Asuransi Jiwa

Pengertian, Tipe, dan Kesalahan dalam Memilih Asuransi Jiwa Berjangka

Asuransi Jiwa Berjangka

Sudahkah Kamu memahami ada berapa banyak  jenis asuransi yang bisa Kamu pilih? Salah satu diantara sekian banyak jenis asuransi adalah asuransi jiwa. Asuransi jiwa sendiri terbagi ke beberapa jenis, salah satunya adalah asuransi jiwa berjangka atau term life insurance.

Kalau kamu sedang melakukan riset tentang asuransi terbaik untuk Kamu dan keluarga barumu, sangat dianjurkan untuk mempelajari term life insurance dan membandingkannya dengan asuransi yang lain sehingga Kamu bisa memutuskan asuransi mana yang paling pas dengan kondisi dan kebutuhan Kamu.

Pengertian Term Life Insurance dan Karakteristiknya

Asuransi Jiwa Berjangka

Asuransi jiwa berjangka merupakan satu dari sekian banyak produk asuransi jiwa yang menyediakan perlindungan atas jiwa seseorang dalam suatu jangka waktu tertentu. Perlindungan bisa berlaku selama mulai dari 5 tahun, 10 tahun, bahkan 20 tahun dan 60 tahun.

Segera setelah periode perlindungan habis, pemilik dari asuransi jiwa berjangka akan diberikan kebebasan baik untuk memperpanjang masa perlindungan hingga batas usia tertentu maupun untuk membiarkan periode asuransi tersebut berakhir.

Asuransi ini akan memberikan banyak manfaat kalau terjadi suatu hal atas pemilik polis, manfaat diberikan dalam 2 bentuk:

Pertanggungan biaya

Manfaat akan diberikan pada pemilik polis selama suatu hal terjadi atas pemilik polis dalam jangka waktu yang ditetapkan untuk pertanggungan, misalnya cacat tetap (baik sebagian maupun total), meninggal dunia, hingga biaya perawatan dan pengobatan di rumah sakit.

Pemberian uang tunai

Nilai tunai atau premi akan diberikan kepada pemilik polis apabila hal yang tidak diinginkan tersebut menimpa pemilik polis di luar waktu pertanggungan, misalnya setelah periode perlindungan habis pada tahun ke-5, 10, atau waktu lain yang dipilih oleh pemilik polis.

Ada beberapa karakteristik atau ciri-ciri utama yang dimiliki oleh asuransi jiwa berjangka dan membuatnya berbeda dari berbagai jenis asuransi yang lainnya. Berikut adalah beberapa ciri utama asuransi jiwa berjangka:

  • Memiliki premi yang rendah.
  • Polis bisa diperpanjang atau diperbaharui kalau masa berlakunya sudah berakhir.
  • Manfaat cash value atau nilai tunai bersifat optional atau pilihan.
  • Biasanya poli bisa dikonversikan menjadi sebuah asuransi seumur hidup secara fleksibel atau menjadi asuransi dwiguna dengan menyesuaikan nilai premi serta beberapa faktor underwriting yang lain.
  • Bisa dikombinasikan dengan berbagai jenis asuransi lainnya, misalnya asuransi kecelakaan diri dan asuransi kesehatan.

Kalau Kamu sedang mencari-cari asuransi yang paling tepat untuk keluarga dan menemukan asuransi dengan kriteria di atas, artinya Kamu sudah menemukan asuransi jiwa berjangka. Sebelum membeli asuransi tersebut, perlu Kamu pahami bahwa term life insurance sendiri hadir dalam berbagai tipe.

(Baca Juga: 6 Manfaat Menggunakan Asuransi Jiwa yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Asuransi)

Tipe atau Jenis Asuransi Jiwa Berjangka

Asuransi Jiwa Berjangka - Tipe atau Jenis Asuransi Jiwa Berjangka

Setidaknya ada 5 jenis atau tipe dari asuransi jiwa berjangka. Pelajari masing-masing tipenya sehingga Kamu pun bisa menyimpulkan dan memutuskan tipe manakah dari term life insurance tersebut yang paling cocok dengan kebutuhan Kamu dan keluarga tercinta. Berikut ke-5 tipe yang tersedia:

Level term insurance

Atau disebut juga sebagai asuransi berjangka tetap, asuransi jenis ini mempunyai premi dan manfaat yang tetap selama suatu jangka waktu sesuai dengan berlakunya polis asuransi. Jangka waktu yang berlaku dalam polis bisa satu tahun atau lebih.

YRT atau yearly renewable term insurance

Asuransi berjangka yang diperbarui setiap tahunnya merupakan asuransi yang mempunyai masa aktif hanya selama 1 tahun. Selanjutnya, pemegang polis bisa memperbarui masa aktif asuransi tersebut hingga batas usia tertentu, biasanya 65 tahun hingga 70 tahun.

Asuransi yang bisa diperbarui setiap tahun ini menaikkan premi polis seiring dengan usia pemegang polis yang juga bertambah. Jadi, kalau Kamu tertarik untuk membeli term life insurance ini, sebaiknya Kamu lakukan sejak dini saat usiamu masih muda dan premi masih rendah.

Decreasing term insurance

Nama lainnya adalah asuransi berjangka menurun. Tipe asuransi yang ketiga ini memberikan sejumlah manfaat yang menurun selama suatu jangka waktu yang ditetapkan pada polis. Hal ini biasanya berkaitan dengan pinjaman kredit atau hipotek.

Pada umumnya, manfaat dari asuransi tipe ini akan dimulai pada suatu jumlah tertentu. Lalu jumlah tersebut akan menurun perlahan menjadi nol di akhir jangka waktu yang ditetapkan di polis decreasing term insurance.

Increasing term insurance

Asuransi berjangka meningkat agak jarang ditemui. Increasing term insurance memiliki tujuan utama memproteksi manfaat polis terhadap adanya inflasi karena asuransi tipe ini akan memberikan manfaat dalam jumlah yang meningkat.

Asuransi tipe ini akan dimulai dari suatu jumlah tertentu dan dengan suatu persentase tertentu selama polis aktif dan meningkat secara berkala. Contohnya adalah 5% setiap tahunnya. Peningkatan terhadap uang pertanggungan menyebabkan premi juga meningkat.

Family income benefit

Juga disebut sebagai manfaat penghasilan  keluarga, asuransi tipe ini disediakan oleh berbagai perusahaan penyedia asuransi jiwa berjangka sebagai sebuah manfaat tambahan. Tertanggung bisa merekatkan polis ini pada polis tetap yang dimilikinya.

Polis yang kelima ini dirancang untuk menyediakan manfaat yang berupa penghasilan tahunan, kuartalan, atau bulanan pada keluarga hingga jangka waktu dalam polis berakhir kalau tertanggung yang adalah kepala keluarga meninggal di masa pertanggungan.

Besaran premi dari polis tipe ini biasanya tetap sama atau tidak berubah selama polis tersebut masih berlangsung.

Yang mana dari kelima tipe asuransi jiwa berjangka diatas yang sesuai dengan kebutuhan Kamu dan keluarga? Generasi muda, terutama yang baru saja mempunyai keluarga dan merupakan pencari nafkah paling utama dalam keluarga tersebut wajib mempertimbangkan salah satu jenis asuransi di atas.

Kalau Kamu belum mempunyai keluarga, tapi sedang mulai meniti karir, asuransi jiwa berjangka juga bisa menjadi pilihan terbaik untuk Kamu miliki selagi masih muda saat premi masih belum meningkat. Jadi sebaiknya Kamu pertimbangkan pemilihan term life insurance ini dengan serius.

Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Memilih Asuransi

Asuransi Jiwa Berjangka - Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Memilih Asuransi

Setelah mengetahui berbagai jenis asuransi jiwa berjangka, Kamu mungkin sudah memilih asuransi mana yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu. Tapi sebelum memutuskan untuk membeli salah satu asuransi tersebut, ada beberapa hal yang perlu Kamu hindari dalam membeli asuransi jiwa.

  • Langsung membeli asuransi tanpa mempelajari perusahaan

Dengan membeli asuransi jiwa pada suatu perusahaan penyedia asuransi, Kamu sebenarnya mempercayakan proteksi masa depanmu dan keluarga di tangan perusahaan tersebut. Jadi Kamu perlu yakin kalau perusahaan yang Kamu pilih benar-benar kredibel dan bisa diandalkan.

Bandingkan semua perusahaan penyedia yang punya reputasi bagus. Tidak hanya produknya yang perlu Kamu bandingkan tapi juga rekam jejak atau track record perusahaan. Jangan buru-buru dalam membeli asuransi, apalagi kalau Kamu belum yakin pada kredibilitas perusahaan tersebut.

(Baca Juga: Jenis-Jenis Asuransi Jiwa Dilihat dari Masa Perlindungan, Nilai Tunai dan Pihak Tertanggung)

  • Membeli salah satu produk asuransi yang tidak sesuai kebutuhan

Saking banyaknya jenis term life insurance yang tersedia mungkin membuat Kamu jadi semakin bingung, apalagi kalau ini adalah kali pertama Kamu berkenalan dengan asuransi. Setiap jenis atau tipe asuransi mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Selalu cari tahu kekurangan serta kelebihan setiap jenis asuransi jiwa. Juga, pastikan untuk membeli hanya polis asuransi jiwa yang manfaatnya paling sesuai dengan kondisimu saat ini dan beberapa waktu kedepan sehingga Kamu nggak akan memilih asuransi yang salah dengan premi memberatkan.

  • Kurang memahami berbagai produk asuransi jiwa yang tersedia

Asuransi jiwa memang akan memberikan manfaat berupa perlindungan, tapi Kamu tidak boleh langsung membeli tanpa mempelajari polisnya. Ketidaktahuan Kamu terhadap produk asuransi tertentu bisa menyebabkan kerugian yang seharusnya bisa dihindari.

Baca penawaran serta perjanjian yang disediakan oleh perusahaan penyedia jasa asuransi dengan rinci. Memang melelahkan tapi Kamu bisa mendapatkan banyak manfaat dari langkah ini. Pelajari prosedur dalam pembayaran premi, berbagai biaya yang harus Kamu bayarkan, dan proses mengajukan klaim.

Kamu juga wajib mempelajari manfaat dari perlindungan yang nantinya Kamu dapatkan serta apa yang bisa terjadi kalau perusahaan tersebut ternyata mengalami kebangkrutan.

  • Terpikat oleh janji manis yang ditawarkan agen asuransi

Jangan terlalu percaya pada agen asuransi jiwa karena mereka memang berusaha menjanjikan banyak hal untuk menarik banyak pelanggan, termasuk Kamu. Lindungi diri Kamu dari berbagai janji manis yang ditawarkan. Selalu konfirmasi semua janji yang diberikan agen ke pihak perusahaan asuransi langsung.

 

Percayai hanya hal-hal yang dicantumkan dalam kontrak polis asuransi jiwa berjangka, karena kontrak itulah yang mempunyai kekuatan hukum antara Kamu dan pihak perusahaan penyedia asuransi.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *