnis itu sendiri. Kamu harus bisa menemukan nama yang menarik agar dapat menonjol di antara banyaknya pesaing. Beberapa hal penting yang perlu kamu ingat saat menamai bisnis makanan kamu adalah:
Hindari nama yang sulit dieja, agar calon pembeli dan pelanggan mudah mengingat nama brand kamu.
Pilih nama yang pendek tapi bermakna dan mewakili jenis produk yang kamu jual.

Lakukan riset untuk mengetahui apakah ada pemilik bisnis lain yang memiliki nama serupa dengan nama-nama yang sudah kamu pikirkan / siapkan.

Sebaiknya pilih nama yang tidak membatasi peluang pertumbuhan untuk bisnis kamu, jadi misalkan beberapa tahun kemudian kamu ingin memperluas bisnis ke lini produk lain, nama brand kamu bisa cocok dengannya.

Jika kebetulan kamu masih belum menemukan atau memikirkan nama yang tepat, kamu bisa coba mempertimbangkan beberapa opsi berikut tergantung pada jenis makanan apa yang ingin kamu jual:

  • Satisfying Snack
  • Night Snack
  • Simple Soda
  • Suitable Food
  • The Favourite
  • The Cold
  • Daily Nutrition
  • Nice Biscuit / Good Biscuit
  • The Spicy
  • Small Eating
  • Nyam!
  • Eat Mie
  • Ada Pasta
  • Hola Pizza
  • Hello Rice
  • Happy Mie
  • Hokki

Berinvestasilah pada Pelabelan dan Kemasan Produk

Dua hal ini sama pentingnya dengan tips memulai bisnis makanan di online dalam hal pemberian nama / brand tadi. Banyaknya media sosial membuat hampir setiap orang terutama kawula muda berlomba-lomba untuk memposting sesuatu yang menarik secara visual, tak terkecuali kemasan dan label makanan.
Jadi jika kamu berhasil mengemas makanan dalam tampilan dan bentuk yang menarik, maka produk atau brand kamu pastinya akan meninggalkan kesan mendalam di hati pelanggan.
Bahkan, bisa saja produk kamu diposting oleh pelanggan di sosial media pribadinya, yang secara tidak langsung membantu kamu mempromosikan produk secara gratis.

Perkuat Keberadaan Brand Kamu Secara Online

Tips Memulai Bisnis Makanan di Online

Setelah membuat akun di Facebook dan Instagram, atau mungkin juga bergabung di marketplace dan membuat website, kamu juga perlu membangun keberadaan brand kamu dengan memposting foto makanan yang tampak menggugah selera.
Tapi agar tampilan feed kamu tidak membosankan (hanya berisi foto makanan), sesekali kamu bisa berbagi cerita di balik setiap produk yang kamu jual tersebut. Bisa juga kamu bagi tips dan trik dalam menyimpan makanan yang relevan dengan produk kamu agar lebih tahan lama.

Gencar Promosi

Gencar Promosi

Bisnis kamu tidak akan pernah dilirik meskipun rasanya sangat lezat atau visualnya sangat menarik sampai kamu mempromosikannya. Promosi kamu juga harus gencar karena jumlah pesaing kamu sangat banyak.
Selain rajin posting setiap hari, kamu juga bisa menerapkan teknik promosi khusus berupa voucher, potongan harga, flash sale, diskon bundle, atau yang lainnya. Cara ini terbukti ampuh untuk menarik pembeli baru dalam waktu singkat, meskipun bisnis kamu baru saja dibuka.

Gunakan Testimoni untuk Mendukung Bisnis Online Kamu

Gunakan Testimoni untuk Mendukung Bisnis Online Kamu

Jangan pernah meremehkan kekuatan promosi dari mulut ke mulut dalam hal mempromosikan bisnis terutama di bidang kuliner. Karena faktanya, saat kamu berbelanja perangkat secara online, kamu pastinya lebih memilih untuk membeli dari toko yang ada banyak review dari pelanggan daripada yang tidak.
Kasus yang sama berlaku untuk bisnis makanan online yang kamu rintis. Setelah mulai menjual produk, upayakan untuk meminta feedback atau review dengan sopan dari pelanggan kamu, lalu tanyakan kepada mereka apakah kamu boleh mempostingnya.

Testimoni dari pelanggan yang merasa puas dengan produk kamu akan membantu orang lain mengetahui lebih banyak tentang merek kamu dan akhirnya membuat mereka membeli produk kamu.
Tapi jika kebetulan review dan testimoni dari pelanggan tidak begitu positif, jangan putus asa dan jangan merasa tersinggung ya. Sebaliknya, kamu bisa mencari tahu ke mereka apa saja yang kurang dan menggunakannya untuk meningkatkan bisnis kamu.

(Baca Juga: Simak Yuk, 9 Peluang Bisnis di Masa Pandemi)

Ramah dan Sopan

Meskipun tidak bertatap muka secara langsung dengan pelanggan, atau bahkan tidak mengobrol via telepon, kamu tetap wajib bersikap ramah dan sopan lewat tulisan.

Balas chat pelanggan kamu dengan bahasa yang sopan, gunakan panggilan yang pantas (misalnya kakak, mbak / mas, pak / bu, hindari memanggil nama secara langsung), jawab setiap pertanyaan dengan telaten, dan usahakan untuk merespon setiap komentar yang ada di media sosial.
Cara ini akan membuat citra kamu dan bisnis kamu baik di mata pelanggan, dan tentu saja akan mengundang lebih banyak calon pelanggan baru.

 

Jika sudah menguasai tips memulai bisnis makanan di online di atas, kamu bisa mulai merintis bisnis ini untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan cepat. Kemungkinan besar bisnis kamu akan sukses karena kini semakin banyak orang membeli makanan secara online karena enggan keluar rumah.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Bisnis