Asuransi Jiwa

55 Istilah di Asuransi Jiwa Paling Lengkap!

istilah di asuransi jiwa

Dunia asuransi tidak pernah lepas dari berbagai istilah penting yang sayangnya jarang dipahami atau bahkan diketahui oleh para calon pembeli asuransi. Kalau Kamu berencana membeli asuransi, pastikan Kamu memahami istilah di asuransi jiwa sehingga tidak akan salah memilih asuransi yang terbaik.

Berbagai istilah di asuransi jiwa memang menggunakan bahasa asing. Tapi ada beberapa istilah yang menggunakan kata serapan. Ada buku pegangan tertentu yang disediakan oleh perusahaan penyedia asuransi yang memuat istila-istilah tersebut. Atau kamu bisa mempelajarinya di bawah ini.

Berbagai Istilah di Asuransi Jiwa yang Harus Dipahami

istilah di asuransi jiwa

Kalau Kamu belum berencana mengambil salah satu produk asuransi jiwa, Kamu bisa mempelajari istilah-istilahnya dari keterangan di bawah ini. Memahami definisi dari berbagai istilah tersebut akan membantu Kamu melihat asuransi dengan lebih jelas dan bisa memilih produk yang terbaik.

Istilah Asuransi Pengertian

Agen asuransi : Seorang karyawan dari perusahaan asuransi dengan tugas utama memasarkan produk dan melayani calon pembeli asuransi. Agen akan menyampaikan ketentuan dalam polis serta isi perjanjian dalam polis pada nasabah yang sudah bergabung.

Aktuaria : Sebuah ilmu di dunia asuransi yang menerapkan berbagai metode yaitu statistik, matematika, serta keuangan dalam memperhitungkan atau memperkirakan resiko.

Ahli waris : Seseorang yang namanya tercantum di polis sebagai pihak penerima santunan kalau sesuatu mengakibatkan kematian atas Tertanggung.

Ajudikasi Suatu tahapan untuk menyelesaikan sengketa dan memutuskan apakah sebuah klaim yang diberikan pemegang polis akan ditolak atau diterima oleh perusahaan asuransi.

Anuitasi :  Pembayaran yang diberikan oleh perusahaan penyedia asuransi selama waktu tertentu secara berkala.

Assignment : Assignment adalah sebuah istilah di asuransi jiwa sebuah istilah yang dipakai untuk menyebutkan pengalihan dalam dunia asuransi.

Assignor : Salah satu pihak yang melakukan assignment terhadap manfaat dan hak asuransi dari seorang pemegang polis pada orang lain.

APL atau Automatic Premium Loan Ketentuan dalam pengambilan otomatis untuk nilai tunai suatu polis jika nasabah belum melakukan pembayaran premi hingga masa tenggang yang diberikan telah berakhir.

Bancassurance : Sebuah produk asuransi yang dijual dan ditawarkan melalui bank dengan sasaran utama para nasabah bank tertentu.

Batas potong : Biaya yang wajib dikeluarkan oleh pemegang polis dalam menutupi adanya kekurangan biaya dalam pembayaran rumah sakit oleh pihak perusahaan penyedia asuransi.

(Baca Juga: Pengertian, Tipe, dan Kesalahan dalam Memilih Asuransi Jiwa Berjangka)

Biaya akuisisi : Suatu biaya tertentu yang dikeluarkan pada waktu menerbitkan polis.

Biaya top up :  Suatu biaya yang dibayarkan pada waktu membayarkan premi tunggal serta premi berkala.

Cash value : Total uang atau nilai tunai yang diserahkan oleh perusahaan penyedia asuransi pada pemegang polis.

Contestable period : Suatu jangka waktu yang disediakan bagi penanggung untuk memutuskan apakah akan membatalkan polis asuransi jiwa tersebut.

Cuti premi : Merupakan istilah di asuransi jiwa untuk sebuah fitur yang bisa digunakan oleh nasabah jika ingin berhenti sementara waktu dalam membayarkan premi asuransi.

Dana investasi : Sebuah besaran dana yang berasal dari pembayaran premi dan sudah dikurangi dengan berbagai biaya seperti biaya akuisisi.

Endowment plan : Sebuah program asuransi yang membawa 2 manfaat yaitu tabungan dan proteksi atau perlindungan.

EOB atau Explanation of Benefits : Sebuah surat dari perusahaan penyedia asuransi yang berperan sebagai suatu tanda dalam penerimaan klaim untuk diberikan pada pemegang polis asuransi jiwa.

Field underwriting : Seleksi atau pemilihan awal yang dilakukan oleh perusahaan penyedia jasa asuransi jiwa.

Flat rate : Suatu biaya premi yang ditentukan oleh perusahaan asuransi setiap bulan dengan nominal yang sama selama masing-masing periode pembayaran dalam satu masa kontrak polis.

Free look period : Waktu selama 14 hari yang didapatkan oleh pemegang polis dalam membatalkan polis atau memutuskan kerja sama karena tidak menyetujui ketentuan serta syarat dalam polis asuransi tersebut.

Grace period : Merupakan istilah di asuransi jiwa yang dimana menyebutkan suatu masa tenggang bagi pemegang polis yang berlangsung selama 30 hari dimulai dari tanggal jatuh tempo pembayaran premi.

Harga unit : Suatu hasil yang diperoleh dari portofolio investasi yang diperoleh dari hasil nilai sebuah aset ditambahkan dengan keuntungan yang diperoleh dari hasil sebuah investasi.

Ilustrasi polis : Suatu proyeksi dari sebuah manfaat asuransi yang akan diterima oleh pemegang polis.

Investment linked plan : Sebuah istilah yang mengarah pada asuransi tertentu yaitu unit link dan menawarkan manfaat investasi dan proteksi.

Jaminan perlindungan : Satu dari sekian banyak jaminan yang disediakan oleh penyedia asuransi sehingga para pemegang polis dapat membeli suatu produk asuransi ekstra atau tambahan tanpa melalui proses seleksi apapun.

Pernyataan jaminan : Sebuah pernyataan yang diberikan oleh calon nasabah asuransi tentang kondisi dari benda atau orang yang akan diasuransikan.

Joint life annuity : Suatu pembayaran yang dilakukan tapi akan berhenti kalau pihak tertanggung meninggal dunia.

Key person atau key employee : Seorang tenaga ahli milik perusahaan penyedia asuransi yang mempunyai kemampuan untuk menunjang keberhasilan dari perusahaan asuransi tersebut.

(Baca Juga: 6 Manfaat Menggunakan Asuransi Jiwa yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Asuransi)

Klaim : Tuntutan dari pemegang polis untuk memperoleh hak dengan semestinya sehingga pihak asuransi akan membayarkan kondisi sesuai dengan prosedur yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Klaim akhir kontrak : Tuntutan dari pemegang polis yang diberikan karena kontak polis dengan perusahaan penyedia asuransi telah berakhir.

Klaim tertunda : Klaim yang diberikan oleh pemegang polis tapi belum bisa dibayar oleh perusahaan asuransi disebabkan oleh beberapa hal tertentu.

Klausul : Berbagai pasal yang ada dalam suatu perjanjian polis serta wajib dipatuhi oleh perusahaan asuransi dan pemegang polis.

Lapse : Polis yang batal berlaku karena premi tidak dibayarkan oleh pemegang polis dan telah melewati masa tenggang. Atau disebut juga sebagai masa efektif berhentinya polis asuransi.

Life insurance company : Sebuah perusahaan asuransi jiwa yang mempunyai produk asuransi yang digunakan dalam menerima berbagai pelimpahan resiko yang menyangkut kehidupan baik tertanggung maupun nilai ekonominya.

Loan of policy : Suatu kondisi  ketika pemegang polis mengajukan pinjaman pada perusahaan asuransi dengan jumlah tertentu kemudian disetujui dengan menggunakan nilai tunai polis asuransi sebagai jaminannya.

Late remittance offer : Sebuah penawaran akhir yang diberikan oleh perusahaan penyedia auransi dan digunakan dalam memulihkan polis seorang nasabah yang telah batal.

Law of the large numbers : Merupakan istilah di asuransi jiwa untuk perhitungan menggunakan data statistic dan konsep hukum untuk bilangan besar dalam menggambarkan besaran persentase tentang semua kemungkinan yang bisa terjadi atas pemegang polis.

Main reserve : Sebuah cadangan premi yang dipunyai oleh pemegang polis dan akan dihitung di pertengahan tahun.

Mail kit Brosur : penjualan untuk mengirimkan banyak informasi  yang berkaitan dengan program asuransi yang kemudian dikirimkan lewat pos pada calon nasabah sehingga keputusan dalam mengikuti program asuransi bisa lebih mudah diambil.

Masa tenggang : Batas akhir pemegang polis yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi untuk melakukan pembayaran premi yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Masa tunggu : Masa dimana pembayaran premi tidak dilakukan karena suatu sebab tertentu.

Minor : Istilah untuk pemegang polis asuransi jiwa yang usianya masih di bawah 21 tahun.

Mortalitas : Waktu perkiraan meninggalnya seseorang yang belum diketahui secara pasti. Istilah ini juga digunakan dalam menyebutkan frekuensi kematian.

NAB atau nilai aktiva bersih : Sebuah nilai dasar dalam investasi pada polis asuransi Unit Link.

Nilai investasi : Nilai dari total unit yang akan terbentuk selama suatu periode tertentu.

Occupational risk or hazard : Sebuah resiko yang didapatkan oleh pemegang polis dan disebabkan oleh pekerjaan yang dimilikinya.

Payor : Istilah dalam dunia asuransi jiwa yang diberikan pada pemegang polis dan menunjukkan bahwa pemegang polis adalah pihak yang melakukan pembayaran premi asuransi.

Pemegang polis : Seseorang yang terikat dalam perjanjian dengan perusahaan penyedia asuransi serta mempunyai tanggung jawab atas semua kewajiban terhadap penyedia asuransi.

Polis : Sebuah perjanjian antara perusahaan penyedia asuransi dan pemegang polis.

Polis asuransi : Suatu kesepakatan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis untuk melakukan berbagai kewajiban sesuai dengan persetujuan kedua pihak yang terlibat tersebut.

Premi : Suatu nominal pembayaran yang sudah disetujui oleh perusahaan asuransi serta pemegang polis. Pembayaran premi biasanya dilakukan sesuai perjanjian, bisa tahunan maupun bulanan.

Premium notice : Sebuah surat pemberitahuan untuk pemegang polis dari penanggung bahwa premi asuransi akan jatuh tempo dalam waktu singkat.

Quarterly premium : Suatu pembayaran premi, biasanya dilakukan tiap 3 bulan sekali.

Regular premium policy : Polis yang menuntut pembayaran premi berkala, misalnya tahunan, 6 bulan sekali, atau setiap bulan.

Setelah memahami berbagai istilah di asuransi jiwa, Kamu tentu akan lebih nyaman dan percaya diri dalam memilih produk yang paling cocok dengan kondisi serta kebutuhanmu.

 

 

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *