Asuransi Pendidikan

Penting! Manfaat dan Resiko Asuransi Pendidikan Adalah

Meskipun ada program pendidikan dari pemerintah, yaitu pendidikan gratis, masih ada biaya pendidikan yang perlu orang tua siapkan di luar biaya atau iuran bulanan. Sayangnya, biaya pendidikan tersebut bertambah mahal seraya waktu berlalu. Dalam hal ini, asuransi pendidikan adalah solusi terbaik.

Selain masalah di atas, ada masalah lain yang dihadapi oleh para orang tua, yaitu banyak sekolah favorit yang tidak mengikuti program pemerintah sekolah gratis. Kalau kamu sedang memikirkan masa depan pendidikan anak, kamu perlu melatih keterampilan dalam mengelola dana khusus untuk pendidikan.

Wadah untuk Pengelolaan Dana Pendidikan Anak

Asuransi Pendidikan Adalah - Wadah Pendidikan

Ada setidaknya 2 wadah atau sarana yang bisa kamu gunakan untuk mempersiapkan dana khusus bagi pendidikan anak, yaitu tabungan pendidikan serta asuransi pendidikan. Berbagai bank di Indonesia menyamakan kedua wadah tersebut karena memang sekilas mereka tampak hamper sama.

Tapi tentu saja ada perbedaan yang dimiliki oleh kedua wadah tersebut dan terlihat benar-benar signifikan. Perbedaan yang dimiliki antara lain adalah karakteristiknya serta tingkat resikonya. Banyak orang tua lebih suka tabungan pendidikan karena proses yang mudah untuk ditempuh.

Apa yang membedakan kedua wadah tersebut? Manakah yang lebih baik antara asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan? Pertama-tama, pelajari perbedaannya di bawah ini.

(Baca Juga: Rekomendasi 6 Asuransi Pendidikan di Indonesia Terbaik yang Bisa Kamu Pilih)

Kriteria tabungan pendidikan yang perlu kamu pahami

Setiap wadah membawa kriteria tertentu yang harus benar-benar kamu pelajari sebelum memutuskan untuk menggunakan salah satunya. Mulailah dengan mempelajari kriteria tabungan pendidikan yang disediakan oleh bank untuk melihat apakah wadah ini merupakan solusi yang cocok.

  • Bunga bank kecil

Bank memberikan bunga yang lebih kecil untuk tabungan pendidikan dibandingkan dengan bunga yang diberikan untuk tabungan reguler.

  • Ada biaya administrasi

Bank akan mengenakan biaya administrasi pada nasabah bank seperti halnya pada nasabah yang menggunakan tabungan reguler.

  • Hasil tabungan yang kecil

Hasil tabungan pendidikan hanya sekitar 3% hingga 6%, jadi kamu sebaiknya menggunakan tabungan ini hanya untuk menyimpan biaya pendidikan jangka pendek, yaitu antara 2 hingga 5 tahun saja.

  • Biaya asuransi

Bank menanggung asuransi tapi nilai tanggungan asuransi tersebut kecil. Kalau sebelum jatuh tempo nasabah meninggal dunia, pihak bank akan memberikan dana pada ahli waris sebesar jumlah tabungan seperti yang sudah ditargetkan akan diperoleh ahli waris di akhir masa tempo.

Sebagai contoh kamu berencana untuk menabung selama 4 tahun. Namun karena suatu hal, kamu meninggal dunia ketika tabungan pendidikan baru berjalan selama 2 tahun. Ahli warismu akan memperoleh dana tabungan senilai tabungan 4 tahun.

  • Proses dan tingkat resiko

Tabungan pendidikan menyediakan proses yang jauh lebih mudah serta tingkat resiko yang lebih kecil. Kalau kamu tidak terlalu suka pada kerumitan, tabungan pendidikan adalah pilihan yang lebih baik daripada asuransi pendidikan.

Tidak adil rasanya kalau kamu langsung memutuskan untuk menggunakan tabungan pendidikan tanpa mempelajari asuransi terlebih dulu. Pahami berbagai kriteria asuransi pendidikan adalah di bawah ini sebelum memutuskan untuk memilih tabungan sebagai wadah pengelolaan dana pendidikan anak.

Asuransi pendidikan adalah sarana yang lebih baik

Asuransi Pendidikan Adalah - Asuransi Pendidikan

Seperti halnya tabungan pendidikan, asuransi pendidikan punya beberapa kriteria yang membuatnya menjadi wadah yang lebih baik dibandingkan dengan tabungan pendidikan. Di bawah ini adalah berbagai kriteria yang membuat asuransi pendidikan disukai oleh banyak orang tua.

  • Hasil asuransi pendidikan adalah

Hasil pengumpulan dana dari asuransi pendidikan adalah lebih besar dibandingkan dengan dana yang kamu kelola dengan tabungan pendidikan. Dana pendidikan di asuransi pendidikan akan menjadi produk investasi, misalnya saham, sehingga memberikan hasil yang menguntungkan.

  • Jangka waktu asuransi

Asuransi pendidikan adalah investasi yang berjangka panjang. Hal ini karena kamu tidak akan melihat hasil investasi di 5 tahun awal. Setelah melewati 5 tahun awal, barulah kamu akan memperoleh hasil investasi. Jadi sebaiknya mulai asuransi pendidikan sedini mungkin.

  • Dana pendidikan yang menguntungkan

Seandainya nasabah asuransi pendidikan meninggal dunia, ahli warisnya akan memperoleh dana tanggungan yang ditambahkan dengan hasil dari investasi. Sebagai contoh, kamu terdaftar dalam asuransi dengan sebuah polis tanggungan yang besarnya 100 juta dan tempo tabungan 10 tahun.

Tapi karena suatu hal, kamu meninggal saat tempo tabungan tersebut berjalan selama 5 tahun. Ahli warismu akan memperoleh dana sebesar 100 juta yang ditambah nilai investasi dari premi yang kamu bayar setiap bulan dan telah dikelola oleh perusahaan penyedia asuransi pendidikan.

  • Resiko dan biaya akuisisi

Karena hasil yang dijanjikan lebih besar dibandingkan dengan tabungan pendidikan, resiko yang kamu hadapi juga lebih besar. Selain itu, biaya akuisisi asuransi pendidikan juga relatif besar. Jadi pastikan kamu mempersiapkan diri terhadap resiko yang mungkin terjadi.

Bagaimana? Sudahkah kamu memutuskan wadah pengelolaan pendidikan mana yang lebih cocok dengan kondisimu saat ini dan bisa menjamin masa depan pendidikan anak dengan lebih baik? Untuk membantumu membuat keputusan, kamu perlu mengetahui kekurangan dan keunggulan asuransi.

(Baca Juga: 8 Panduan Tepat Memilih Asuransi Pendidikan Terbaik untuk Buah Hati)

Keunggulan atau Manfaat Asuransi Pendidikan Adalah

Asuransi Pendidikan Adalah - Manfaat Asuransi Pendidikan

Jangan terburu-buru memilih antara tabungan dan asuransi. Kalau kamu tergiur untuk mendapatkan asuransi pendidikan, kamu perlu memahami apa saja yang akan kamu peroleh dengan memilih wadah pengelolaan dana yang satu ini dan kemungkinan kerugian apa saja yang menantimu.

Pertama, mulailah dengan mengenali berbagai manfaat atau keunggulan yang ditawarkan oleh asuransi pendidikan adalah.

  • Memberikan jaminan biaya pendidikan di masa depan

Tujuan asuransi pendidikan adalah menjamin berbagai biaya pendidikan dari ahli waris yang memegang polis agar tetap aman hingga ke jenjang yang tinggi, seperti perguruan tinggi. Asuransi adalah pilihan terbaik jika kamu kesulitan dalam menabung secara konsisten.

Dengan memilih asuransi pendidikan, kamu akan ‘terpaksa’ menyisihkan pendapatan sehingga saat anak mulai memasuki masa pendidikan, kondisi keuanganmu tidak akan menerima imbas banyak, apalagi saat anak mulai melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi.

  • Asuransi pendidikan berperan sebagai asuransi jiwa

Asuransi pendidikan tidak hanya menjamin dana pendidikan anak untuk masa depan tapi juga akan berperan sebagai asuransi jiwa terutama bagi kamu sebagai pemegang polis asuransi pendidikan tersebut. Kalau terjadi sesuatu pada pemegang polis, ahli waris akan ditinggalkan dalam kondisi terjamin.

Ahli waris yang ditinggalkan akan menerima uang pertanggungan serta biaya pendidikan dengan jumlah yang sesuai dengan perjanjian yang disetujui pada perjanjian awal. Hal ini tentu tidak akan kamu dapatkan kalau memilih tabungan pendidikan.

  • Asuransi merupakan investasi untuk masa depan

Sebagian dari dana premi yang kamu bayar setiap bulannya akan dikelola dalam beberapa bentuk investasi. Hal ini memungkinkan adanya tambahan keuntungan yang akan kamu dapatkan sebagai pemegang polis saat masa asuransi telah berakhir.

Dana yang perusahaan asuransi kelola akan berkembang saat premi asuransi pendidikan memasuki tahun ke-5 pembayaran. Sayangnya, besaran investasi tidak bisa kamu taksir karena investasi apapun selalu membawa resiko. Kamu bisa mendapatkan keuntungan besar tapi juga bisa mengalami kerugian.

  • Resiko Asuransi Pendidikan yang Perlu Dipahami

Mengetahui keunggulan asuransi pendidikan pasti membuatmu lebih tertarik untuk membeli asuransi daripada memilih tabungan pendidikan. Tapi kamu juga harus mengetahui resiko yang mungkin akan kamu dapatkan dengan menggunakan asuransi pendidikan.

  • Banyaknya potongan biaya

Pada 5 tahun awal pembayaran premi, akan ada berbagai potongan biaya admin yang diterapkan oleh perusahaan penyedia asuransi pendidikan. Nilai dari potongan ini banyak dikeluhkan oleh para orang tua karena jumlahnya lumayan besar dan seringkali mengambil sebagian hasil investasi.

Itulah sebabnya hasil dari investasi asuransi pendidikan adalah unit link seringkali tidak bisa diambil kalau jumlah preminya belum sampai 5 tahun.

  • Pembayaran premi asuransi yang lebih lama

Hal ini seringkali terjadi pada asuransi pendidikan jenis unit link, yaitu jenis asuransi pendidikan yang akan mengelola uang premi sebagai investasi dengan resiko tinggi. Saat keuntungan turun, pencairan pun tidak akan bisa dilakukan tapi pemegang polis wajib terus membayar demi memutar roda investasi.

Kamu harus berhati-hati memilih asuransi pendidikan dengan investasi karena banyak agen dari perusahaan asuransi pendidikan yang menjanjikan pembayaran dengan masa yang lebih singkat tapi tidak menginformasikan resiko diatas.

  • Uang pertanggungan yang jumlahnya kecil

Beberapa pemegang polis asuransi pendidikan mengeluh karena jumlah uang pertanggungan ternyata lebih kecil dibandingkan dengan premi yang dibayarkan selama ini. Hal ini terjadi karena premi yang dibayar ternyata dipecah agar bisa digunakan untuk investasi juga.

Asuransi pendidikan adalah sesuatu yang sangat serius dan harus diputuskan dengan matang. Pertimbangkan baik-baik resikonya sebelum memutuskan untuk mengambil tabungan atau asuransi pendidikan.

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *